Denpasar (Bali Post) -
Kontingen tuan rumah Indonesia untuk sementara bertengger di posisi teratas dalam perolehan medali Asian Beach Games (ABG) I/2008 di Bali. Pada hari kedua, Minggu (19/10) kemarin, kontingen Merah Putih meraih 5 medali emas.
Dari data yang diperoleh di pusat media (MPC) ABG 2008 di Inna Grand Bali Beach, Sanur, dua emas masing-masing disumbangkan cabang pencak silat dan perahu naga (dragon boat), sedangkan satu emas lagi berasal dari cabang selancar (surfing).
Cabang pencak silat menjadi pembuka emas bagi Indonesia melalui atlet asal Bali I Gusti Ngurah Arya Yudaparmita. Arya meraih emas di nomor seni dengan nilai terbaik 457. Ia mengungguli pesaingnya dari Vietnam Anh Nguyen Viet dengan nilai 450 dan Muhammad Khairul Bahrin (Brunei Darussalam) dengan nilai 449. Sukses Arya kemudian diikuti pasangan Sang Ayu Ketut Sidan/Ni Made Dwi Yanti yang turun di nomor seni ganda putri.
Pasangan tuan rumah membukukan nilai 570, diikuti Binh Nguyen Thi/Thao Vu Thi (Vietnam) dan Maslinda Zakaria/Kamilah Sulong (Malaysia) dengan nilai 562 dan 535, masing-masing di posisi kedua dan ketiga.
Sukses cabang pencak silat ternyata menjadi lokomotif bagi cabang dragon boat atau perahu naga. Cabang perahu naga yang dilangsungkan di pantai Danau Suwung Barat ini juga mempersembahkan dua emas masing-masing di nomor 1.000 meter putra dan putri.
Pada bagian putra, tim Indonesia tampil tercepat dengan catatan waktu 4 menit 29,24 detik, mengalahkan Myanmar (4 menit 34,29 detik) dan Filipina (4 menit 42,91 detik).
Sementara di bagian putri, Sarce dkk. mencapai finis pertama dengan total waktu 10 menit 01,83 detik, diikuti Cina dan Makau yang terpaut beberapa detik.
Sementara medali emas kelima Indonesia direbut dari cabang olahraga selancar melalui I Made Widiarta di nomor papan pendek (short board). Di babak final, Widiarta mengalahkan rekannya, I Made Raditya Rondi, dengan raihan nilai 18,5 berbanding 17,2. Medali perunggu direbut peselancar asal Jepang, Shigenori Suzuki.
Sukses meraih lima emas ini tentu membuat kubu Indonesia sumringah. Chef de mission (CDM) kontingen Indonesia Djoko Pramono terlihat gembira. Menurut mantan Danjen Marinir ini, hasil 5 emas ini merupakan anugerah dari Tuhan Yang Kuasa. 'Meski dalam kondisi yang serba terbatas, para atlet ternyata mampu memberikan yang terbaik. Dan, hasil 5 emas ini adalah bukti nyata bahwa semangat atlet kita sangat tinggi,' kata Djoko.
Sehari sebelumnya, Djoko mengatakan bahwa pasukannya menargetkan untuk setidaknya meraih sembilan medali emas dari total 68 emas yang disediakan. Kini, dengan hasil 5 emas ini tentu peluang sangat terbuka untuk mencapai target atau bahkan bisa melampaui target karena masih ada cabang andalan lain yang belum menggelar nomor final.
Djoko kemudian memprediksi cabang lain yang diharapkan untuk menyumbang emas adalah binaraga, voli pantai, selancar angin, paragliding, sepak takraw dan jet ski. (tim BP)
|