Untitled Document
» Berita Kabupaten
28 Mei 2012 | BP
Truk dan ''Pick Up'' Adu Jangkrik
Satu Tewas, Tiga Luka-luka
Mangupura (Bali Post) -Kecelakaan maut terjadi di wilayah Jalan Raya Kapal, Badung, Minggu (27/5) pagi kemarin. Tabrakan adu jangkrik antara truk dan mobil pick up ini merenggut satu nyawa. Korban sopir mobil pick up DK 9985 GQ bernama I Wayan Ardawan (44), warga Banjar Mandul, Desa Luwus, Baturiti, Tabanan, meninggal akibat luka-luka yang dialaminya. Kecelakaan itu juga menimbulkan tiga korban luka-luka, yaitu dua penumpang mobil pick up masing-masing Ni Wayan Pujiani (40) dan Made Nani (40) serta sopir truk DK 9325 JF, Nyoman Sudibya, warga Banjar Juwet, Abiansemal, Badung.

Menurut Sudibya, kejadiannya berlangsung di Jalan Raya Kapal sekitar pukul 08.00 wita. Saat itu, ia mengemudikan truk bermuatan pasir dari arah utara. ''Saya datang dari arah Abiansemal menuju Buduk,'' ujarnya. Ia mengaku tidak memacu truknya dengan kecepatan tinggi karena takut pasir yang diangkut tumpah. ''Jalannya pelan-pelan, karena takut muatan pasir yang saya angkut tumpah,'' imbuhnya.

Tiba-tiba, lanjut Sudibya, dari arah berlawanan muncul mobil Carry yang sedang menyalip. Laju mobil Carry yang akhirnya diketahui dikemudikan Ardawan tersebut cukup kencang. Akibat terkejut, Sudibya mengerem truknya. Namun, Ardawan yang tidak menyangka ada truk dari arah berlawanan tidak sempat mengerem sehingga Carry yang ia kemudikan langsung menabrak truk dengan posisi saling berhadapan. Hal senada diungkapkan keluarga korban, Sumandi. Menurutnya, Ardawan kemungkinan lelah saat menyetir sehabis berjualan di Pasar Sanglah.

Semua korban dilarikan ke RS Kapal. Namun sayang, Ardawan meninggal setelah dua jam mendapatkan perawatan. Sementara korban Ni Made Nani yang mengalami luka dalam di bagian pelipis dekat mata, dirujuk ke RS Sanglah untuk menjalani CT-Scan. Istri Ardawan, Ni Wayan Pujiani yang juga menjadi salah satu korban, mengalami luka di pelipis kanan dan shock akibat kecelakaan tersebut. Sementara sopir truk, Sudibya hanya mengalami luka lecet dan lebam di kaki sebelah kanan. Jenazah Ardawan sendiri langsung dibawa pulang dan disemayamkan.

Menurut Kasat Lantas Polres Badung AKP M. Arif Joko, kecelakaan yang dialami Ardawan berawal ketika korban berupaya menyalip mobil Toyota Avanza DK 1530 XQ yang dikemudikan seorang mahasiswa, I Made Aru Putra Widya (35) asal Dusun Intaran, Desa Pikat, Dawan, Klungkung. Ketika Ardawan hendak menyalip, dari arah berlawanan muncul truk Isuzu Elf DK 9325 JF yang dikemudikan I Wayan Sudibya (44) asal Banjar Juwet, Desa Abiansemal, Badung.

Mantan Wakasat Lantas Polresta Denpasar ini menambahkan, di tempat lain, kecelakaan juga dialami Januarta. Seperti kecelakaan di Kapal, korban juga hendak menyalip kendaraan yang ada di depannya. Saat itu, korban mengendarai motor Yamaha DK 6804 XT. ''Saat menyalip, korban terlalu mengambil haluan ke kanan, sementara dari arah berlawanan muncul Daihatsu Grand Max DK 9603 AT yang dikemudikan I Made Subawa (34) asal Banjar Pagutan, Desa Padangsambian, Denpasar,'' ungkapnya.

Tabrakan pun tak bisa terelakkan. Benturan keras yang terjadi menyebabkan korban terpental. Warga yang melakukan pertolongan segera mengangkut korban untuk dilarikan ke RS Kapal. Namun sayang, nyawa korban juga tak tertolong. ''Korban mengalami CKB (cedera kepala berat),'' imbuhnya. (kmb24/kmb21)



[ Kembali ]
•     HUT Ke-56, Kodam IX/Udayana Gelar Tabur Bunga

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak