Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Pendidikan&Dongeng
22 Mei 2013 | BP
24 Mei, Pengumuman Kelulusan UN SMA/SMK
Denpasar Umumkan Via Internet
Denpasar (Bali Post) -

Penundaan jadwal pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK di 11 provinsi di Indonesia, termasuk Bali, ternyata tidak berpengaruh terhadap jadwal pengumuman kelulusan UN. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tetap pengumuman kelulusan UN SMA/SMK dilakukan sesuai jadwal semula yakni tanggal 24 Mei 2013 mendatang. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Drs. A.A. Ngurah Gde Sujaya, M.Pd. mengatakan hal itu, Selasa (21/5) kemarin.

Menurut Sujaya, pihaknya hingga saat ini belum menerima informasi penundaan pengumuman hasil ujian. Ini berarti, pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK tetap berpegang pada jadwal yang diterbitkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai penyelenggara UN. ''Pengumuman kelulusan peserta UN jenjang SMA/SMK akan dilakukan pada tanggal 24 Mei 2013. Belum ada perubahan. Artinya, pengumuman tetap dilakukan tanggal 24 Mei mendatang,'' kata Sujaya.

Sujaya menambahkan, panitia UN provinsi telah mengirimkan hasil pemindaian lembar jawaban peserta ke pusat. Pengiriman itu telah dilakukan pekan lalu. Setelah ada pemberitahuan dari panitia pusat, selanjutnya pihak Disdikpora Provinsi Bali akan menjemput langsung hasil UN SMA/SMK ke pusat. Sehari menjelang pengumuman, hasil UN diperkirakan sudah di tangan panitia provinsi. ''Menjelang pengumuman, Disdikpora Bali akan menggelar pertemuan dengan Disdikpora kabupaten/kota. Kegiatan tersebut sekaligus untuk serah terima hasil UN ke daerah. Sesuai jadwal yang ditetapkan, barulah Disdikpora kabupaten/kota menyerahkan hasil UN ke sekolah untuk diumumkan,'' katanya.

Sebelum diumumkan ke siswa, katanya, dewan guru di masing-masing sekolah akan menggelar rapat untuk menentukan kelulusan peserta ujian. Siswa yang lulus UN tidak secara otomatis bisa lulus satuan pendidikan atau menamatkan pendidikan SMA/SMK. Untuk bisa menamatkan pendidikan, mereka juga diwajibkan lulus ujian sekolah dan dinyatakan berkelakuan baik oleh pihak sekolah. ''Jika salah satu dari persyaratan itu tidak dipenuhi, maka siswa bersangkutan dinyatakan tidak lulus dari satuan pendidikan. Dengan kata lain, siswa baru bisa menamatkan pendidikannya jika berhasil lulus UN, lulus ujian sekolah dan berkelakuan baik,'' katanya mengingatkan.



Via Internet

Dihubungi terpisah, Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar Drs. Wayan Supartha, M.Pd. mengatakan, guna meminimalisasi terjadi aksi corat-coret seragam sekolah maupun konvoi pelajar dengan sepeda motor saat pengumuman kelulusan, Disdikpora Kota Denpasar akan mengumumkan kelulusan SMA/SMK via internet. Siswa bisa melihat pengumuman hasil kelulusan UN secara online melalui portal unas.siap-online.com/denpasar. ''Kami sudah menyosialisasikan dan menginstruksikan sekolah-sekolah agar mengarahkan anak-anak melihat hasil pengumuman UN via internet,'' katanya.

Dengan diumumkan via internet, katanya, peserta UN tidak perlu datang ke sekolah karena pengumuman kelulusan tersebut bisa diakses di mana saja. Jika siswa memang datang ke sekolah, Supartha meminta pihak sekolah mewajibkan siswanya mengenakan pakaian adat saat pengumuman berlangsung yang dilanjutkan dengan persembahyangan bersama sebagai tanda syukur. ''Ini salah satu strategi kami untuk meminimalisasi aksi corat-coret dan konvoi sepeda motor yang seringkali terjadi saat pengumuman kelulusan UN,'' tegasnya. (kmb13)

[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak