Denpasar (Bali Post) -
Kubu Perseden Denpasar tidak menggubris rencana Persekat Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), yang berniat mundur pada putaran kedua kompetisi Divisi II Nasional Grup F. Pasalnya, kepastian mereka berpartisipasi tergantung pada pertemuan teknik menjelang digulirnya putaran kedua.
Pelatih Perseden AA Alit Supartana menyebutkan, walaupun menyatakan mundur, Persekat belum tentu absen, mengingat pertemuan teknik yang paling menentukan. ''Kami tunggu pada pertemuan teknik. Jika mereka datang berarti ikut ambil bagian. Sebaliknya, kalau tak nongol menandakan mereka benar-benar mengundurkan diri,'' paparnya di Denpasar, Senin (16/4) kemarin.
Seandainya Persekat resmi mundur, otomatis ketiga tim, yakni PSIL Lumajang, Persap Alor, dan Perseden, mendapat tambahan poin 3 pada putaran kedua yang akan digelar di Lumajang. Rombongan Tim Laskar Catur Muka dijadwalkan bertolak ke Lumajang pada 19 atau 20 April nanti.
Asisten pelatih AAK Bramastra juga tidak mempermasalahkan apakah Persekat ikut atau mundur. ''Kalau pesertanya tiga tim, kami makin optimis bisa lolos,'' ungkapnya.
Di sisi lain, Humas Perseden Dewa Gede Rai mengaku belum menerima jadwal pertandingan putaran kedua, termasuk apakah Persekat mundur atau tidak. ''Kami menunggu jadwal dari PSSI, tetapi belum turun,'' jelasnya.
Dewa Rai optimis Perseden bisa melenggang ke babak berikutnya, meskipun Persekat ambil bagian. ''Saya yakin kalau diambil tim juara dan runner-up Grup F, Perseden lolos,'' ucapnya.
Dalam latihan di Stadion Kompyang Sujana kemarin, beberapa pemain Perseden tidak datang. Junius, Agus Novic Saputra, dan Lucky Adi Nugroho tidak berlatih karena mengikuti ujian nasional, sedangkan sejumlah pemain lainnya absen berlatih karena sibuk kuliah. (022)
|