Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Kabupaten
01 April 2011 | BP
''Ngaturang Ayah'' di Pura Batur
ISI Denpasar Menabuh Tiga Barungan Gamelan
Rombogan ISI Denpasar yang terdiri atas dosen, pegawai, dan mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) ngaturang ayah di Pura Ulun Danu Batur, Rabu (30/3) lalu. Rombongan seniman tari, karawitan dan pedalangan ini membaur di areal pura dengan tiga ''komandan'' gamelan yang berbeda. Di antaranya Pande Mustika bersama mahasiswa karawitan semester II dan IV menabuh gamelan Gong Gede, I.B. Nyoman Mas bersama mahasiswa semester VI dan dosen lainnya menabuh Gong Kebyar mengiringi tari Rejang Dewa, Baris Gede, dan Topeng Sidakarya, serta Ketut Suryatini bersama penabuh Asti Pertiwi menabuh gamelan Semar Pegulingan.

''Ayah-ayahan ISI Denpasar ini sungguh memberi nuansa indah dan religius yang sangat mengundang decak kagum serta menambah kekusyukan persembahyangan para pemedek. Kami sangat berterima kasih kepada kampus ISI Denpasar yang telah merekonstruksi 2 dari 14 tabuh Gong Gede yang kami miliki, dan sekarang mahasiswa ISI menabuhnya di Pura Batur,'' tutur I Wayan Budastra, Klian Tempek Sekaa Gamelan Desa Batur yang juga instruktur saat workshop ''Technical Assistant Rekonstruksi Gamelan Gong Gede Desa Batur'' di kampus ISI, beberapa waktu yang lalu.

Hasil rekonstruksi ini dikembalikan lagi kepada masyarakat Batur. Di tengah berlangsungnya upacara terbesar di Pura Ulun Danu batur, mahasiswa memainkan ''Tabuh Telu Mara Bangun'' dan ''Tabuh Pat Parianom'' yang telah direkonstruksi tersebut. ISI Denpasar sebagai pusat pelestarian budaya akan selalu melakukan upaya pelestarian melalui rekonstruksi untuk tabuh-tabuh lainnya di Desa Batur maupun desa-desa lain di Bali.

Tampak dalam rombongan, Rektor ISI Denpasar didampingi PR IV Bidang Kerja Sama, Dekan FSP, turut serta menabuh berbaur dengan mahasiswa dalam barungan yang berbeda. ''Suksma ring Hyang Widhi kami dapat ngaturang ayah setiap piodalan di pura ini, serta terima kasih kepada panitia karya yang telah memberi kesempatan kepada kami, dan juga seluruh dosen serta mahasiswa yang selalu semangat dalam setiap kegiatan ngayah untuk memohon keselamatan bersama,'' ujar Prof. Rai.

Ida Ayu Wimba Ruspawati dan Ketut Yuliasih, koordinator Ajang Gelar ISI, mengatakan bahwa mahasiswa Jurusan Tari, Pedalangan, dan mahasiswa asing mempersembahkan tari Rejang Dewa, Baris Gede serta Topeng Sidakarya. Dan, pada 4 April mendatang ISI Denpasar akan ngaturang ayah di Pura Besakih. (r)





[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak