» Apresiasi Senin, 01 Mei 2011 | BP Catatan Apresiasi Sanggar Binduana Mencari Makna Hakiki yang Belum Tersentuh... ''PERAYAAN Puputan acapkali kita lakukan untuk memberikan penghormatan serta penghargaan kepada sejarah, namun selalu saja ada rasa yang kurang, dan selalu ada rasa yang belum tersentuh bahkan terlupakan'. Itulah ungkapan I Wayan Suartha ketua Sanggar Binduana Klungkung, dalam mengawali apresiasi memperingati Puputan Klungkung ke-103 di Banjar Pekandelan Klod, yang secara exlusif dihadiri Wakil Bupati Klungkung, Cokorde Gde Agung, didukung Seka Teruna Praja Hita Raksaka Banjar Pekandelan, Banjar Bajing, guru bahasa dan siswa SMP Negeri 1, SMA Negeri 2 Semarapura, SMA Negeri 1 Dawan, Kelompok Vokal Group Intan Bina Suara, tokoh seni dari Sanggar Pandan Arum, lurah Semarapura Klod, serta wakil dari Kepala Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Klungkung yang semuanya tak beranjak dari awal gelar Apresiasi hingga akhir.
UNGKAPAN Ketua Sanggar Binduana, ditimpali dengan antusiasi Wakil Bupati Klungkung, dalam sambutannya yang memberikan perhatian lebih pada penekun sastra, dan penekun seni segala macamnya. ''Sudah saatnya kita mulai berani memposisikan diri agar senantiasa dapat terlibat dalam pencaharian menemu makna hakiki yang belum tersentuh dari perang besar yang bernama Puputan, dan gelar apresiasi semacam ini jadikanlah renungan kreatif dalam memaknai sebuah perayaan'' demikian ungkap sang wakil bupati, yang didahului pemberian bantuan sebagai ciri dan cara kecintaan beliau terhadap seni di kabupaten Klungkung, di samping para donatur lainnya seperti Cokorda Istri Raka, anggota DPRD Klungkung dan Bapak Camat Klungkung.
Lanjut dengan gaya sederhana namun dengan suara mempesona, Ida Ayu Upawita Dewi membacakan latar belakang dan terjadinya kancah Perang Puputan Klungkung, satu hal yang amat menarik hadirin manakala sang komentator I Dewa Made Tirta, S.Pd., M.Pd. menggaris bawahi ungkapan Belanda bahwa: ''rakyat klungkung, mereka terlalu berani dan pantang direndahkan'' yang disambut tepuk tangan meriah, bahkan linangan air mata di antara peserta.
APRESIASI di tanah Binduana pada hari Rabu, 27 April 2011 bertepatan dengan hari raya suci Pagarwesi benar-benar meriah dan menyentuh kalangan siswa, guru, pecinta seni hingga masyarakat banjar yang hadir ketika itu.
TAHAPAN APRESIASI makin meriah, ketika barisan koor siswa SMP Negeri 1 melantunkan lagu-lagu Mars Puputan dan Kabupaten Klungkung. Dramatisasi Puisi asuhan Ibu Landriwati dari SMA Negeri 1 Dawan, disusul Koors SMA Negeri 2 Semarapura, Musikalisasi Puisi dari anak-anak asuhan Ida Bagus Pawana Suta, dan hiburan dari Vocal Group Intan Bina Suara asuhan bapak Drs. I Ketut Tantra, pianist yang cukup terkenal di Bali dan di Klungkung klungkung khususnya, dengan membawakan lagu-lagu dibawah perpaduan iringan musik tradisi dan modern. Yang istimewa adalah kesediaan bapak Wakil Bupati Klungkung, tampil membawakan lagu Semalam di Malaysia, dan Berembus Angin Malam.
SEBUAH PENGHARGAAN disampaikan oleh Ketua Sanggar Binduana, kepada sesepuh dan pemerhati sastra Ida Bagus Rai Sunu yang sejak awal-awal berdirinya Sanggar, 30 tahun yang lalu selalu rajin menyuarakan sastra tradisi kepada peserta apresiasi, ''meski hanya sebuah kenangan tapi setidaknya ada nilai menghargai sebuah pengabdian, semoga daerah akan berbuat terhadap putra-putranya yang demikian'' ungkap ketua Sanggar Binduana dihadapan bapak Wakil Bupati Klungkung.
Apresiasi ditutup dengan pembacaan puisi para siswa SMAN 2 Semarapura, dan nyanyian kepahlawanan dari Seka Teruna Praja Hita Raksaka, Pekandelan, Klungkung.
IBG Parwita
•
‘’Melajah Negakang Jit’’ •
’Ngundukang Indik’’ •
Cerita-cerita dari Loteng •
KEN DEDES •
CERCAK •
Budaya Teknologi •
‘’Manusa Salah Laku’’ •
Gao Liao dan Kepala Dinas yang Diberhentikan… •
Melegenda dalam Sukma Ilham Kuasa Sejarah… •
Kaung Bedolot •
Sastra (Media) untuk Pembangunan Karakter Bangsa •
Sastra (Media) untuk Pembangunan Karakter Bangsa •
Bertemu sang Guru Jati •
Lahat-Tanjungkarang-Tangerang-Jakarta •
BAHASA BUNGA •
Bahasa, Nasionalisme, Kekalahan •
Gumam Tengah Malam •
Palsu •
Gumam Tengah Malam •
Tapanuli, Tepian yang Cantik… •
Perempuan •
CAHAYA UNTUK TIDORE •
Indonesia Beraksara! •
Tentang Perkadangan...beban adalah bagian penting dari perjalanan panjang •
Gumam Tengah Malam... •
Pikiran: Lubang Jarum Waktu... •
Mengungkap Nilai Universal Simbol Hindu •
Penunggu Pagi •
Subak di Mata Miguel Covarrubias •
Menepi Air, Memuncak Gunung •
Koloni Semut •
Bokong •
Banjir •
Koloni Semut •
Bahasa: Referensi dan Godaan •
Sensibilitas Lokal Bali dalam Sastra Indonesia •
Gorontalo… •
Kota-kota Beranda… •
Den Pasar: Keberjarakan Tanah-Air… •
Anak Panah Menembus Jantung •
Perempuan •
Betapa Jargon Kota Budaya Itu…Den Pasar: Titik Nol Catuspatha… •
Pasar Burung, Pasar Taman Pohonan… •
Dalam Imaginasi Penggubah Mahabharata… •
Sastrawan dan Profesionalismenya •
Memahami Ki Hadjar Dewantara •
Kabut •
Kota Harmoni… •
Sebuah Jam Tak Padam •
Bahasa Air: Bergerak ke Depan… •
Benih Langkah Inspiratif dari Cuaca Ekstrim •
Bianglala... •
Nur •
Buku Antologi Puisi Denpasar •
Maknai Kehidupan dengan Mengembangkan Pola Pikir Positif •
Telur Bebek •
Hasan Al Banna •
“In Memoriam” Komang Harbali:Seorang Apresiator Telah Pergi •
Film “The Act of Killing” dan Banalitas Kejahatan •
Di Dalam Rumah... •
Sepeda "Onthel" •
Interlokal •
Menghayati Hidup di Kampung Bajo •
Imajinasi Turisme •
Yogya-Denpasar... •
Menghayati Hidup di Kampung Musi... •
Acara BALI-TV Rabu, 14 November 2012 •
Ida Ayu Kondi Terima ''The Best Indonesian Leader Award 2012'' •
Perempuan dan Pohon •
Puisi dalam Tubuhmu •
Delapan Ciri Manusia Dikuasai ‘’Guna Tamas’’ •
Mantra Ombak •
Daya Bahasa: Hening Utama... •
CERPEN •
Binasa Bersama Bahasa •
Jurnal Sastra dan Masyarakat yang Terbuka •
Puisi: Jalan Sunyi Menuju Maha Cahaya... •
Ida Wayan Padang dan Penerus Gambuh... •
Panah Menjamah Raga, Kata Meraih Jiwa... •
Rektor Baca Puisi, Acri Pakai "Ongkara" •
Bahasa: Mendengar dengan Benar •
Layang-layang Berekor Naga •
Layang-layang Berekor Naga •
Merangkul yang Jauh, Menyikapi yang Dekat •
Kapat: Bunga, Bungah, Bingar •
Sastra Digital •
Sastrawan dan Masa Depan Sastra Indonesia •
Buah Puasa: Budi Pekerti Mulia •
Si Lugu Melangkah ke Inti Puisi... •
Seperti Bernapas, Jalan Berbalik Menyempurna Ulang Alik... •
Palungan Batu Perempuan Tua •
Memancing Siswa untuk Tertarik Membaca •
Jam Kosong •
Menerima Tilem 17 Agustus ... •
Puasa dan Kemerdekaan… •
Peti Mati •
Purnama Terakhir Utara Khatulistiwa...Bulan Kemuliaan Bhadrawada •
Jalan Pemerdekaan Paripurna Utuh...Bulan Pembebasan Bhadrawada... •
Panah Kata Sang Guru •
Disiplin Melakonkan Keteladanan…Cara Arjuna Memilih Guru •
Panggilan Insaniah Pembabar Peradaban Daya Transformasi Insaniah Guru •
Sungkalabasa •
Sastra Interdisipliner •
Putri Malam •
Bersandar •
Sastra, Medium Refleksi •
Sampai Langgeng Abadi, Tak Terpikirkan...Ruas 12: Mendekati yang Terdekat... •
12-isme: Spiral Kewaktuan... •
Ng Di Tengah Bangli... •
Hadiah bagi Tubuh... •
Campuhan Windhu Sagara... •
Ratu Ayu Manik Blabur •
Nenek dengan Dua Kendi •
Ratu Ayu Sunaring Jagat... •
Kesaksian Kata Hati Seorang Dusun.... •
Sajak- sajak Lailatul Kiptiyah •
Nini Ratna Pulang •
Empat (4) Sajak Muhamad Aswar •
Surat dari Negeri Asing •
Daya Juang Karya... (Panggilan Tugas dan Tonggak Perubahan...) •
Belum Optimal Mengolah Cerita •
Maestro Don Antonio Blanco Terjual Rp 5 Miliar •
Gerbang Integritas Pengendalian...Pintu-pintu Halus Medangsia... •
Enteg, Degdeg, Tegteg... •
Menjadi Sang Empu...Ngempu Keneh... •
Di Puncak Ning, Nis, Nir...Kedalaman 7 + 10 Hari... •
Rindu Hening Sang Bayi... •
Belajar Melek Mpu Tanakung... •
Isyarat Jeda 12-isme...Titik Penalti yang Mendebarkan... •
Membaca Manusia dan Rembulan (3) •
Tutur Sahaja dari Kubutambahan •
Agnes MonicaTampilkan Tarian Adat Papua •
Kesantunan + Kedalaman + Keluasan... •
Kunti, Gandari, Drupadi Industri...Menanti Kegaiban Krisna Lagi?... •
Pejabat, Korupsi dan Boroskan Uang Rakyat •
Basur, Cerita Perlawanan Hegemoni Gender •
Senja •
Patung Perempuan •
Diharapkan Muncul Konsep Seni Budaya Internasional •
Slank-Nanoe Biroe di Pantai Lovina •
Mimpi dan Realitas dari ''Facebook'' ke Sastra •
* Pusat Getaran yang Menggetarkan •
MENUNGGU PETANG SINGGAH •
Menggantungkan Harapan pada Kemendikbud •
Menjelajah Musikalisasi Puisi di Bali •
Pulang •
Kelompok Semut Sebelas Isi Denpasar Melompat Tembok Kampus •
Gatot Brajamusti Buat Film •
KELASI MUDA •
Menikmati Alih Media Sastra ke Film •
Menanti Lembaga Dokumentasi Audio-Visual Kebudayaan Bali •
Putri •
Menempuh Jalan Berbalik Kegaduhan... •
Belajar Awal dari Mengendalikan Lidah... •
Srikandi Versus Bhisma •
Berkomunikasi dalam Bahasa Diam Hening ... •
* Berpulang pada yang Halus di Padma Hati ... •
JENDELA RUMAH URBAN •
Persimpangan Waktu •
Belajar Hredaya Sastra dari Tjokorda Made (3)... •
Memaknai Ulang Faksas-Airlangga-Udayana-Bali, Nias 13 Denpasar (4) •
Peneguhan Eksistensi Teater Kampung di Bali •
Belajar ''Hredaya Sastra'' dari Tjokorda Made 2)... •
Pesan Drupadi pada Negeri... •
Belajar ''Hredaya Sastra'' dari Tjokorda Made (1) •
Luka di Kulit Kayu... •
Kembali ke Tamanraya Peradaban Nol (7) •
Kembali ke Tamanraya Peradaban Nol (8) •
Bentang Spiritualitas Budaya Bambu Bali (6) •
Kisah Pohon Bambu di Ujung Jalan Itu •
Kembali ke Tamanraya Peradaban Nol (5) •
Kembali ke Tamanraya Peradaban Nol (6) •
Sajak Sajak •
Napak Tilas Intelektualitas Bali Utara •
Senja •
Kembali ke Tamanraya Peradaban Nol (3)... •
Kembali ke Tamanraya Peradaban Nol (4)... •
ISI Denpasar Gelar Pameran dan Sarasehan •
Bali Menolak Bus Besar •
Tamu Tak Diundang •
Seluruh Penjuru Sempurna... •
Berharap Terjadi Sebuah Perubahan... •
Membaca 10 Galungan-Kuningan: Menuju sang Akhir... •
I Kadek Surya Kencana •
Totalitas Berkesenian Partisipan Patut Dicontoh •
Dalem Purwa: Perjalanan ke Awal Mula •
Wirasari Bulian: Menyadari Mahasari Hidup •
Kisah Cinta Remaja yang Malu-malu •
Jadwal PKB Hari, Tanggal : Jumat, 17 Juni 2011 •
Emansipasi Kartini Bali di Jagat Seni •
Aneka Tari Bali Memukau •
Ketika Kehormatan Wanita Dipertaruhkan di Meja Judi •
* Kotak Zone Nyaman 33 Tahun PKB •
Memetakan D‚n Bukit: Titik Balik Keseimbangan... •
Atas-Bawah Bulian: Bersua yang Satu... •
Pulo Sekar Bulian: Putik Sari Kemurnian... •
Tim Kesenian Karangasem Tampil Memukau di Pesona Budaya TMII •
LELAKI PEDALAMAN KINTAMANI •
Menerima Samudra Makna (Secara Sederhana...) •
Keindahan Bola Kerelaan Melepas... •
Spiritualitas Bola: Kosong Bersua Kosong... •
Kloning •
Pucak Panulisan: Menyadari Puncak Kehidupan... •
Membaca Rasa Danuh: Sumbu-Poros Bali... •
Tirta Harum: Menyadari Wangi Hidup •
De Mulih : Menyadari Panggilan Pulang •
DENDANG DI PENULISAN •
Sukawana: Menyadari Sukaria Hidup •
Malam Chairil Anwar di Singaraja •
Mencari Makna Hakiki yang Belum Tersentuh... •
Membaca Pegunungan Watukaru: Gerbang Ketujuh... •
Hidangan di Pagi Buta •
Di Rusuk Kebun Teh •
Membaca Bali dari Nusa Ceningan •
Membaca Kelahiran: Dari Watugunung ke Sinta •
Regresi Human Male •
Raudal Tanjung Banua •
KLUNGKUNG: SIMPUL RELIGIUSITAS DAN MARTABAT DIRI •
Motivasi Bagi Hati yang Ingin Berbagi... •
Rebung •
Pelurusan Arti bagi Bumi •
Kesabaran Inti Spiritualitas •
Palebon ring Puri Agung Kesiman Kaater antuk Katekok Jago •
Revitalisasi Ajaran Sutasoma Pendidikan Demokrasi... •
Faizal Syahreza •
Realisasi Mantra Suara Aksara •
Dari Seririt Hingga Miyagi Catatan di Sebalik Bencana •
Pablo Neruda Menjaga Hening •
DENPASAR FESTIVAL •
Inti-Sari-Isi Kehidupan Mertasari •
Spirit Budhiana dan Lukisan Pak Wali •
Lewat ''Melasti'' Kita Tingkatkan Kepedulian Sosial •
Negara Tidak Boleh Membiarkan Perilaku Kekerasan •
Dari Kaki Memahami Kepala •
DENPASAR FESTIVAL •
Sepanjang Jalan Bukan Kenangan •
Seloka Upacara Sawah •
Parfi dan PPFI Siap Gelar Kongres •
Aksara Tanah dan Bebalang...Terang Galang Lapang... •
Baya Lalu Lintas ring Buléléng Nincap 117 Persén •
Marah itu Sayang •
CEMAS TETAS •
Buleleng - Probolinggo P.P •
Menimbang Bumi Sebutir Debu...Misteri Pengalaman Pribadi Sesama... •
Deburan Keindahan Kekuatan... •
Di Pura Taman Yeh Obat Penarukan •
"Aduh": Renungan Manusia Indonesia Masa Kini •
Kembalikan Fungsi Seni sebagai Penghalus Budi •
Orang Pesisir Utara •
Semesta Raya, Semesta Diri dan Anda •
Dari Guru ke Buku,Ke Aku ke Kau... •
KALAU DUKA BERTAMPUK •
MENCATAT KELUH IBU •
Khianat pada Ibu dan Keterpurukan Negeri •
Memelihara Tradisi Dongeng demi Masa Depan •
PADA HUJANLAH •
Hukum Sungai... •
Epilog •
Esensi Pembelaan... •
Waktu Solilokui •
Oleh Agung Bawantara •
Metafora, Sebuah Tanda Bayangan Selembar Nyawa •
Sungai dan Orang Arti Menyeberang •
KALAU DUKA BERTAMPUK •
USIA •
Di Kaki ''Kaki...'' Mata Ketiga... •
Bolak Balik Berkali...Penjualan Tanah Itu... •
Menjual Barang Hasil Oplosan •
Bahasa Jauh... Fenomena Kebahasaan... •
Niraksara Nirshastra...Pijakan dan Gantungan... •
Dalam Sehelai Daun •
Puncak Capaian... •
Laut Jingga Mengantar Bulan Purnama •
Kubiarkan Kata •
Sejatinya Zona Anugerah •
Sejati Luar Dalam Bahasa •
Pemilik Kastil Batu •
Merefleksi Gandhari •
Kuta Kuti...Berbeda Nuansa...Pasraman Besar... •
aku ingin rumah ini segera sepi •
Sangkan Paraning Dumadi •
Puput Awan...Klimaks Ketegangan... •
Puput(an) Badung...Kegagalan Diplomasi Kata... •
Montor Badung...Kecemasan Memandang ke Depan... •
Yang Terurai di Kecipak Pagi •
Kau Tak Terpahami •
Garis Panjang di Timur...Segi Geografis Peta Mistis... •
Lebih Berat di Timur...Teori Keseimbangan Bali Secara Mistis... •
Pemujaan Sunyi •
Zinda Ruud Purnama •
Belahan Susu...Muara Pertanyaan, Pandangan Mistis... •
Ujung Timur Ujung Barat...Perjalanan Pikiran, Praktik Mistis? •
Lentera Temaram •
Di Kaki Pulau Sulawesi...Etos Kerja Para Transmigran Bali, Jembrana dan Emas Bombana... •
PENARI PANTAI MENDIRA •
FSRD ISI Pameran Seni di Australia •
Prosesi Bulan di Dermaga Padang Bai •
Dari Karangasem ke Lombok...Membaca dan Menyimak Pustaka Hati... •
Menyalakan "Pelita Seni" dalam Jiwa Anak-anak •
Lentera Temaram •
PURA •
AMLA •
Dan Gelombang Sensor Diri •
Nur Wahida Idris •
Separuh Pikiran Sebuah Buku •
Lomba Cipta Seni Pelajar Digelar di Istana Tampaksiring •
Literatur Tim Sukses Belajar Jurus dan Rumus Negeri •
Representasi Persepsi Kehidupan Mistis... •
YUGEK •
Pintu Gilimanuk Itu...Sebuah Penanda dalam Budaya... •
Dari Pintu ke Pintu •
Genjek Tampil Lengkap dengan Ayam Aduan •
Yang Asing Membeku Budhi Setyawan •
Pengantar Menuju Pintu...Jagat Kecil Sembilan Pintu... •
Gilimanuk, Perancak, SR (Segara Rupek)... •
Ekonomi Publik Membaik, Pengangguran Turun Tajam •
Dari Pulaki ke Pasar Posisi Pemberi Anugerah... •
17 Lilin di Anggurmu •
Masih Sekar Agung Buleleng... Jagat Empat Kata Kunci... •
Tradisi di Ubun-ubun Jagat... •
SANG HYANG BATUR BALI •
Moksa •
Pohon Insomnia Dari Puisi-puisi Alejandra Pizarnik •
Tengah Malam : hujan di pesanggaran •
JANJI SAKRAL CINTAMANI •
Tradisi Belajar Kemanusiaan ...Mematikan Aksara dan Penulis •
KONTEMPLASI •
SUATU PAGI YANG MENGANTARKU KEMBALI •
Wajah Wajah... •
Jarak... •
Pelajaran dari Batur (Atas) •
Pelajaran dari Batur (Bawah) •
SELAIN HUJAN •
DINI HARI •
BANG BANG BANG(LI) •
Di Jendela •
Zinda Ruud Purnama •
PERTANYAAN DARI TENGGARA •
NUSA PENIDA: CERITA GRUBUG •
NUSA PENIDA DALAM LAMUNAN •
Cerita Murung dari Laut •
Raudal Tanjung Banua •
Simalakama Budaya... •
NUSA PENIDA: PEMUTIHAN •
Bahan Renungan Pusat Kehidupan... •
KAPAL DAN LAUT DUA FRAGMEN •
PENYELAMAT BUDAYA... •
MENARI SALSA •
DUA PENGARANG SINGARAJA... •
SEKAR AGUNG DI SANGGA LANGIT... •
SANG(G)A LANGIT... •
PERTAPAAN EMBRIO •
PERTAPAAN AIR •
Nuryana Asmaudi SA MB •
SINGA DI TENGAH PASAR... •
HARMONI BUAS DAN LIAR... •
Restu Pasar...Kembali ke Pasar •
Budaya Kota...KOTA BUDAYA... •
Pahala dalam Mengupayakan Kebahagiaan Orang Lain •
Raudal Tanjung Banua •
Sihir Pasar...Pasar Api... •
Dua Arus Besar...Pasar Agung... •
Budaya Pasar ...Pasar Budaya... •
Denpasar dan Manusia Pasar •
Pasar dan Denpasar •
Serapan, Jadian, Kerajaan...Kembali ke Wisata •
Tagore di Gianyar •
Raudal Tanjung Banua •
Situs Sumber Mata Air Permandian dan Pura •
Musuh •
Bakau •
GALILEO GALILEI •
TAMU YANG MENETAP •
Penemu Bali...PENEMU UBUD •
Ibadah Hari Hujan •
Sang Diri Adalah...MENJADI ALAM •
Perayaan Ibu (II) •
Sepuluh Ribu Rupiah •
Panggilan Alam Sihir...Dengan Ibu Bencana... •
Luna Maya Merasa Senasib dengan Prita? •
Perayaan Ibu (I) •
Perayaan Ibu (II) •
Feminisme Dalam Koin... •
ANAK PEREMPUAN •
Naga Hitam •
Tapa Bumi, Perjalanan Mencari...Dongeng Ayah Suami Ibu •
TEMBANG BUMI •
Tentang Bumi dan Ibu •
Kado buat Pak Guru •
Tentang Lelaki dan Ibunya... •
Monolog "Burung Merak" Putu Wijaya •
Rotary Peduli Anak-anak •
Permainan Sunyi (2) •
Ketika Guru Menjadi Selebritis... •
Permainan Sunyi (1) •
Warisan Masa Kecil...Pelangi di Tengah Pasar... •
Kadek Wara Urwasi •
Antara Tiga (3) Kediri... •
Cerita (Arja) Kodok...Teater Rakyat Kisah Berbeda... •
Nyanyian (Pasar) Kodok... •
TENUNG RINDU