Bangli (Bali Post) -Setelah sempat dirujuk ke IRD RSUD Bangli Sabtu (14/7) malam, anak buah Susrama Minggu (15/7) kemarin pagi, diboyong kembali ke Rutan Bangli. Sebelumnya dia nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum cairan detergen di dalam sal tahanan blok C Rutan Bangli.
I Nyoman Rencana asal Kubu Bangli sebelumnya divonis 20 tahun. Terpidana pembunuh Prabangsa itu kini menjalani perawatan lanjutan oleh dokter di Rutan Bangli. Diboyongnya kembali Rencana menuju Rutan Bangli itu diduga lantaran pertimbangan keamanan. Mengingat kejiwaan Rencana sangat labil.
Sebelum diboyong menuju Rutan Bangli, mantan pengawal pribadi Susrama dan mantan Bupati Arnawa itu sempat menjalani perawatan satu malam di IRD RSUD Bangli. Ketika dirawat, terpidana diberikan cairan infus serta bantuan oksigen melalui hidung. Sejak dirujuk pukul 18.30 wita, tingkat kesadaran Rencana mulai pulih dan berangsur membaik.
Sejumlah personel Buser dari Polres dan Polsek Kota Bangli juga sempat berdatangan menuju IRD RSUD Bangli. Selama terpidana menjalani perawatan, mereka dijaga dari kepolisian dan sejumlah petugas Rutan Bangli.
Sarwono Kepala Rutan Bangli kemarin, mengakui, tingkat emosional serta kejiwaan Rencana sangat labil. Setelah kondisi kesehatannya berangsur pulih, pihaknya memutuskan untuk membawa kembali Rencana ke Rutan. Selanjutnya, perawatan dilakukan tim medis Rutan Bangli. Untuk merawat seluruh tahanan di Rutan Bangli, pihaknya menyediakan seorang dokter dibantu dua orang perawat.
Jika ada sesuatu bersifat emergensi, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak RSUD Bangli. Labilnya kejiwaan Rencana sangat wajar mengingat dia mesti menunggu waktu 20 tahun. (kmb17)