Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Budaya
Senin, 19 Juni 2011 | BP
Meluruskan Pengertian ''Desa Kala Patra''
Daatavyam iti yad daanam

diyate ‘nupakaarine.

desa kala ca paatre ca.

tad daanam saatvikam smrtam. (Bhagavad Gita XVII.20)



Maksudnya: Dana punia yang diberikan dengan tulus ikhlas dengan tidak mengharapkan hasilnya, diyakini sebagai kewajiban suci dan diberikan sesuai dengan aturan setempat (desa), pada waktu yang tepat (kala) dan diberikan kepada orang yang tepat (patra). Pemberian yang demikian itu disebut Satvika Daana.

Penggunaan istilah desa kala patra di kalangan umat Hindu umumnya dan masyarakat Bali khususnya sudah sangat populer. Bahkan Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun ini menggunakan tema ''Desa Kala Patra: Adaptasi diri dalam multi kultur.'' Pemilihan tema ini mungkin sebelumnya kurang didasari dengan pengertian yang benar tentang pengertian desa kala patra menurut pustaka suci. Pengertian desa kala patra yang dipahami pada umumnya tidak seperti pengertiannya dalam pustaka suci seperti Bhagavad Gita dan Sarasamuscaya. Umumnya Desa Kala Patra itu dipahami sebagai pedoman menerapkan Agama Hindu dan budaya Bali yang dijiwai Agama Hindu. Desa diartikan tempat, kala waktu dan patra keadaan. Pengertian Desa Kala Patra menurut Sloka Bhagavad Gita XVII.20 di atas sangat berbeda dengan pengertian umum. Dalam Bhagavad Gita XVII.20 dinyatakan bahwa Desa Kala Paatra sebagai pedoman untuk berdaana punia. Daana Punia yang benar dan baik itu disebut Satvikadaana. Dana Punia yang benar dan baik itu adalah harus sesuai dengan petunjuk rohani yang berlaku di tempat tersebut. Petunjuk rohani yang berlaku setempat itulah disebut desa. Sedangkan kala artinya daana punia yang benar itu dilakukan pada waktu Satvika Kala. Waktu Satvika itu saat masih pagi. Sedangkan Paatra artinya daana punia itu harus diberikan pada orang yang tepat dan baik. Kalau diberikan pada orang yang tidak baik dan tidak tepat disebut Tamasika Dana. Dalam Bhagavad Gita XVII.22 orang yang tidak tepat diberikan daana punia itu disebut Apaatra.

Orang yang tepat diberikan daana punia disebut Paatra. Dalam Sarasamuscaya 271 dinyatakan ''Paatra ngarania sang yogia wehana daana'' yang artinya Paatra namanya orang yang sepatutnya diberikan daana punia. Dalam Sarasamuscya sloka 181 juga sudah dinyatakan dengan istilah supaatra yang juga artinya orang yang baik dan seyogianya diberikan daana punia. Dalam kamus Sansekerta kata Paatra itu banyak artinya. Tetapi dalam kaitannya dengan Desa Kala Paatra dalam Bhagavad Gita dan Sarasamuscaya sudah sangat jelas artinya yaitu orang yang seyogianya diberikan daana punia. Sedangkan untuk mensukseskan pengamalan agama atau dharma sudah sangat jelas juga dinyatakan dalam Manawa Dharmasastra VII.10. Ada lima dasar pertimbangan agar pengamalan agama atau dharma sukses. Dalam sloka Manawa Dharmasastra VII.10 disebut Dharmasidhiartha artinya suksesnya tujuan dharma atau agama. Ada lima dasar pertimbangan yang dinyatakan dalam sloka tersebut yaitu Iksha, Sakti, Desa, Kala dan Tattwa. Iksha artinya pandangan masyarakat, Sakti kemampuan masyarakat, Desa aturan rohani yang berlaku setempat, Kala artinya waktu. Tattwa artinya kebenaran Weda. Maksudnya Tattwa itulah diterapkan sesuai dengan Iksha, Sakti, Desa dan Kala. Inilah yang lebih tepat dimaknai sebagai dasar adaptasi diri dalam multi kultur. Hal ini menyebabkan bentuk luar tradisi beragama Hindu berbeda-beda antara daerah satu dengan daerah lainya. Tattwa itu yang mutlak, penerapannya yang dapat disesuikan dengan Iksha, Sakti, Desa dan Kala. Bagaikan makan nasi boleh pakai piring, pakai daun, kertas minyak maupun pakai rantang. Yang penting isinya sama yaitu nasi. Demikianlah Tattwa intisari Weda boleh dikemas dengan tradisi India, tradisi Kalimantan, tradisi Jawa, tradisi Bali dan sebagainya. Yang penting isi Tattwa inti Weda. Karena itu istilah Desa Kala Paatra itu dikembalikan hanya sebagai dasar melakukan Satvika Daana. Kalau adaptasi diri dalam multi kultur itu tanpa dasar Tattwa tentunya berbahaya. Tattwa itu adalah sumber jati diri. Kalau Patra diartikan keadaan, Desa tempat dan Kala waktu dijadikan dasar melakukan adaptasi diri dalam multikultur bisa kebudayaan kita terombang-ambing terus mengikuti keadaan zaman tempat dan waktu yang terus berubah. Idealnya kitalah seyogianya merencanakan perubahan itu agar jati diri (Tattwa) tetap berlanjut sepanjang zaman. Dalam mengamalkan kebenaran atau Tattwa bentuknyalah yang disesuaikan dengan Iksa, Sakti, Desa dan Kala. Tattwa itu adalah kebenaran yang paling hakiki yang harus tetap ajeg tidak boleh berubah sepanjang zaman dan dimana pun. Seperti makanan unsur intinya harus tetap ada seperti karbohidrat, lemak, vitamin, protein, asam amino dll. Bentuk dan cara penyajianya boleh berubah-ubah, tetapi substansi makanan itu tetap kekal. Bentuk itu tidak boleh merubah fungsi. Seperti zat pewarna dalam makanan, jangan mengubah makanan itu menjadi racun. Manusia dari suku dan bangsa mana pun dia membutuhkan unsur-unsur itu seperti karbohidrat, protein, vitamin, asam amino. Demikian juga dalam hal kebudayaan Bali jangan menggunakan dasar Desa Kala Patra dalam arti tempat, waktu dan keadaan sebagai dasar membangun adaptasi diri dalam multikultur. Sebaiknya kembali pada pengertian yang benar menurut ketentuan kitab suci.

Kalau dipakai dasar pertimbangan Iksa, Sakti, Desa, Kala dan Tattwa sebagai mana dinyatakan dalam Manawa Dharma Sastra VII.10 adaptasi budaya dalam multikultur itu kita dapat mengikuti perubahan dengan tetap menguatkan jati diri kita tidak kehilangan Tattwa. Pada kenyataannya aspek Tattwa inilah yang sering ditinggalkan secara tidak sengaja oleh sementara pihak karena kurang cerdasnya kita menghadapi perubahan yang sudah pasti itu. Berbagai bentuk budaya spiritual Hindu di Bali dalam penampilannya ada sementara yang dieksistensikan jauh meninggalkan Tattwanya. Padahal dalam teks Lontar petunjuknya sudah amat jelas tersurat jelas apa yang semestinya dilakukan. Karena itu perlu ditumbuhkembangkan budaya baca di kalangan umat pendukung kebudayaan Hindu di Bali

•     Karya Seni Patung Kontemporer Dewi Drupadi dan Kondisi Bali Kini
•     Politisi Hendaknya Menguasai Empat Ilmu
•     Hilang Kesadaran Sejahterakan Rakyat
•     Desa Lodtunduh Gelar Pembinaan Pinandita dan "Serati Banten Sanggraha"
•     Pemimpin
•     Pura, Wadah Membina Empat Kerukunan
•     "Krama" Bali Nuraga Gelar Upacara "Caru Pamarisuda"
•     Gusti Wedakarna Minta Hukum Karma Jadi Ideologi Baru di Asia
•     Siswa Diharapkan Pertahankan Tradisi dan Budaya
•     Gusti Wedakarna Gelar "Guru Piduka Agung" Majapahit di Cangkuang
•     Maraknya Cari Rezeki Tanpa Kemanusiaan
•     Timja Terus Sempurnakan Draf
•     Guru Yoga "India Culture Center" Ajarkan Berbagai Manfaat Yoga
•     Gusti Wedakarna "Jamas" Tongkat Komando Tri Bhuwana Usia 700 Tahun
•     Segera Peringati Hari Kebesaran Yang Mulia "Shue Wie Sheng Niang"
•     Membina Konsumen Cerdas
•     Banyak yang "Mendem Padagingan" di Pura Basukian
•     Seimbangkan Beragama ke Luar dan ke Dalam Diri
•     Tirta Pingit di Lempuyang Luhur
•     Perkawinan Rendah Timbulkan Perceraian
•     Bhima dengan Mudah Membantai Menteri Kerajaan Matsya
•     Mencapai Kebahagiaan Prima di Dunia
•     Gusti Wedakarna Dukung 7th Durga Navaratri Festival
•     ''Tawur Labuh Gentuh'' Pura Desa Tegaltamu, Jaga Bali dengan Yadnya
•     Tujuan Pemujaan Tuhan sebagai
•     Pelestarian Arsitektur Bali Perlu Adanya Persamaan Persepsi
•     Imbau "Semeton" Muslim Tak Sembelih Sapi di Bali
•     Alih Fungsi Marak, Status Bisa Dicabut
•     Unhi Pukau Publik Belgia
•     Sendratari "Sukreni Gadis Bali" Beri Warna Festival Lovina
•     Aneka Wajah Hindu dalam Kemanunggalannya
•     Gusti Wedakarna
•     Sulinggih Siwa Budha Hadiri
•     ''Balinese Dance Competition''
•     Profesi Kekal Pertama di Katedral Denpasar
•     Hidup untuk Membenahi Keinginan
•     Hari Ini, Istana Mancawarna Gelar Sugeng Wiyosan Ke-33
•     Bahas Kesejarahan dan Pedoman Karya di Pura Kawitan Pusat
•     Bahagia Itu Kemampuan Atasi Suka Duka
•     Tri Hita Karana ''Omong Kosong''
•     Tujuan Berkesenian Menghaluskan Hidup
•     Pura Penataran Cempaga
•     Undhira Bali Komitmen Kembangkan Kuliner Tradisional
•     Konsep Tri Hita Karana pun Dilabrak
•     Sarjana Hindu Blitar Semangat Susun
•     Jangan Korbankan Agama Hindu Demi Investor
•     Cara Baru Silaturahmi di Bulan Ramadan
•     Akhlak Sumber Damai dan Perang
•     Disarankan Belajar Kebijaksanaan dari Penjual Unggas
•     Kewajiban Seorang Wanita Suci Layani Suami dengan Baik, Mencapai Surga
•     Liburan Bermanfaat
•     Tuhan Tidak Membutuhkan Apa-apa dari Manusia
•     Rishi Markandeya Buka Rahasia Sri Krishna adalah Titisan Narayana
•     Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori
•     Kebahagiaan Pejabat Publik Menegakkan Kebenaran
•     Menjadi Besar karena Melayani
•     Ibu sebagai Savitri, Ayah adalah Brahmana Dianggap Sudra Sebelum Ditahbiskan Veda
•     Hemat dan Menabung Wujud Pengamalan Agama
•     Memuji di Depan, Mencela di Belakang
•     Bunga Surgawi Saugandhika Ditemukan Putra Pandu
•     Bhima Diberikan Pengetahuan Perubahan Tiap Yuga Yuga
•     Memilih Pemimpin Bak Memilih Segunung Bibit Bunga
•     Pahlawan Memperjuangkan Anak Cucu
•     Meskipun Hidup Sukses, Tetaplah Berhati-hati
•     Jalan Suci bagi Hidup Insani
•     Shiva Sering Muncul di Ujjanaka Mencari Dewi Uma
•     Sungguh Memesona Pribadi Orang Beriman
•     Hidup Ini Bagaikan Air Mengalir di Sungai
•     Di Samanta-Panchaka Aturkan Persembahan pada Leluhur
•     Mohon Diceritakan Kisah Brahmana Pembantai Ksatria Itu
•     Mahadewa Siap Tahan Laju Derasnya Gangga dari Surga
•     Deda Adat Diminta Mandiri Tuntaskan Masalah Adat
•     Sri Rama Menunjukkan Wujud Brahman pada Parasurama
•     Pemimpin Bali ke Depan Menegakkan Dharma, Bukan Kejar Kekuasaan
•     Rishi Vyasa, Narada, Parvata Lepas dengan Puja Khusus ...
•     Kuningan, Lambang Hidup Aman dan Sejahtera
•    
•     Besok, Puncak Karya Ida Batara Turun Kabeh
•     Memelihara Kebudayaan Hindu
•    
•     PLN Tekan Konsumsi Listrik hingga 290 MW
•     Dilangsungkan Sehari Sebelum ''Pangerupukan''
•     ''Melasti'' di Danau Beratan Dibanjiri Umat
•     Prabu Nala Menyamar sebagai Vahuka
•     Penyebab Hidup Tidak Bahagia
•     Gajah Liar Menyerang Para Kafilah hingga Banyak yang Tewas
•     Indra: Phalguna Anakku, Dia Nara, Pertapa Hebat
•     Yama Tongkat, Varuna Jaring, dan Kuvera Antarddhana
•     Yama Tongkat, Varuna Jaring, dan Kuvera Antarddhana
•     Yudhishthira: Kematian Masih Lebih Baik
•     Sungai
•     Meningkatkan Hidup Bagaikan Angkat Batu ke Gunung
•     Dussasana Berusaha Keras Telanjangi Draupadi
•     Adat Para Kshatriya Bharata Telah Lenyap
•     Edisi Lima Puluh Satu
•     Layak Jadi Pasar Seni
•     Dosa Besar Bertengkar dengan Saudara Satu Leluhur
•     Kata, Buku, Kita
•     Doa dalam Sepiring Nasi
•     Vyasa: Ditakdirkan Penyebab Kehancuran Para Kastria
•     Bhisma: Semua Wajib Tunduk dan Memuja Janarddana
•     Sri Krishna Diberikan Argya, Penghormatan Utama
•     Pimpin Keluarga Yadava, Bawa Hadiah Berlimpah
•     Krishna Lepas Ikatan Badan Titisan Jaya dan Wijaya
•     Palguna Kemudian Diberi Gelar Danajaya
•     250 Orang Ikuti Pendalaman
•     Bhima Tewaskan Raja Jarasandha Raja-raja yang Ditawan Penguasa Magada Itu Dibebaskan
•     Partha Tak Dapat Hidup Tanpa Sri Krishna
•     Jarasandha, Raja Sakti Putra Vrihadratha Disatukan Rakshaha Jara, Setelah Lahir Terpisah Dua
•     Arjuna Setuju dan Tak Gentar Melawan Raja Sakti Jarasandha
•     Raja Jarasanda Persembahkan 100 Raja
•     Yudhishthira Terus Memikirkan Upacara Rajasuya
•     Yudhishthira Puas Cerita Narada Soal Sabha Surgawi
•     Prinsip Memegang ''Tengah/Tepat''
•     Bupati Gde Agung Buka FSBB 2012
•     Narada Memberi Nasihat Panjang Lebar
•     Agni Melalap Habis Hutan Khandava
•     Idul Adha, Semeton Muslim Diimbau Tak Sembelih Sapi
•     Lima Ciri Manusia Bersifat
•     Arjuna Dapat Kereta, Busur, dan Anak Panah Surgawi
•     Agni Lemas, Dipuaskan Mentega 12 Tahun Upacara Api
•     Subhadra Melahirkan Abhimayu
•     Perempuan yang Tersingkir dan Dimarginalkan
•     Lima Ekor Buaya Dibebaskan Kutuknya
•     Arjuna Kawin dengan Putri Chitrangada
•     Saat Mandi di Sungai Gangga, Ulupi Menarik ke Daerah Naga
•     Tilottama Sukses Memicu Duel Sunda dan Upasunda
•     Menguatkan Eksistensi Varna Asrama Dharma
•     Rishi Narada Berkunjung ke Indraprasta
•     Pandava Disambut Prabu Dhritarashtra
•     Pandava dan Draupadi Pulang ke Tanah Leluhurnya
•     Kakek Bhisma dan Guru Drona Usulkan Pandava Dijemput ke Panchala dan Diberi Setengah Kerajaan
•     Hidup Ini Berenang di Lautan Madu dan Racun
•     FGMPB Persembahkan Kreasi Budaya Gong Luang
•     Vyasa Tak Persoalkan Pernikahan Pandava-Draupadi
•     Shalya dan Karna Kalah, Raja Lain Tunduk
•     Radheya Nyaris Berhasil Memanah Sasaran
•     Berada di Panchala, Menumpang di Perajin Priuk
•     Cubang Penampungan Air Hujan di Kubu Karangasem
•     Ayahnya Dibantai, Parasara Bertekad Hancurkan Dunia
•     Cucu Vasishtha Ucapkan Veda Dalam Kandungan
•     Kemasukan Roh Rakshasa, Semua Anak Vasishtha Dimakan
•     Dikalahkan Arjuna, Gandharva Wariskan Chakshushividya Dapat Melihat Apa pun yang Ingin Disaksikan
•     Drona Membagi Setengah Kerajaan Panchala
•     Drona Mempunyai Putra Aswatthaman
•     Kailasha Surga Semesta
•     Bhima Diserahkan Sebagai Upeti Kepada Rakshasa Kekuatannya Setara 10.000 Ekor Gajah
•     Takut Jadi Persembahan untuk Rakshasa Vaka
•     Sang Istri Ngotot Diserahkan untuk Korban Rakshasa
•     Yudhishthira Diramal Kelak Memerintah Raja-raja di Bumi
•     Rakshasa Hidimva Saling Tantang Dengan Bhima Adiknya Hidimvi Juga Akan Dibantai Karena Jatuh Cinta
•     Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung
•     Dengki pada Pandava Dhritarashtra Dorong Putra Pandu Kunjungi Kota Varanavata
•     Generasi Ke-47 Prabu Janamejaya Gelar Upacara Kurban Ular, Pembenaran Tiga Kutukan
•     Raja Parikshit Dikutuk sang Sringin Sambut Kematian dengan Meditasi pada Narayana
•     Generasi Ke-46 Prabu Parikshit
•     Prabu Dhritarashtra Diajari Kanika
•     Drona Bagi Dua Kerajaan Pancala Partha Diberi ''Brahmasira'', Mampu Melalap Bumi
•     Tanpa Susila Kekuasaan akan Sia-sia
•     Membangkitkan Spirit Semesta
•     Arjuna Demonstrasikan Keterampilan Penguasaan Senjata Karna Hadir Menunjukkan Diri sebagai Musuh
•     Di Antara Pangeran, Arjuna Seorang ''Atiratha'' Ekalavya Ditolak Berguru kepada Drona
•     Drona, sang Guru Pangeran Kuru Demo Mengambil Bola di Sumur dengan Ilalang
•     Bhimasena Minum ''Rasakunda'' Milik Raja Naga Vasuki Kekuatan Jadi Tidak Terukur
•     Prabu Pandu Wafat Kunti dan Panca Pandawa Diajak ke Hastinapura
•     Kunti Melahirkan Arjuna Titisan Indra Disambut Semua Dewa, Aditya, Rudra, Vasu, Rishi
•     Menyambung Dinasti Kuru Kunti Gunakan
•     Dengar Ratapan Jelang Kematian Rishi Kandama
•     Profesi Kekal Sebelas Karmelit Awam Bali
•     Pernah Tusuk Serangga, Tangan Rishi Akhirnya Terpancak
•     Yudhishthira Anak Tertua Pewaris Kerajaan Kuru- Bima Lahir Bersamaan Duryodhana yang Meringkik
•     Lomba Seni dan Sains 2012
•     Satyavati Minta Keturunan Bharata Tak Putus Komit Brahmacari, Bhishma Tolak Kawini Istri Adiknya
•     Meditasi untuk Anak-anak
•     Budaya Belajar
•     Prabu Santanu Menikahi Dewi Gangga Tujuh Anak Dibuang ke Sungai, Kedelapan Devavrata
•     Delapan Vasu Dikutuk Brahmarishi Vasishtha Mohon Dewi Gangga sebagai Ibunya di Bumi
•     Kembalikan Kejayaan Dinasti Bharata Vasishtha Diangkat sebagai Pendeta Kerajaan Dinasti Ke-32
•     Mala dan Hujan
•     Seni Wadah Menyebarkan Kebenaran dan Kesucian
•     Muni Sejati Berikhtiar Bershadana dengan Sepirit Tanpa Pamerih
•     Pitra Yadnya dan Lansia Miskin Telantar
•     Nyanyian Suci dalam Terjemahan Bergambar
•     Jangan Menyakiti dengan
•     Bertapa Keras Prabu Yayati Naik Ke Sorga Tak Marah dan Pemaaf, Adalah Bijaksana
•     Pemahaman Hakikat Kebangsaan
•     Selera Tak Pernah Dikenyangkan Kenikmatan
•     Kutukan Rishi Sukra Yayati Dihilangkan Kemudaannya Alias Jadi Jompo
•     Mempunyai Tiga Anak dari Sarmishtha Devayani Adukan Prabu Yayati kepada Sukra
•     Bali, di Antara Tradisi dan Modernitas
•     Nyanyian Suci dalam Terjemahan Bergambar
•     Devayani Minta Ayahnya Menyerahkan Dirinya kepada Prabu Yayati
•     Sarmishtha Akhirnya Senangkan Devayani Sukra dan Anaknya Tak Jadi Tinggalkan Asura
•     Sang Kacha Tolak Devayni sebagai Istri
•     Hidupkan Sukra setelah Keluar dari Perut Gurunya
•     Rishi Sukra Minum
•     Puncak Kualitas Daya Budi...''Melajah Nutur hingga Matur''
•     Tingkatkan Pengawasan Obat dan Makanan
•     Silsilah Dinasti Bulan dan Surya Sri Rama, Tokoh yang Termasyhur Dinasti Suirya
•     Rishi Astika Memohon Hadiah Upacara
•     Rishi Astika Senangkan Prabu Janamejaya Raja Pertimbangkan Beri Hadiah
•     Bangun Adat Meredam Kekerasan
•     Jejak Rsi Markendya di Lereng Raung
•     Sang Istri Dianggap Salah dan Ditinggal Pergi
•     Jaratkaru Sedih Melihat Para Pitri Tergantung Tali
•     Ungkap Pentingnya RUU Perlindungan Budaya
•     Para Ular Melakukan Ritual Pensucian Sakra Alias Indra Mencuri Lagi Amrita
•     Mengambil Amrita untuk Bebaskan Ibu dari Perbudakan
•     Brahmana Memasuki Tenggorokan sang Pengelana Angkasa
•     Indra Turunkan Hujan, Para Naga Bergembira Ria
•     Garuda, Lahir dengan Telur Pecah Sendiri
•     Upacara Korban Ular Rishi Jaratkaru Kawini Jaratkatu, Adik Vasuki
•     Vasuki Berencana Gagalkan Upacara Korban Ular
•     Brahmana, Inspirasi Makhluk agar Percaya Tuhan
•     Seekor Naga Tua Sadarkan
•     Menjelang Menikah dengan Ruru,Pramadvara Dipatuk Ular
•     Agni, Mulutnya Para Dewa dan Pitri
•     Naradha Nasihati Arjuna Menjadi Sannyasa
•     Ringkasan Cerita Anusasana dan Aswamedha Parva : Arjuna Bertarung Lawan Putranya Sendiri, Vabh
•     Sawma Awards, 18 Aktor dari 17 Grup Teater Unjuk Gigi
•     Kata Kasar Membuat Sirnanya Kebahagiaan
•     Arjuna Panah Drona dengan Senjata Narayana
•     Menunggu Hari Baik Utarayana Bhishma Berbaring di Atas Puluhan Panah Arjuna
•     Samanta-panchaka,Tempat ''Perang Sudara'' Barathayuda
•     Membina Tradisi yang
•     Dianugrahi Senjata Pasupata Arjuna Lebih Dulu Bertarung lawan Mahadewa
•     Arjuna Larikan Subadra Atas Dorongan Calon Iparnya, Sri Krisna
•     Pada Barathayudha Selama 18 Hari di Tegal Kuruksetra
•     Pejabat Publik Wajib Ciptakan ''Raksanam'' dan ''Dhanam''
•     Pergeseran Budaya Kreatif
•     Tumbuhkan Kebersamaan
•     Brahma Kabulkan Permintaan Dewi Bumi
•     Tiga Kali Menitis Lawan Avatara
•     dengan Missi Mengamankan Pelaksanaan Dharma
•     Dongeng Sandal Jepit
•     Shiva Menikahi Sati, Anak Rishi Daksa
•     Danawa Maya, Arsitek Kerajaan Megah Pandawa
•     Kelahiran dan inkarnasi Penciptaan dan penghancuran
•     Mereka yang Dapat Disebut ''Bhakta''
•     Bharathayuda 18 Hari, 4,7 Juta Prajurit Gugur
•     Pelajari Bharata Empat Bulan Seluruh Dosa akan Dicuci Bersih
•     Satu-satunya pengaruh Sastra Cina dalam Sastra Bali
•     Bingung Cari Juru Tulis
•     Dosanya Dibebaskan, Lima Danau Jadi Tempat Suci
•     Dosa-dosanya Membunuh Ksatria, Dibebaskan
•     Lima Sikap Hidup Tumbuhkan
•     Bentuk Budaya Kota, Berbuat Berdasarkan Filosofi Agama
•     Galungan Menang Melawan Diri Sendiri
•     Siwaratri Menguatkan Kesadaran Jiwa
•     Meniti Hari-hari Kecemerlangan...
•     Hidup Lebih Sukses
•     Lindungilah Tumbuh-tumbuhan Sumber Makanan dan Obat
•     Wayang Wong Tejakula di Tengah Ruang Modern
•     Weda Wakya
•     Antonio Blanco di Sydney
•     Minoritas Jangan Dieksploitasi
•     Konferensi Topeng Internasional Digelar di Buleleng
•     Berkorban Nyawa Demi Persatuan Nusantara
•     Oleh Ni Putu Rastiti
•     Dalam Karya Uuk dan Ari
•     Pendidikan Watak Lewat Pergaulan Mulia
•     Iwan Fals Jadi Dalang
•     Pendidikan Karakter Membentuk Siswa Lebih Peka
•     Angel Lelga Rilis Single
•     Sifat Politisi Dalam Kehidupan Pragmatis
•     Implementasikan Nilai-nilai ''Panca Dresta''
•     Apresiasi Pameran Patung di Desa Budaya
•     Dari Pameran Foto di Undiksha
•     Tujuan Pemujaan Tuhan Pencipta Surya
•    
•     Hindari Bermusuhan dengan Saudara
•     Budaya, Adat, Maagama Hindu?
•     Ibu dan Anak
•     Modal Budaya Seharusnya Mampu Menundukkan Kapitalisme
•     Menegakkan Makna Tatwa Desa Pakraman
•     Konsekuen Jabarkan Konsep Tri Hita Karana
•     Garuda ''Sang Pembebas'' dari Bahan Koran
•     Cerai
•     Makna Tatwa Upacara Atma Wedana
•     Genealogi Tindak Kekerasan dalam Masyarakat Bali
•     Ranting
•     Tabanan Mengusung Mario sang Maestro Nan Virtuoso
•     BERINGIN
•     "Makotekan" Sahur hingga Takbiran
•     Bisa Kelola Peluang
•     Memahami Empat Jenis Putra
•     Isi Kemerdekaan dengan Tujuh Hal
•     ''Pendet Mahardika'' Menggedor Ke-Indonesiaan
•     "Matindih" dalam Pengangkatan Anak
•     Semoga Kebaikan Datang dari Segala Penjuru
•     A Y A H
•     Mengawinkan Butoh dengan Lukisan
•     Chili Festival ke-3 Hadirkan 300 Macam Sambal
•     Pura Tri Hita Karana, Berlin Implementasikan Kearifan Lokal
•     Lebih ke Fisik, Pembangunan Jiwa dan Raga Terabaikan
•     Perlu 'Revolusi' Pemberdayaan Sektor Pertanian Bali
•     Sarasehan Pendidikan Berkarakter Budaya Daerah
•     ISI Denpasar Gelar Lomba Cipta dan Desain
•     ''Makotek'', Tradisi Tolak Bala
•     Kenapa Jurnal Sajak?
•     EMAK
•     Kesenian Bali Vz Tsunami Globalisasi Budaya
•     POHON
•     Kesenian Ketungan
•     ''Sira Arya Wang Bang Pinatih'' Hibur Pengunjung PKB
•     Tak Pernah Mati meski Generasi Berganti
•     Barong Vs Rangda di PKB
•     Ekspresi Liar Musisi ''Gila''
•     Seniman Kepulauan Sangihe Meriahkan PKB
•     Transformasi Bela Diri ke dalam Gerak Tari
•     Seniman Kepulauan Sangihe Meriahkan PKB
•     Ekspresi Liar Musisi ''Gila''
•     Barong Vs Rangda di PKB
•     India Persembahkan Tarian ''Kathakali''
•     Hidupkan Joged dan Janger
•     Parade ''Ngelawang'' Tetap Memikat
•     Joged Penting Jadi ''Penting''
•     Lewat ''Exhibition & Farewell Party''
•     Walau Dipapah, Ekspresinya Masih Kuat
•     Memohon Kemakmuran di Pura Agung Pecangakan
•     KPK Harus Usut Anas dan Menpora
•     PKB, Lokomotif Penggerak Rekonstruksi Kesenian Langka
•     Galungan dan Penyucian Ilmu Pengetahuan
•     CIDOMO
•     Embrio Penari Gambuh Tampil Elegan
•     Semar Pagulingan Banjar Binoh Tampil Memukau
•     Gambuh Anak-anak Undang Gelak Tawa
•     Kehilangan Gereget
•     Memasuki Taman "Sebait Pantun Bujang"
•     Cerpen Alex R. Nainggolan
•     Musik Baru untuk Gambelan Bali
•     Pengertian dan Makna Berjapa
•     Belajar dari Pohon 3: Air dan Api
•     Belajar dari Pohon 1: Memperkuat Akar
•     Belajar dari Pohon 2: Mendapat dan Melepas
•     Oleh WS. CH. Budhi, S. Pribadi, SP
•     Gemerlap Pesona Legong di Pentas PKB
•     Generasi Penerus Kejayaan Dramatari Arja
•     Erotisme Marak, Seni Tradisi Melarat
•     Tampilkan Tari Klasik..Penari Jepang Tebar Pesona
•     Fragmentari "Manik Angkeran"
•     Stan Kerajinan Ramai Pengunjung
•     Meluruskan Pengertian ''Desa Kala Patra''
•     Prabu Parikesit dan Sedah Wong
•     Makepung dan Maguling-Gulingan Bertabur Gelak Tawa
•     Ngayah untuk Seni
•     Papua, Peringkat II Dharmawidya SMP
•     Mengkritisi UDG XI Perlu Didorong Etnis Lokal
•     Pedharma Wacana Sulsel Memukau
•     Gringsing, Perang Tenun vs Sutra
•     Mimpi
•     Menjauhkan Politik Transaksional
•     Made Jimat Suguhkan Tari Jauk Manis
•     Mengatasi Kemiskinan Kultural dan Struktural
•     Joko Tarub dan Dewi Langit
•     Tertarik Sutradarai Drama Gong
•     Manusia Merusak Alam Tak Beda dengan Hewan
•     Kelas Menengah Bali dan Mimpi Otentisitas Budaya
•     Seniman Karangasem Tampil di Pesona Budaya TMII Jakarta
•     Lewat Pertolongan Orang Lain
•     Sendratari Bali Menyatukan Bangsa
•     Lindungi Alam dan Manusia dari Kejahatan
•     Menonjolnya Sifat-sifat Keraksaan
•     Puisi Sebagai Perang Filsafat
•     Berawal dari Musik Pop
•     KEYLA dengan Formasi Baru
•     Kisah Cinta Bali Kuno Dalam Balutan Seni
•     Tuhan Turun Beravatara Melindungi Ciptaan-Nya
•     Tips Menjaga Keindahan Kain Tenun Lurik
•     Cerpen WAYAN SUPARTHA
•     Menulis, Indikator Profesionalisme Guru
•     Kajian Budaya Memerlukan Penjelasan Teoritis
•     Ketika Calonarang ''Ngereh'' di Siang Bolong
•     Memuja Tuhan untuk Kemakmuran yang Adil
•     Pendidikan untuk Perubahan
•     Gema Waisak
•     Mulia, Pahala Melakukan Pesantian
•     Penembang Wargasari
•     Mencari Jagoan yang Cerdas Meski Tak Perkasa
•     Serumpun tapi Tak Rukun
•     Irang Rekam Lagu Nuansa Rock
•     Meriahkan Halo Sultra 2011
•     Wanda
•     weda wakya
•     Miskin, Kaya dan Cukup
•     Barisan Tari Baris Kawal Pulau Bali
•     Jika Tuhan Ada di Mana-mana, Mengapa Bangun Pura?
•     Kembali ke Musik
•     Ingin Harumkan Musik Indonesia
•     Menyuap, Berjudi, Menipu Wajib Dihukum
•     Berlian dan Pecintanya
•     Rekam Lagu Tapanuli
•     Diuntungkan Berwajah Oriental
•     Membalas Budi Orangtua
•     Kebo Iwa, Dipuja-puji Dalam Pentas Seni dan Politik
•     Gagasan Mulia Jangan Diwujudkan dengan Marah
•     Mencari Jawaban di Persimpangan Jalan
•     Belajar Berdialog dengan Alam dan Air
•     Bunuh Diri dan Masalah Kesehatan Masyarakat
•     Renungan Minbar Agama Kristen Protestan
•     Tujuh Perilaku Mengamalkan Dharma
•     Menyucikan Laut dan Gunung
•     Menghargai Kepercayaan Orang Lain
•     Pemujaan Tri Murti untuk Kendalikan Tri Guna
•     Manjadi Ben Hur dan Titanic
•     Dosa Penegakan Hukum tanpa Keadilan
•     Tantri Penggemar Pink
•     Wayang Betel Cambuk Wayang Kulit Bali
•     Perkembangan Sastra Bali Modern 2010
•     Mengembangkan Pariwisata Spiritual
•     ''Bali: Art, Ritual, Performance'' Terbesar di AS Sepanjang Sejarah
•     Cinta, Kasta, Rasa
•     Band Samantha Lagu ''Bibir'' Diprotes KPI
•     Pejabat Negara Agar Fokus Ngurus Warga Negara
•     Lindungi Kecerdasan dengan Bhakti pada Tuhan
•     Membongkar Manusia, Mempertanyakan Manusia
•     Indra Herlambang Jadi "Teroris"
•     Luna Maya Main Operet
•     Demi Kebaikan dan Kenyamanan Hidup Hindari Empat Hal
•     Awal Yang Menentukan Hanya Satu Jam Saja
•     Indah Septiari Dewi Kangen Nyanyi di ''Bali TV''
•     Tari Tradisional Bali Diusulkan ke UNESCO Upaya Dapat Pengakuan sebagai WBD
•     Hidup Bahagia Itu Mengatasi Suka Duka
•     Nilai Kepahlawanan "Perang Jagaraga" dalam Tabuh Balaganjur
•     Kemerdekaan yang Memabukkan Itu
•     Gunakan Jnana Bala Atasi Penderitaan
•     Wayang Lemah Masih Kokoh Di Bumi "Banten"
•     Mengikuti Ibrahim, Meneladani Keindahan Akhlaknya
•     Bhuta Yadnya Itu Melestarikan Alam Bukanlah Pembantaian
•     Berkaca dari Kehidupan Serangga Penghasil Madu
•     Kreativitas Tinggi yang Perlu Pembenahan
•     Desa Kala Patra Dasar Berdana Punia
•     Gamelan Bali Mendunia Tanpa Tanda Tanya
•     Ussy Sulistiawaty Berharap Menang
•     Memaknai Hari Raya Keagamaan
•     Kemajuan Pariwisata Bali Belum Mampu Sejahterakan Rakyat
•     Parade Gong Kebyar Se-Kota Denpasar Bangun Gairah dan Kuatkan Jati Diri
•     Indah Dewi Pertiwi Rekor MV Termahal
•     Wayan Naya Pameran Tunggal di Damping Gallery
•     Okokan Buka Parade Budaya Tabanan
•     Konser Gitar Klasik, Guru dan Murid Satu Panggung
•     Bergaya Modern, Tetap Pertahankan Budaya Bali
•     Bawa Opera "Banjaran Gatotkaca" ke Australia
•     Kelembutan adalah Kekuatan
•     The Virgin Main Film "Penganten Sunat"
•     Serahkan Bantuan Rp 10 Juta
•     Oleh WS. CH. Budhi. S. Pribadi.SP
•     Oleh I Ketut Wiana
•     Rahasia Tongkat Ajaib Harry Potter
•     Melalui Sastra, Sejarah Dituturkan
•     ''Solitude of The Earth II'' Perupa Bali Bicara Lingkungan
•     Bali Berjaya dalam Film Dokumenter Tingkat Nasional
•     Penguasa harus Melindungi Catur Asrama dan Catur Varna
•     Pesta Sajak "Segara Anak"
•     Agum Gumelar Dukung Konser 1000 Band United Lebih Besar dari Woodstock
•     Putu Astrid Mengais Rezeki dari Menari
•     Denny Malik Gelar "The Glory of Sriwijaya"
•     Empat Hal yang Selalu Ada Di Rumah Orang Baik
•     Dari Wayang Wong Tejakula Melacak Kembali Kelahiran Seni Topeng Dunia
•     Haji, Mengikuti Jejak Tokoh Teladan
•     Warisan Budaya dalam Film Holiwood
•     Sinta, Gadis Lupus yang Mengagumkan
•     Angkus Prana Gaungkan Kebahagiaan, Kedamaian, dan Kesejatian dari Museum Rudana
•     Saba Kumpul dan Nyanyi Bersama
•     Mario Blanco: Mari Berbagi dan Peduli Dalam Seni
•     Hitler Mati di Indonesia
•     Jagat Bali Keajaiban Kekuatan Tuhan di Pura Goa Giri Putri
•     Tiga Pratima Ditemukan di Ceningan
•     Indah Kalalo Tampil Panas
•     ''Pelebon'' Raja Peliatan IX Jadi Atraksi Budaya Diiringi Gajah dan Kuda
•     David Foster Konser untuk Bencana
•     Stanley Sagala Yang Penting Kreativitas
•     Indek Pembangunan Manusia Menurut Hindu
•     Maribeth Teringat Bali, Ingin Jadi WNI
•     Satu Panggung, Dua Cerita
•     Sekaa Demen Bali Gelar Yoga Festival
•     Jakarta Blues Festival Rama Satria Tampil Memukau
•     Jero Wacik Resmikan Bali Theatref
•     Upaya Mengangkat Roh ke Sorga
•     Tahun 1895 Singaraja sudah Kedatangan Komedi Stamboel
•     2011, Bon Jovi Diundang ke Indonesia
•     Wacik Harapkan Miss Universe Ceritakan Keindahan Indonesia
•     Band Inggris Arkarna Kagumi Penonton Indonesia
•     Prosesi Penyucian "Pratima" Terkait Tumpek Landep
•     Oleh WS. CH. Budhi, S.Pribadi, SP
•     Oleh I Ketut Wiana
•     Ada Kantor Telepon, Ada Gudang Opium
•     Memandang Bali dengan Objektif
•     Java Rockn Land Diguyur Hujan Deras
•     Hidup Dalam Hiruk Pikuknya Dunia Modern
•     Pengembangan Desa Wisata di Bali Konsep Jitu Lestarikan Adat, Budaya dan Alam
•     Baru 13 Judul Film Terdaftar di FFI
•     Erick Yusuf Bangkit Kembali Rekam Musik Nasyid dan Jazz
•     Jegog Meriahkan Festival Musik Bambu Nasional
•     NDF Penuh Nuansa Budaya
•     Tertib Lalu Lintas dalam Karikatur Siswa
•     Ira Maya Sopha Dijuluki Monster
•     Ayu Laksmi Bernyanyi di Rumah Sendiri
•     Konser Gamelan Bali di Tanah Leo Tolstoy
•     Pagelaran Barong Brutuk Sebagai Upacara Ritus Kehidupan
•     Pembaharu Sastra Bali Tradisional
•     Memperbaiki Prilaku dan Kebiasaan
•     Buah Pala Atasi Susah Tidur
•     Asmirandah Pilih Jadi Sutradara daripada Akting
•     Pembaharu Sastra Bali Tradisional
•     Baliwood di SMK 01 Mas, Ubud Garap FTV ''Kunci Berdarah''
•     Buat Film Drama Kemanusiaan
•     Bhatara Datonta dan Barong Brutuk, di Truyan
•     Jauhi Sikap Hidup Eksklusif dan Dikotomis
•     Jumlah Kendaraan dan Penduduk Tak Seimbang
•     Joged Menggoda, Seni Klasik Penuh Pesona
•     Kangen Menyanyi
•     ''Workshop'' Budaya Jepang di SMAN 1 Ubud
•     Semara Ratih Keliling Eropa
•     Dhawiya Zaida Geregetan Jadi Penyanyi
•     Kisah Timun Mas dan I Gusti Pasekan Tonjolkan Kearifan Lokal di Layar Kaca
•     Bali Agung" Pukau Pengunjung Bali Theatre
•     Iwan Fals Kampanye Hijau
•     Lagu Perjuangan Masih Eksis dalam Pergaulan Remaja
•    
•     Sembahyang Kepada Leluhur dalam Budaya Tradisi Konfusianitas
•     Lomba Foto dan Film Dokumenter Bali Berjaya di Tingkat Nasional
•     Bali Berjaya di Tingkat Nasional
•     Vera Lasut Modal Nekat
•     Kate Winslet Teman Biasa
•     Mengembangkan Lingkungan Sosial yang Mendukung Kriya Seni
•     ''Darah Garuda'' Epik Perang Demi Kemerdekaan, Persatuan, dan Toleransi Beragama
•     Sastrawan, Mahasiswa, dan Pejabat Meriahkan Pesta Puisi Kemerdekaan
•     Lomba Foto Pembangunan
•     Sentuh Hubungan Emosional
•     FTV ''Kebo Iwa'' Dibintangi Artis Jakarta dan Bali
•     Raih Muri Mainkan Karya Scott Joplin
•     Lepas Album Balada Shalawat
•     Barong dan Barong dalam Foto
•     Sastra Bali Modern Milik Siapa?
•     Menyoal "Buah" Puasa Dalam Diri Kita
•     Pengertian Merdeka Menurut Hindu
•     Musik Sarana Bangun Karakter GBN Meriahkan HUT RI
•     Nyanyikan Lovina Bali Kelompok Rare Kual Disambut Hangat di Jakarta
•     Debu Rilis Album "Dianggap Gila"
•     Batik Warisan Budaya Asli Indonesia
•     Tampil Estetik, Perlu Ruang Kreasi
•     Beda Manusia Durjana dan Sujana
•     Usung Konsep ''Tri Hita Karana''' Gunawan Jajal Beijing Biennale 2010
•     Episode Terakhir Malam Ini di Bali TV
•     Diprotes, Tajen dengan Kedok Bangun Pura
•     Bali sebagai Penyaji Terbaik
•     Video Keong Racun Tembus 1 Juta Hit di YouTube
•     Brahmana Keling Pukau Penonton
•     Bahagia Berduet dengan Wedhasmara
•     Myanmar-Indonesia Art Exchange 2011 di Bali
•     Pandita dan Kala Jengking
•     Prinsip Bisnis Membangun Kesejahteraan Yang Adil
•     Lana, Penyanyi Jazz Belia
•     Platinoem Band Dikawal Lima Mahasiswa Berprestasi
•     Festival Seni Tradisional Daerah Se-MPU di Mataram Bali Tampilkan ''Dukuh Siladri'' dan ''Siwa Ling
•     Festival Seni Tradisional Daerah Se-MPU di Mataram Bali Tampilkan ''Dukuh Siladri'' dan ''Siwa Ling
•     Gelar Tur di Empat Kota Jateng
•     Scientia" Dan "Sapientia"
•     Oleh I Ketut Wiana
•     Perjalanan Meramu Musik Tradisi dan Modern
•     Memberdayakan Kantung-kantung Budaya
•     TARI PENDET, DARI PULAU DEWATA MENGERLING DUNIA
•     Membangun Karakter Melalui Cipta Seni dan Kreativitas
•     Teater Angin Smansa Gelar Lautan
•     Prihatin, Bahasa Bali Mulai Jarang Digunakan
•     Menabung Mengendalikan Keinginan
•     Kolaborasi Sekaa Gong Bali dengan Jerman
•     Seni Tradisi Membangun Identitas Bangsa
•     Pesona Kebyar Legong Seniman Paman Obama
•     Pesan-Pesan Kebijaksanaan
•     Lomba Cipta Seni Pelajar 2010 Digelar di Istana Tampaksiring
•     Dr. Wedakarna Terima Gelar Ksatria Mahautama Bali Dwipa
•     Tingkat Hunian Hotel di Bali Berangsur Turun
•     Di Film ''Selimut Berdarah'' Enno Lerian Berbikini
•     Senin, 12 Juli 2010
•     Tak Terpengaruh Ariel Peterpan
•     Fikom Universitas Dwijendra Raih Juara II Film Dokumenter
•     Memeriahkan Puisi dengan Musik Band
•     Bercengkrama dalam Kolaborasi Seni
•     Tradisi Membangun Identitas Bangsa
•     Jegog Menyengat, Penari Jepang ''Ngelangunin''
•     Bendana Muli Jegeg Kolaborasi Tiga Etnis di Lampung Timur
•     Dewa Putu Mokoh di Mata Ketut Sudra Seniman Besar Bali yang Patut Diteladani
•     "Drupadi Alpita"Telanjangi Kehormatan
•     Gali Terus Kearifan Lokal Bali
•     Gambuh mesti Tetap Eksis
•     Tanjek PKB Magnet Joged Masih Kuat
•     Atraksi "Ngurek" Warnai Parade ''Ngelawang''
•     Terbuai Pesona Tari Saman
•     Sebuas-buas Macan, Tak Pernah Memangsa Anak Sendiri
•     Gong Kebyar Wanita Tak Sekadar Numpang Lewat
•     Hasan Faruq Ali Belum Puas Jadi Obama Kecil
•     Dayak Kalbar Suguhkan Tradisi Agraris
•     All Indonesian Rock Star Band Pembuka Slash
•     Suku Dayak Tampilkan ''Coritanya Muntuh Mula''
•     Arja RRI Denpasar ''Banjir'' Penonton
•     Dari Arena PKB XXXII "Arja" Klasik Bikin Asyik
•     Tanjek PKB Tetaring Roboh, Stan Kemasukan Air Hujan
•     Abiyoga Gelar ''Tajen'' di PKB
•     Senin (28/6)
•     Parade Ngelawang
•     Mengenang Tuhan Lewat Wayang
•     Ada Tiga Jenis Manusia Menurut Keinginannya
•     Persembahan Seni Generasi Pelestari Arja
•     TANJEK PKB Drama Gong belum Ditinggalkan
•     Atraktif, Siap Jadi Primadona Baru PKB
•     Menbudpar:Film Harus Mencerdaskan
•     Puisi Musik Gebrak Panggung PKB
•     Mencoba Bangkit dari "Tidur Lelap"
•     Mengukur Sebuah Keindahan
•     Fragmentari Suddhamani Sarotama ''Guncang'' Ardha Candra
•     Jadwal PKB XXXII Sabtu (19/6)
•     ''Three Solo'',Plastisitas Gerak Virpi Pahkinen
•     Selonding, Kegiatan Berkesenian Nenek Moyang
•     Lecehkan Pemangku Pura, Oknum Maharsi Dikenakan Sanksi Adat
•     Perhiasan dan Kebaya Diminati
•     ''Loloh'' Cemcem Diminati
•     Bali pun Bisa Garap Sinetron dan FTV
•     Tanjek PKB XXXII Pameran Seni Rupa
•     Senin (14/6)
•     Mengabdi Kejayaan Seni hingga Usia Senja
•     Barong Waluh Pukau Gubernur
•     Memberontak Demi Musik
•     Pawai ''Bhuana Kerthi'' Awali Pesta Rp 5 Miliar
•     PESTA SENI BUKAN PANGGUNG NEGARA TEATER BALI
•     Pesona Sendratari Yang Mencerahkan Moral
•     Pergulatan Batin Seorang Perempuan
•     Arkeologi Pulau Seribu Pura
•     Menemukan Keajaiban Dialog
•     Dimana Wanita Dihormati Disana Para Dewa Melimpahkan Anugerahnya
•     Pasamuan MUDP, Kasepekang Semestinya tak Diberlakukan
•     Lebah Ratu Tambah Koleksi Taman Budaya
•     Prioritaskan Bangun Karakter Bangsa
•     Hari Perayaan Duan-Yang/Peh-Cun
•     Renungkanlah Enam Hal dalam Hidup
•     Revitalisasi Pendidikan Pancasila
•     Biaya Rp 12 Milyar, Didanai Seorang Hindu
•     Saman, Tari Seribu Gerak
•     Deedeee dengan Album Urban Pop
•     ''Satya Synergy Award''
•     Legong Keraton Kian Redup Binarnya
•     Jangan Biarkan Anjing Menyebarkan Rabies
•     Sekilas Tentang Pura Pangrebongan Kesiman
•     Seni Rupa Mulai ''Dilupakan''
•     Kreasi Tari ''Nara Simha'' dan ''Mithya'' Tampil Memukau
•     Kembali Mempersembahkan
•     Kreasi Tari "Nara Simha" "Mithya" Tampil Memukau
•     Afgan Ingin Seperti Frank Sinatra
•     J Rocks: Fashion Penting di Musik
•     Pemujaan Tri Murti untuk Mengendalikan Perubahan
•     Al-Qur'an, Tak Sekadar Dibaca
•     Ribuan Penonton Saksikan Makotek di Munggu
•     Film Drama Musikal Anak Penuh Persahabatan
•     Tampil Menarik dengan Gaya Etnik
•     Film Drama Musikal Anak Penuh Persahabatan
•     Film Drama Musikal Anak Penuh Persahabatan
•     Tawarkan ''Super Pop''
•     Anugerah Kuningan Saat ''Satvika Kala''
•     Ekspresi Estetis Pada Karya Seni Fotografi
•     Eksotisme ''Ngelawang'', Romantisme Usang
•     Penolak Bala hingga Mengais Rezeki
•     Seniman Tua Gianyar Melenggang ke Belanda
•     Memaknai Hari Raya Galungan
•     Tiga Tugas Ilmuwan Memperingati Galungan
•     Melebur Batas Ilmu antara Ruang Sakral dan Akademis
•     RESENSI BUKU
•     Penjor Galungan, Swadharma Seni Umat Dalam Mewujudkan Rasa Bhakti
•     Well& Berawal Dari Medana Punia
•     "The Almer" Pangeran Tampan dari Kampung Arab Surabaya
•     Stanley Sagala Rekam Lagu Rohani
•     Signals Diproduseri Ernest Cokelat
•     Menyibak Hening Cahaya
•     Oleh I KOMANG ARBA WIRAWAN
•     Membangun Budaya Baru di Bali Utara
•     Perang Pisang di Tenganan Dauh Tukad
•     Lilin Lilin Kecil dan Mimpi
•     Mitos Cantik dan Kendali pada Tubuh Perempuan
•     Biarkan Aku Menari
•     Diterima Wakil Menteri Pendidikan Nasional
•     Modifikasi Pecahkan Rekor Muri
•     Dari Titik Berbeda, Menemukan Titik yang Sama
•    
•     Sembilan Insan Musik Dirikan "Reuni" Makin Tua Makin Berkarya
•     Ny. I.A. Selly Mantra Pimpin Penampilan Tari Pendet
•     Kerispatih Sulit Cari Vokalis Pengganti Sammy
•     Membangun SDM yang Sakti
•     Memburu Keseimbangan dalam Puisi Alam
•     Slank Belum Dapat Izin Konser Tunggal
•     Bali Perlu Miliki Museum Warisan Alam
•     Selasa, 6 April 2010
•     Senin, 5 April 2010
•     Kesenduan yang Menghibur
•     Perempuan-perempuan Imajiner di Simpang Kenyataan
•     Parade Gong Kebyar, Langkah Sangat Bijaksana
•     Perempuan-perempuan Imajiner di Simpang Kenyataan
•     Musik Merangsang Perkembangan Otak Bayi
•     Produk Pro Audio Indonesia Tampil Di Frankfurt Prolight + Sound 2010
•     dan Menggambar ''Pradnya Kirana''
•     Band Kampus Bisa Unjuk Gigi di A Soundversity
•     Gambuh, Mengabadikan Spirit Toleransi
•     Nasib Pengajaran Sastra dan Budaya
•     Menyeimbangkan Dinamika Purusa dan Pradana
•     "Bedoyo Legong Calonarang", Sebuah Kolaborasi Unik
•     Mencari Nikmat di Jalan Sesat
•     Makna Hari Nyepi Ditinjau dari Sudut Fisafat
•     Simbol Bumi
•     Seniman Sebagai Pengawal Taksu Bali
•     MAKNA HARI RAYA NYEPI DITINJAU DARI SUDUT FILSAFAT
•     Oleh WS. CH. Budhi S. Pribadi. SP
•     Oleh I Ketut Wiana
•     JK: Film 3G Bisa Tularkan Hal Positif
•     Diah dan Tulus Duta Buleleng
•     Untuk ''Event'' Internasional
•     Java Jazz Festival Dari Krisna Dkk Sampai Caroline Zachrie
•     (Masa Keemasan Majapahit)
•     Sujiwo Tejo Bangga Filmnya Ditonton Jero Wacik
•     Wacik Klarifikasi Pernyataan, Tanggapi Kecaman Pemilik Museum
•     Karya Budaya Penting Diinventarisasi
•     Edies Adelia Sering Nonton Wayang
•     Ketika Anak-anak Jadi Diri Sendiri Dari Lomba Membaca Puisi Anak-anak
•     Kebudayaan Hindu dan Budha Bersatu di Tanah Kilap
•     Barong Berusia Dua Abad Dibangkitkan Kembali
•     ''Augmented Reality'' Teknologi Baru Gantikan RBT
•     Aspirasi dengan Kekerasan
•     Merancang Ruang Pameran Ergonomis
•     Serpihan Mutiara Hikmah
•     Pelopor Pembuatan Topeng-topeng Kreasi
•     Yang Makan Sendiri, Menderita Sendiri
•     Anggaran PKB di Gianyar Menurun
•     Parkir Pasar Umum Negara Semrawut
•     Adat Dapat Menyesatkan Tanpa Dasar Kitab Suci
•     MIMBAR AGAMA KATOLIK
•     Makna Patung bagi Pemimpin Negeri
•     Mengintip Karya Seni Rupa Pemenang Hibah
•     Sejumlah Pesan dan Ajaran Universal dari Pulau Bali
•     Saksikan Lukisan Sambil Membaca dan Belajar Sejarah
•     Menghindari Dosa-dosa dengan Renungan Rohani
•     Pergolakan dan Transisi Kekuasaan di Bali Selatan
•     Dimas Jay akan Garap Film "Perang Puputan"
•     Dana Punia, Prioritas Beragama di Zaman Kali
•     Nama Seniman untuk Nama Jalan di Denpasar, Mengapa Tidak?
•     Pentas Drama Bahasa Inggris di Undiksha
•     NU Sepeninggal Gus Dur, antara Tradisi dan Inovasi
•     Shaggydog Melanglang ke Mancanegara
•     Tertarik Menggunakan Busana Adat Bali
•     PT Bukan ''Menara Gading''
•     Menguak Perjalanan Kalender Masehi
•     Libatkan Puluhan Komunitas Dan Ribuan Peserta
•     Tampilkan Jepretan Puspayoga dan Rai Mantra
•     Kritik Bukan Cacian
•     Gemarlah Membaca, Maka Cerdaslah Bangsaku
•     Fungsi Sastra dalam Tradisi Bali
•     Tidur Siang Itu Harus?
•     Wadah Kreatif Para Siswa Berteater
•     Natal dan Semangat Baru
•     Gadis 12 Tahun Mainkan Karya Chopin
•     Anak Tunanetra Tidak Fals
•     Nyenuk dan Rsi Bojana
•     Tuhan Itu Baik kepada Semua Orang
•     Sektor Pertanian di Bali,Bangkit atau Bangkrut?
•     Mengenang Seniman Sejati Guru Gambang Gede Rai Jadi
•     Mutiara Terlupakan di Danau Beratan
•     Memahami Penyebab Anak Sulit Konsentrasi
•     Inez Tagor Biarkan Anak Baca Komik
•     Warisan Budaya Dunia Perlu Lembaga Pengelola
•     Konsep Purusa-Predana
•     Pertama Kali Diadakan Tahun 1712
•     Penyanyi Indonesia Kurang Berkualitas
•     Harmoniskan Hubungan Manusia-Alam
•     Pameran Biennale Pertama Seni Lukis Tradisional Bali
•     Eksistensi Desa Pakraman dan Otonomi Daerah
•     Seni Abstrak (Bali) Bangkit Lagi?
•     ''Kharisma Yogyakarta dan Borobudur'' Digelar di Bali
•     ''Naungan Pelangi'' Juarai ''The Battle of Song 2009''
•     Kejujuran Pedagang
•     Ruang Dialog Museum Bali
•     Kolaborasi Wayang Internasional
•     Tanah dan Bungkling...
•     Bojog, Api, dan Angket...
•     Sekolah Selenggarakan Mata Pelajaran Muatan Lokal
•     Siap ke Miss Universe
•     Eksploitasi Kisah Asmara Dua Orang "Berbeda"
•     Jangan Penjual Arang
•     Junjung Keharmonisan Antarumat Beragama
•     Perilaku Kupu-kupu
•     Keroncong Religi Kristiani
•     Melawak Sampai ke Jepang
•     Berperan Penggoda
•     Kaum Urban Bercirikan Multibudaya
•     Menggali Inspirasi dari Batu Permata
•     Tak Mudah Membuat Lagu Anak
•     ''Pasar'' Seni Rupa Kontemporer
•     Seni Kontemporer Dikebiri Seni Tradisi?
•     Melihat Bali dari Dalam
•     Ida Batara di Merajan Agung Sukahet
•     Selama Hidup Berkomitmen Jaga Budaya Bali

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak