Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Kabupaten
29 April 2011 | BP
Soal Lokasi Bandara
Bupati Minta Jangan Saling Salip
Singaraja (Bali Post) -

Meski Kabag Humas dan Protokol Setkab Buleleng, Made Juniadi, sudah memberikan tanggapan, namun Bupati Bagiada merasa perlu untuk menanggapi lagi polemik rencana lokasi bandara internasional di Buleleng. Terkait adanya sekelompok orang dan tokoh yang mengusulkan lokasi bandara di wilayah Tejakula, Bagiada mengatakan bahwa semua pihak jangan saling mendahului dan menyalip di kegelapan.

"Siapa pun tokoh masyarakat, akademisi, LSM, hendaknya saling koordinasi dan mengisi apa pun kekurangan dalam membangun Buleleng. Jangan saling mendahului atau menyalip di dalam kegelapan," katanya Kamis (28/4) kemarin.

Menurut Bupati, adanya sekelompok orang membentuk advokasi untuk menentukan lokasi bandara adalah hal yang salah sasaran. Sebab, kata dia, pihak yang menentukan lokasi mana yang digunakan untuk pembangunan bandara adalah investor sesuai dengan hasil kajian tim studi kelayakan. "Tim studi kelayakan itu hingga kini masih berada di Bali," katanya.

Menurut Bagiada, Buleleng mendapat kesempatan membangun bandara adalah suatu perjuangan yang panjang. Tujuan pembangunan transportasi udara di Bali Utara agar tidak ada ketimpangan pembangunan dengan Bali Selatan. Hingga kini, pihaknya mengaku masih mempresentasikan ke Menteri dan Presiden agar mendapat dukungan dari pusat. "Investor dibawa oleh Bupati, yang berjuang Bupati, jangan sampai masyarakat Buleleng terprovokasi dengan statemen yang menyesatkan. Pembangunan bandara bukan masalah dekat dengan daerah lain, tetapi berdasarkan kajian teknis oleh investor," ujarnya.

Bagiada menyayangkan adanya wacana usulan Tejakula sebagai lokasi bandara sebagaimana disampaikan kalangan akademisi. "Selama ini saya diam bukan karena apa, tetapi akan merasa malu jika pembangunan bandara gagal karena terus diributkan dengan wacana di media. Lebih baik diam tetapi tetap bekerja," tegasnya. (kmb15)



[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak