Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Kabupaten
05 April 2013 | BP
Masuknya Pegawai Kontrak dalam Daftar Pengangkatan CPNS
Dewan akan Panggil Kepala BKD
Singaraja (Bali Post) -

Komisi A DPRD Buleleng segera memanggil Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk diajak rapat dengar pendapat (RDP) terkait masuknya nama pegawai kontrak dalam daftar pegawai honor daerah (honda) yang akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemkab Buleleng. Sesuai jadwal, RDP dengan BKD akan dilaksanakan Kamis (11/4) pekan depan.

Ketua Komisi A DPRD Buleleng, Wayan Teren, Kamis (4/4) kemarin, mengatakan pihaknya mengundang BKD Buleleng untuk dimintai mengklarifikasi terkait masuknya nama pegawai kontrak dalam daftar usulan pegawai honda yang akan diangkat menjadi CPNS. Dalam rapat nanti, Komsi A akan meminta secara detail data jumlah pegawai honda baik kategori buku I dan kategori buku II yang akan diusulkan untuk diangkat menjadi CPNS. "Kami akan minta penjelasan terkait data pegawai honda dan proses pengangkatannya," katanya.

Teren mengatakan, secara detail pihaknya belum menerima pengaduan dari masyarakat terkait pengumuman daftar nama pegawai honda yang sudah masuk dalam kategori buku II untuk diangkat menjadi CPNS. Dia mengaku mengetahui permasalahan tersebut ketika mencuat di media massa. Meski demikian, Teren menyatakan munculnya nama-nama pegawai kontrak dalam daftar pegawai honda kategori buku II jelas-jelas merupakan hal yang keliru.

Apalagi sejauh ini belum ada aturan yang menyatakan bahwa pegawai kontrak bisa diangkat menjadi CPNS. Selama ini yang sudah ada ketentuannya hanya pengangkatan tenaga honda kategori buku I dan buku II menjadi CPNS. Atas kondisi ini, pihaknya meminta BKD untuk segera melakukan perbaikan terhadap kekeliruan data tersebut, sehingga tidak ada kecurigaan masyarakat terkait proses pengangkatan pegawai honorer yang sudah masuk dalam buku II.

Sebelumnya, BKD Buleleng mengumumkan nama 664 nama pegawai honorer yang masuk kategori buku II yang akan diangkat menjadi CPNS tahun 2013. Setelah ditelusuri ternyata ada dua orang pegawai honorer namanya ditulis ganda. Selain itu, dalam daftar pegawai honda itu juga ditemukan sejumlah nama pegawai kontrak. (kmb)




[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak