Untitled Document
Untitled Document
» Berita Nasional/Politik
09 Februari 2010 | BP
Jadi Penggiring Paket Eka-Jaya, Fraksi Demokrat Laporkan PNS ke Menpan
Denpasar (Bali Post) –
Fraksi Demokrat DPRD Bali tidak bisa menerima adanya eksploitasi para
Pegawai Negeri Sipil ((PNS) untuk ikut serta dalam rombongan pengantar
pasangan Eka Wiryastuti-Komang Sanjaya, pada tahapan Pilkada Tabanan,
Senin lalu. Maka dari itu,partai pemenang Pemilu ini memutuskan melaporkan
para PNS itu ke Menteri Pendayaan Gunaan Aparatur (Menpan), sebagai
konsekuensi terlibat dalam politik praktis.
Ketua Fraksi Nengah Tamba menyatakan, pihaknya sudah memiliki bukti akurat
tentang keterlibatan para PNS itu. Diantaranya bukti tanda tangan absensi
serta bukti lain, yang menunjukkan para PNS tersebut memang terbukti ikut
serta sebagai pengantar rombongan pasangan Eka-Jaya. ‘’Kami tidak perduli
apakah keikutsertaan mereka itu berdasarkan sukarela atau dipaksa. Yang
penting mereka benar terlibat. Soal sanksi,biarlah Menpan yang
memutuskannya,’’ tegas Nengah Tamba, Selasa (9/2). Pada kesempatan
itu, NengahTamba didampingi Korwil Tabanan Made Adnyana dan anggota Ngakan
Samudra.
Nengah Tamba menegaskan laporannya tersebut tidak bersifat main-main.
Baginya siapa yang bersalah, mesti bertanggung jawab atas semua perbuatan
yang dilakukannya itu. Pihaknya yakin Menpan secepatnya akan
menindaklanjuti laporannya itu. ‘’Sudah banyak bukti keterlibatan para PNS
tersebut kami kantongi. Selain bukti tanda tangan pada daftar absensi,
kami juga berhasil mendapatkan keterangan dari sejumlah saksi,’’ paparnya.
Sementara Made Adnyana bersikap lebih bijak dalam mencermati keikutsertaan
para PNS dalam tahapan Pilkada Tabanan. PNS lanjutnya, bagaikan buah
simalakama. Bila tidak ikut sebagai penggembira, sanksi berupa pemindahan
ke tempat terpencil sudah menanti. Tapi bila ikut, maka sanksi dari Menpan
pasti sudah menanti. ‘’Saya lihat dukungannya sudah tidak riil lagi.
Kebanyakan pendukung yang disertakan, semata-mata berdasarkan paksaan,’’
paparnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Made Adnyana, menjelang pasangan
Eka-Jaya mendaftar ke KPUD Tabanan sudah terdengar isu akan terjadi
pengerahan masa secara besar-besaran. Sekolah-sekolah sengaja diliburkan,
di mana para siswanya disuruh menbawa bendera sehingga mengesankan meriah.
Begitu pula PNS, kehadirannya juga diharapkan sebagai penggembira pasangan
Eka-Jaya.
Selain melapor kepada Menpan, baik Made Adnyana mau pun Nengah Tamba agar
Panitia Pengawas (Panwas) bekerja sesuai proporsinya. Jika memang benar
terjadi pelanggaran tahapan Pilkada, secepatnya disampaikan. Dengan
demikian tidak akan lagi kesalahan yang sama untuk keduakalinya.(015)

[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak