Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Kabupaten
30 Mei 2013 | BP
Pelaku Pemerkosaan Bertambah,Empat Orang Masih di Bawah Umur
Gianyar (Bali Post)-

Jumlah pelaku pemerkosaan Ni Nyoman Luh SM (17) asal Banjar Lebah, Desa Bedulu, Blahbtauh, kini bertambah. Polisi yang sebelumnya mengungkap 12 orang, dan tujuh telah ditangkap, kini bertambah menjadi 15 orang. Semuanya diamankan di Polres Gianyar untuk menjalani pemeriksaan, Rabu (29/5) kemarin.

Seizin Kapolres, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Nengah Sadiarta mengatakan, awal dari laporan dugaan pemerkosaan ini lantaran orang tua korban mendengar isu buruk terhadap anaknya. Saat dikonfirmasi, anaknya membenarkan hal itu sehingga membuat orang tuanya naik pitam dan melaporkan ke polisi.

Dari laporan dugaan pemerkosaan itu, polisi mengungkap 12 orang pelaku. Setelah dikembangkan pelaku bertambah dan tempat kejadiannya pun bertambah. Dari dua lokasi menjadi empat lokasi. ”Sampai saat ini sudah kita amankan 15 orang pelaku. Kita masih melakukan pengembangan lebih lanjut,” jelas Sadiarta.

Disebutkan dari 15 pelaku yang kini diamankan di Polres Gianyar, ada empat orang pelaku masih di bawah umur. Sehingga nantinya untuk pemeriksaan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Bapas. Saat ini pemeriksaan mereka yang di bawah umur hanya didampingi oleh orangtuanya. Sedangkan ancaman hukuman, semua pelaku didalilkan dengan pasal 81 UU Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlidungan Anak, mengingat umur korban yang tahun ini lulus SMA sekitar 17 tahun, lebih lima bulan.

Dari pengembangan penyidikan yang dilakukan oleh polisi, tempat kejadian perkaranya juga bertambah, dari tiga menjadi empat lokasi. Meski sebagian besar pelaku membantah memperkosa, namun mereka dipastikan terjerat pencabulan gadis di bawah umur.

Sebelumnya, dari 12 orang yang terungkap, tujuh orang telah diamankan di Polsek Blahbatuh. Di antaranya, Kadek End (15) dan Wayan Y (20) asal Banjar Penulisan, Desa Medahan, Ngurah G (31), Wayan K (18) dan Nyoman R (22) asal Banjar Taman Bedulu, Kadek Agus D (17), asal Banjar Tengkulak Kaja, Pande S (17) asal Tengkulak Kaja Kangin.

Dari pengembangan kasus, akhirnya kelima belas orang yang ditetapkan sebagai tersangka kini diamankan di Polres Gianyar. Menariknya, para pelaku yang masih ingusan itu saling menyalahkan temannya serta mengaku hanya ikut-ikutan. Sebagian besar pelaku mengaku jika saat berhubungan tidak memaksa dan korban pun disebutkan tidak menolak.

Kasus ini berawal dari jalinan kisah cinta antara korban dengan salah seorang pelaku Kadek Agus D (17). Saat kejadian, Agus membawa korban ke rumah salah seorang temannya, Wayan K (pelaku lainnya) di Banjar Taman, Bedulu. Kebetulan saat itu rumah sepi. Beberapa saat kemudian, lima pelaku lainnya berdatangan ke TKP. Hingga akhirnya kasus pencabulan itu terjadi, hingga seluruh pelaku berhasil menggagahi korban. (kmb16)



[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak