Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Nasional/Politik
15 September 2012 | BP
Debat Cagub Memanas
Jakarta (Bali Post) -
Debat cagub dan cawagub DKI, Jumat (14/9) kemarin berlangsung cukup panas, terutama saat memasuki sesi tanya jawab.
Menjawab pertanyaan cagub Joko Widodo (Jokowi), cagub Fauzi Bowo (Foke) mengatakan bahwa PPATK sudah mengoreksi. ''Saya kira tidak pantas mengandalkan informasi yang tidak benar, apalagi untuk menanggapi kepentingan orang banyak,'' tutur Fauzi Bowo.
Joko Widodo lantas dipersilakan untuk menanggapi pernyataan Foke. ''Mengenai data PPATK itu, PPATK itu memberikan angka berdasarkan fakta,'' ujar Jokowi mengawali tanggapannya sembari tersenyum, kemudian langsung dipotong Foke.
''Pak Joko, mohon maaf, Pak Joko mohon maaf. Kalau Pak Joko bukan calon gubernur ini tidak masalah, tetapi karena Pak Joko calon gubernur, ini bisa masalah bagi masyarakat banyak,'' paparnya.

Putaran Kedua
Sementara itu, sejumlah survei mengunggulkan Jokowi dalam putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Telesurvei yang dilakukan oleh Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG) menunjukkan, pasangan Joko Widodo-Basuki Thahaja Purnama (Ahok) tetap diunggulkan dalam pertarungan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada 20 September 2102 nanti.
''Sebagian besar responden yang diteliti memilih pasangan Jokowi-Ahok untuk memimpin DKI-1. Pasangan ini mendapatkan dukungan responden sebanyak 36,74 persen dari 1.250 responden yang diteliti,'' kata Koordinator Divisi Riset dan Penerbitan SSSG Ilman Nafian saat presentasi hasil survei di Jakarta, Jumat kemarin.
Sementara pasangan incumbent yang didukung partai-partai besar, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, memperoleh dukungan responden sebanyak 29,47 persen. Sekitar 22,04 persen responden belum memutuskan pilihannya, 2,72 persen menyatakan golput dan 9,03 persen responden tidak menjawab/tidak tahu.
Sementara itu hasil survei yang dilakukan Indonesia Network Elections Survey (INES) memperkirakan pasangan Jokowi Widodo-Basuki Tjahaja Purnama akan memenangi putaran kedua Pilgub DKI Jakarta pada 20 September 2012. ''Hasil survei menyebutkan 72,48 persen akan memilih pasangan Joko Widodo dan Basuki. Sementara yang memilih pasangan Fauzi Bowo -Nachrowi Ramli hanya 27,52 persen,'' ujar Direktur Eksekutif INES Sutisna Tri Sasono, Jumat kemarin. (kmb/ant)

[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak