Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Keluarga
Senin, 15 Mei 2011 | BP
Latihan Awal bagi Anak Tunagrahita Ringan
BANYAK para orangtua yang mempunyai anak tunagrahita selalu beranggapan bahwa anak mereka tidak berguna dan merepotkan. Padahal kita tahu anak adalah titipan Tuhan yang harus kita pelihara dan kita sayangi sepenuh hati. Sebaiknya orangtua yang memiliki anak tunagrahita tidak perlu berkecil hati maupun merasa malu sehingga mengurung dan membiarkan anak tanpa memberikan bimbingan yang bermanfaat.



Anak tunagrahita bila dilatih sesuai kemampuannya tentu akan dapat melakukan sesuatu yang tentu akan bermanfaat bagi dirinya disampung untuk keluarga. Latihan bagaimana yang sebaiknya diberikan kepada anak tunagrahita khususnya bagi anak tunagrahita ringan. Di bawah ini penulis akan uraikan latihan-latihan awal yang diperlukan karena latihan ini akan dapat mendorong anak melakukan latihan selanjutnya. Bagi orangtua dalam memberikan latihan ini harus memiliki kesabaran yang tinggi karena kita tahu anak tunagrahita disamping memiliki keterlambatan mental mereka juga mengalami penyimpangan dalam emosi dan sosial. Karena itulah latihan yang diberikan pada anak harus bertahap dan tidak bisa diberikan secara cepat seperti pada anak normal. Adapun latihan-latihan awal yang dapat diberikan adalah:

Latihan Percaya Pada Diri Sendiri

Latihan ini diberikan untuk meningkatkan mentalitas anak, agar tumbuh rasa percaya pada diri sendiri. Yang perlu diingat dalam latihan ini anak harus dibawa ke dalam situasi yang menyenangkan. Misalnya anak diajak ke kebun memetik bunga sambil bermain-main atau anak diberi kepercayaan berbelanja ke warung walaupun yang dibelinya masih kurang kita tetap memotivasinya dan menghargainya sehingga timbul kepercayaan dirinya. Dalam latihan ini motivasi dari orangtua diperlukan sekali meskipun anak belum berhasil dengan baik dalam kegiatan tersebut, karena dengan modal motivasi memungkinkan anak akan berbuat lebih baik lagi.

Latihan Menjaga Kesehatan

Menjaga kesehatan badan berlaku bagi semua anak lebih-lebih bagi anak tunagrahita. Secara lahiriyah anak tunagrahita memang kurang sedap dipandang mata, sehingga perlu sekali diberi latihan untuk menjaga kesehatan badan. Menjaga kesehatan badan merupakan hal yang pokok, karena dengan berbadan sehat akan lebih mudah melakukan suatu kegiatan. Latihan menjaga kesehatan badan ini berhubungan dengan kebersihan badan maupun pakaian. Semua perlu diberikan kepada anak secara teratur sehingga nantinya menjadi suatu kebiasaan dan akhirnya dikembangkan untuk dapat dilakukan sendiri dalam kegiatan sehari-hari.

Latihan Ketrampilan Bercakap

Latihan ini sangat diperlukan sekali. Di dalam latihan yang penting adalah latihan bicara dan bahasa sehingga latihan ini dititik beratkan pada kesanggupan menggunakan alat bicara untuk mengucapkan bunyi. Anak tunagrahita kadang-kadang tidak mendengar apa yang dikatakan oleh orang lain meskipun pendengarannya lengkap. Dalam hal ini melatih anak dengan cara bicara perlahan-lahan jelas dan menggunakan kalimat yang pendek. Anak tunagrahita pada umumnya memiliki perbendaharaan yang terbatas sehingga perlu latihan berulang-ulang agar dapat menggunakan perkataan dengan baik. Di dalam latihan ini yang paling penting latihan bercakap yang berhubungan dengan keadaan sehari-hari misalnya anak disuruh menyebutkan nama alat-alat untuk makan, menyebutkan nama binatang disekitarnya, atau sayuran yang telah dimakannya.

Latihan Penglihatan dan Pendengaran

Latihan penglihatan mempunyai peranan yang penting dalam berbagai hal, tanpa penggunaan indra penglihatan segala sesuatu yang ditangkap akan menjadi kurang lengkap, anak tunagrahita biasanya memiliki indra yang lengkap, tetapi akibat dari keterbelakangannya anak terhambat menerima rangsangan dari luar melalui indra penglihatan maupun indra pendengaran. Agar mendapatkan pengetahuan yang utuh perlu latihan yang berulang-ulang. Latihan penglihatan bagi anak tunagrahita tujuannya agar anak dapat memfungsikan penglihatannya dengan sebaik-baiknya. Latihan-latihan untuk penglihatan antara lain seperti latihan membedakan bentuk benda, latihan membedakan sifat benda, latihan membedakan posisi benda dari jaraknya, latihan bermacam-macam warna. Sedangkan latihan pendengaran untuk anak tunagrahita antara lain latihan membedakan berbagai bunyi atau suara dan gerakan.Latihan-latihan tersebut di atas dilaksanakan bersama-sama latihan motorik.

Latihan Berpikir Sederhana

Latihan ini perlu diberikan kepada anak tunagrahita agar anak memiliki kebiasaan berpikir dan memecahkan masalah secara sederhana. Dengan latihan ini diharapkan anak akan dapat mengerti dan menyelesaikan permasalahan terhadap lingkungannya.

Latihan Kebiasaan Bergaul

Bergaul merupakan salah satu sarana untuk mengembangkan kepribadian anak. Anak tunagrahita mengalami hambatan perkembangan kepribadian akibat dari keterbelakangannya. Latihan bergaul sangat penting agar anak dapat bergaul menghadapi orang lain dan ini merupakan persiapan mereka agar tidak canggung di tengah-tengah masyarakat dan dapat aktif, ikut berpartisipasi serta dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Demikianlah latihan awal yang perlu diterapkan untuk anak tunagrahita ringan mudah-mudahan dapat membantu sehingga anak akan dapat berkembang secara optimal.



Ni Kadek Astuti, Guru SLB.C Negeri Singaraja



•     Super Mario Band sebagai Hobi dan Keluarga Kedua
•     I Gusti Ayu Suwitry Wedastera Dip
•     Belajar Hidup Bersahaja
•     Lahan Kontrakan
•     Kursus Guru Yoga Bali-India Foundation Diminati Warga Asing
•     Konseling Pra Nikah dan Pernikahan
•     Gelar Lomba Mewarnai dan Baca Puisi
•     Ibu AHS Lakukan Penanaman Pohon
•     Berkebun Organik di Pekarangan Rumah
•     Proteksi Liburan Pelanggan
•     Gelar Bazaar Baju Murah, Sembako, dan Pendidikan
•     CSR Aqua Danone Berdayakan Pemulung
•     Buta, Lumpuh, dan Tak Tersentuh Bantuan
•     Wagub Puspayoga Bangun Cubang Bersama Warga di Kubu
•     Meningkat, Kekerasan Seksual pada Anak
•     Diterbitkan, Prangko Gerakan Pembudayaan Cinta 4 Pilar
•    
•     Terganjal Sikap Keluarga, Butuh Komitmen Semua Pihak
•     Ogah Disebut Justin Bieber-nya Indonesia
•     Penumpang Sepi, Angkot makin Bangkrut
•     Anak Putus Sekolah Buron
•     Dewan Nilai Gagal Pembinaan Guru di Klungkung
•     Longsor di Pancasari,Dua Anak Tewas
•     Kenali Anak Bermasalah dengan Makan
•     Diklat Kepelautan BST, CCM dan PSCRB
•     Terminal Kalah Bersaing dengan Terminal Bayangan
•     Oknum Advokat Jadi Tersangka Cek Palsu
•     TGPF BeberkanLima Fakta
•     Deteksi Dini Pelaku Pedofilia
•     Ciri-ciri Anak Kreatif
•     Kreatif Melatih Daya Ingat Anak
•     Meningkatkan Kreativitas Anak
•     Merawat Jas Hujan agar Tetap Awet
•     Cara Tepat Memilih Jas Hujan
•     Merawat Gorden agar Tetap Indah
•     Gorden untuk Kamar Anak
•     Strategi Tampil Ramping
•     Kelas Dasar bagi Anak Tunagrahita Ringan
•     Ubah Mitos Tentang Anak Manja
•     Menghadapi Anak yang Manja
•     Ubah Mitos Tentang Anak Manja
•     Mengajarkan Anak Cinta Bahasa Indonesia
•     Pimpinan Parpol Pertanyakan Sikap Pemeritah
•     Menata Gazebo di Halaman Rumah
•     Manfaatkan Kelapa sebagai Tanaman Hias
•     Budi Daya Tanaman Obat Keluarga
•     Memilih Furniture untuk Ruang Keluarga
•     Kenali Jenis Ruang Keluarga
•     Berharap Pemerataan Proyek Air Bersih
•     Pilih Meja Belajar yang Tepat
•     Memilih Furniture Ruang Belajar Anak
•     Buat si Kecil Betah Belajar
•     Kontak Alergi Akibat Tato Temporer
•     Solusi Atasi Anak Malas Belajar
•     Memilih Pakaian Bayi di Musim Dingin
•     Tetap Cantik di Musim Dingin
•     Pendidikan Karakater dalam Keluarga
•     Kiat Melatih Anak agar Mandiri
•     Membentuk Anak Mandiri
•     Hukum Adat Bali ''Matindih'' dalam Pengangkatan Anak
•     Buat Nyaman Ruang Keluarga
•     Jumat, 8 Juli 2011
•     Rujuk
•     Komunikasi yang Sehat untuk Memahami Anak Remaja
•     Ajari Anak-anak Memaafkan
•     Komunikasi yang Sehat untuk Memahami Anak Remaja
•     Program Acara BALI-TV
•     Latihan Awal bagi Anak Tunagrahita Ringan
•     Tips Menata Ruang Sempit
•     Memilih Gorden
•     Program Acara BALI-TV
•     Anak Susah Makan
•     Ada Fase Membangkang
•     Hindari Minum Susu Berlebihan
•     Trik Tepat Memancing Selera Belajar Anak
•     ''Terus, Terus... Prit, Ya Stop''
•     Bayi Tabung Solusinya
•     ''Problema'' Kesuburan
•     Memilih Kursi dan Meja yang Pas
•     Minimalis, Sesuaikan Penghuni Rumah
•     Mengatasi Anak Manja
•     Bahayakan Perkembangan Otak
•     Hindari Empat Penanganan yang Salah
•     Tekan Pergaulan Seks Bebas Remaja Perlu Diberi Pelajaran Seks
•     Serai Gantikan Racun Nyamuk
•     Kunci Keberhasilan Mengatasi Anak "Sindroma Down"
•     Keberaksaraan Anak Indonesia Masih''Rabun dan Lumpuh?''
•     Emosi, Ayah Tiri Dibogem
•     Melewati Masa Lajang dengan Menyenangkan
•     Menyikapi Rasa Takut pada Diri Kita
•     Melewati Masa Lajang dengan Menyenangkan
•     Menyikapi Rasa Takut pada Diri Kita
•     Belajar dari Ponsel, Kenapa Tidak?
•     Kiat Memberi Nama pada Anak
•     Memformat Kembali Pendidikan Karakter
•     Membentuk Keluarga Harmonis dengan Bahasa Cinta
•     Selektif dalam Mencari Teman
•     Pentingnya Pendidikan Seni Sejak Usia Dini
•     ''MOS'' yang Edukatif dan Kreatif
•     Terapkan
•     Bakar Serangga, Terbakar
•     Cara Anak-Anak Memahami Makna Cinta
•     Tumbuh kembangkan Kemandirian Anak pada Usia Dini
•     Lima Aspek Keintiman dalam Perkawinan
•     Usai Jalan-jalan, Pacar Dipolisikan
•     Mengajarkan Anak-anak "Magic Words" Sejak Kini
•     Anak Jenuh Belajar Atasi dengan Terapi Bermain
•     Menjadi Ayah yang ''Super''
•     Gerakan Pramuka dapat Membentuk Karakter
•     Istri Menghilang, Lapor Polisi
•     Oknum Guru itu Bantah Berselingkuh
•     Polisi Sebar Foto Pemerkosa
•     Mengembangkan Bakat Anak di Rumah
•     Bayi Kembar Tiga Lahir Setelah Sempat Keguguran
•     Asas Pengajaran untuk Anak Tuna Grahita
•     Mengembangkan Kreativitas Imajinatif Anak
•     dr. Yenny Ayuningtyas H
•     Anak-anak di Era Digital
•     Belajar Sains Sambil Bermain
•     Jelang Upacara Batara Turun Kabeh Trotoar di Besakih Mendesak Diperbaiki
•     Belajar Sains Sambil Bermain
•     Jangan Biarkan Anak Nonton TV Terus
•     Sisi Gelap Internet bagi Anak
•     Perlu, Berterima Kasih pada Anak
•     Sakit, Ditinggal Istri, Suami Lapor Polisi
•     Belajar Sambil Bermain, Mungkinkah?
•     Permainan Sederhana untuk Anak
•     ''Facial'' Tepat untuk Wajah
•     Bagaimana Hilangkan Rasa Takut Anak?
•     Cegah Kekerasan Terhadap Anak
•     Rebutan Anak, Main Pukul, Dipolisikan
•     Membantu Anak Meredam Emosi
•     Pendidikan Karakter Makin Merosot?
•     Resolusi Tahun Baru buat Anak
•     Menanam Sikap Antikorupsi dalam Pendidikan Moral di Sekolah
•     Gugah Dewan Wujudkan Perda dan Anggaran Pro-Gender
•     Menciptakan Ruang Aman untuk Anak
•     Mengapa Remaja Cenderung Melawan?
•     Memahami Penyebab Anak Sulit Konsentrasi
•     Biarkan Anak Baca Komik
•     Ajarkan Anak Sifat Sayang Sesama Mulailah dari Lingkungan Keluarga
•     Anak-anak Tumbuh Jadi Diskriminatif?
•     Mencari Usia Ideal Menikah
•     Figur Ayah dalam Keluarga
•     Program PKK Sejalan dengan Program Pemerintah
•     Buruk, Dampak Tayangan Horor bagi Anak
•     Jika Anak Ikuti Les Musik
•     Anemia dalam Kehamilan,Mengapa harus Dicegah?
•     Kasus Illegal Logging di Jembrana Makin Marak Hutan Dikapling-kapling, Musibah Makin Meningkat
•     Asah Kejeniusan Anak Sejak Dini
•     Anak Kreatif Itu Banyak Bertanya

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak