Untitled Document
» Berita Kabupaten
21 Juli 2012 | BP
Jelang Puasa, Umat Muslim Nyekar di Makam Keluarga
Tabanan (Bali Post) -

Umat Muslim di Tabanan memiliki tradisi unik menyambut datangnya bulan puasa Ramadhan. Mereka menggelar tradisi nyekar atau tabur bunga di pemakaman Kampung Jawa, Desa Dauh Peken, Tabanan, Jumat (20/7) kemarin. Tradisi turun-temurun ini untuk mendoakan para leluhur, sekaligus memohon maaf menyambut datangnya puasa.

Pemakaman Muslim yang dibangun sejak zaman Kerajaan Tabanan ini selalu ramai ketika puasa tiba. Selain puasa, umat Muslim melakukan nyekar ketika Idul Fitri dan Idul Adha. ''Ini tradisi tahunan. Sebelum puasa, kami menyambangi makam untuk berdoa,'' kata Rina (28), salah satu peziarah, kemarin. Gadis ini datang bersama keluarga, lalu menabur bunga di seluruh pusara leluhur keluarga.

Juru kunci pemakaman Jawa di Tabanan, Sumarji (60) menegaskan, sebelum puasa, warganya selalu rutin mengunjungi makam. Ritual ini mulai digelar tiga hari sebelum puasa berlangsung. ''Hari ini (kemarin-red) yang terakhir, besok (hari ini-red) kami harus mulai puasa,'' katanya.

Ketika nyekar, warga juga membersihkan makam keluarga masing-masing. Kegiatan ini, katanya, untuk menghormati para leluhur. Menurutnya, sesuai keyakinan Muslim, ketika bulan puasa, keluarga yang sudah meninggal akan mendapatkan pengampunan penuh selama sebulan. Karena itu, keluarga menyiapkannya dengan ritual nyekar. Ritual ini akan diakhiri ketika Idul Fitri tiba, sebulan mendatang.

Pemilik makam Jawa di Tabanan terdiri dari 600 KK. Mereka berasal dari berbagai keturunan suku, seperti Jawa dan Bugis. Konon, makam ini sudah ada sejak zaman pemerintahan Kerajaan Tabanan. Luasnya mencapai hampir satu hektar. Seiring meningkatnya kebutuhan lahan makam, pengelola pemakaman membuat peraturan dilarang membuat bangunan di atas makam.

Selain di Tabanan, kondisi serupa juga terjadi di Denpasar. Makam umat Islam di Kelurahan Wanasari, Kota Denpasar, juga dipadati peziarah yang belum menunaikan ibadah puasa pada Jumat kemarin. Sejak pagi umat Muslim sudah mendatangi pemakaman umum itu dan diperkirakan akan terus meningkat hingga malam hari karena awal puasa baru Sabtu (21/7) ini.

H. Muchtar Bashir selaku penanggung jawab Pemakaman Muslim Wanasari mengatakan, para peziarah juga sudah banyak berdatangan sehari sebelumnya karena mereka mengira awal puasa yang diumumkan pemerintah jatuh pada hari Jumat. Namun pemerintah memutuskan awal puasa jatuh pada Sabtu.

Panitia pemakaman setempat juga telah menyiapkan lampu sorot yang mampu menerangi areal pemakanan pada malam hari apabila masih ada peziarah yang nyekar ke makam keluarga mereka.

Dari pantauan kemarin, ratusan peziarah silih berganti datang ke pemakaman umum itu, tidak hanya dari Kota Denpasar melainkan pula dari daerah lain di Bali di antaranya Bangli, Gianyar, dan Tabanan.

Salah seorang peziarah, Tuti Wijayanti, menjelaskan ziarah ke makam sehari menjelang bulan puasa merupakan tradisi yang tidak pernah absen dilakukan dalam keluarganya. "Ziarah ke makam orang tua sudah menjadi kebiasaan keluarga kami dan umat Muslim umumnya, sebagai upaya untuk mengingat kembali orang tua yang telah mendahului," katanya.

Dia mengatakan, tidak hanya pada saat menjelang bulan puasa, biasanya umat Muslim juga mendatangi makam keluarga dan kerabatnya pada hari-hari tertentu seperti pada hari Kamis dan Jumat. Meskipun cuaca di Denpasar cukup panas, tidak menyurutkan niat ratusan umat Muslim untuk mendatangi makam anggota keluarga mereka. Para peziarah kemudian menaburkan aneka jenis bunga di atas pusara dengan diiringi pembacaan Surat Yasin dan doa. (kmb30/kmb)





[ Kembali ]
•     Warga Emosi, Tim Hanya Tempel Pengumuman di Tiga Desa
•     Pascaterbakar Renovasi Pasar Kidul Lambat
•     Di Tabanan Tiga Perumahan Bodong Dikeluhkan
•     Bappeda Telusuri Status Proyek Jalan Bantang Banua
•     Dana Hibah Parpol Terancam Tidak Cair
•     Staf Dewan, Tukang Kebun, dan Tukang Sapu Ikut Kunker
•     Kota Bangli Terendam
•     Puluhan Gepeng dan Asongan Ditertibkan
•     Gianyar Perlu Depo Kearsipan
•     Tabrak Jembatan, Jatuh ke Jurang, Tewas
•     Penalti Tower Pemkab Diselamatkan Perda
•     Pengelolaan Sampah Buruk Jembrana Gagal Raih Adipura
•     Kantor Desa Dibobol 12 Karung Raskin Raib
•     Tunjangan Sertifikasi Belum Cair
•     Kapasitas RPH Temesi 100 Ekor Sehari Baru Potong Sapi 20
•     Presiden Pernah Instruksikan Selesai 2010
•     Bupati Gde Agung Evaluasi Pelaksanaan APBD TA 2013
•     Ombudsman Bertemu Pansus CPNS Badung

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak