Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Kabupaten
18 April 2013 | BP
Tersangka Pencuri
Negara (Bali Post) –

Kasus pencurian pratima di Pura Taman Beji, Candikusuma dengan

tersangka warga Tuwed, Aldi Candra Wijaya (39) telah dilimpahkan ke

Pengadilan Negeri (PN) Negara, Selasa (16/4) lalu. Artinya, dalam waktu dekat kasus ini segera disidangkan di PN Negara. Kasus pencurian dengan pengerusakan ini diterima Kejaksaan Negeri Negara dari Polres Jembrana sejak, Rabu (3/4) lalu. Kejaksaan menitipkan barang bukti pratima yang dicuri di pura setempat mengingat barang bukti itu benda sakral.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani kasus tersebut, Adi Wibowo

seizin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Negara Teguh Subroto, S.H., Rabu (17/4) kemarin membenarkan telah dilimpahkannya kasus pencurian di areal pura tersebut. Barang bukti pratima yang diamankan sementara

dititipkan di Pura Taman Beji yang merupakan lokasi pencurian. “Waktu

pelimpahan (kejaksaan), barang bukti itu dibawa selanjutnya langsung

kami titipkan lagi. Mengingat itu benda sakral dan tidak bisa kami

tempatkan di gudang barang bukti,” terangnya.

Saat dititipkan, JPU bersama petugas barang bukti, Ketut Arya Tangkas diterima langsung oleh Ni Ketut Sulastri. Pratima itu di antaranya sebuah Patung Naga dan Dewi serta dua gelang berlapis emas dan batu permata. Pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 kelima KUHP dengan hukuman paling lama 7 tahun penjara.

Sebelumnya, tersangka diamankan polisi pada awal Februari lalu di

Rumahnya, Banjar Puseh, Desa Tuwed, Melaya. Saat mencuri pratima yang

disimpan di Gedong Simpen itu pelaku memecah kaca dengan batu. Kotak

penyimpanan dari kayu dibuang ke laut. Selain pratima, barang bukti

yang diamankan, yakni sepeda motor Suzuki Shogun DK 5626 ZI, jaket hitam, helm yang dikenakan saat mencuri dan sebuah batu untuk memecah kaca.

Menurut informasi, sidang akan digelar pekan depan dengan Majelis

Hakim Made Pasek. (kmb26)

[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak