Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Kabupaten
30 Juli 2012 | BP
Empat Siswa SDN 2 Bebalang Kesurupan
Empat Siswa SDN 2 Bebalang Kesurupan
Bangli (Bali Post)-Kegaduhan selepas pelaksanaan Puja Tri Sandya terjadi di SDN 2 Bebalang Bangli, Sabtu (28/7) lalu, pukul 07.00 wita. Pasalnya empat siswa kesurupan menangis sambil berteriak-teriak. Mereka melontarkan kata-kata yang bertalian dengan upacara ngaben massal yang banyak dilakukan sejumlah desa di Bangli. Termasuk di Banjar Bebalang Kelurahan Bebalang. Takut merembet ke siswa yang lain, akhirnya seluruh siswa dipulangkan.

Dari informasi orangtua siswa dan warga yang berhasil dihimpun setelah kejadian itu menyebutkan, siswa yang kesurupan menyebut-nyebut nama leluhurnya. Salah satu pelajar yang raganya dimasuki roh leluhur berasal dari Dusun Sedit. Padahal dalam kesehariannya siswa tersebut termasuk pelajar yang periang dan suka berceloteh. Dalam kesurupan dia sempat menyebut-nyebut nama leluhur.

Begitu pula pelajar lain, juga dirangsuki roh leluhurnya. Dia juga menyebut prosesi ngaben. Khusus wilayah Bebalang, ngaben massal dilaksanakan di setra Bebalang.

Khawatir, kesurupan itu semakin merembet menimpa pelajar lain, akhirnya seluruh siswa yang berjumlah 118 orang dipulangkan oleh guru sekolah tersebut.

Kasek SDN 2 Bebalang I Dewa Gede Raka ketika dikonfirmasi, Minggu (29/7) kemarin, membenarkan kejadian itu. Kesurupan bermula dari salah satu pelajar. Kemungkinan lantaran takut melihat pelajar yang sudah terlebih dahulu kesurupan, tiga siswa lainnya ternyata ikut kesurupan. Diakui, dalam kesurupan itu pelajar tersebut menyebut-nyebut nama leluhur mereka yang sudah meninggal.

Akhirnya ke empat pelajar itu katunasang tirta (air suci) di padmasana sekolah. Setelah sadar seluruh pelajar dipulangkan kepada orangtuanya. Termasuk empat pelajar yang kesurupan tersebut. (kmb17)



[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak