Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Pendidikan
23 Mei 2012 | BP
''Art Mission and Interfaith Dialogue Europe'' Unhi di Eropa ..
''Ngayah'' Tari Wali Saat ''Melaspas'' Pura Tri Hita Karana Berlin
KEGIATAN Art Mission and Interfaith Dialogue Europe-2012 (AMID in Europe), 1 - 10 Mei 2012 diselenggarakan sebagai respons Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI atas permohonan Nyama Braya Bali Berlin (Balinese Community in Berlin) berkaitan dengan upacara pamelaspasan Pura Tri Hita Karana Berlin.

Dalam prosesi ritual tersebut Nyama Braya Bali Berlin juga ingin ada pagelaran seni keagamaan Hindu. Hal itu direspons Ditjen Bimas Hindu dengan memberi kepercayaan kepada Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar -- Fakultas Pendidikan Agama dan Seni (FAS) -- untuk melaksanakan tugas itu, karena dipandang secara formal memiliki kompetensi di bidang seni keagamaan Hindu.

Bertepatan dengan Purnama Sasih Jyesta, Sabtu (5/5) lalu, Pura Tri Hita Karana Berlin di-pelaspas. Prosesi ritual itu di-puput sulinggih dari Griya Tunjuk Tabanan. Pada prosesi ritual itu pragina Unhi ngayah mementaskan tari wali di antaranya tari Rejang Dewa, Baris Kulkul dan Topeng Sidakarya. Selanjutnya, Unhi mempersembahkan tari bebali dan balih-balihan seperti tari Panyembrama, Kebyar Duduk, Oleg Tamulilingan, Jauk Manis, Legong Kraton Lasem dan Calonarang.

Pada upacara Melaspas Pura Tri Hita Karana, Dirjen Bimas Hindu Prof. Dr. IBG Yudha Triguna sempat didaulat untuk mendem padagingan bersama Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. I Made Titib, Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi (yayasan yang menaungi Unhi) Prof. Dr. dr. Wayan Wita dan pejabat lainnya.

Sementara itu, Calonarang yang berlakon ''Kautus Rarung'' itu dipentaskan di Taman Rekreasi Erholungspark Garten der Welt, tempat berdirinya Pura Tri Hita Karana. Tampil sore hari dengan cuaca bersuhu 8 derajat Celsius, seniman Unhi penuh semangat mempersembahkan tarian bernuansa magis tersebut. Penonton pun mengapresiasi kesenian itu dengan baik. Suasana pagelaran dikemas seperti di Bali. Sebelum pertunjukan Calonarang dimulai, diawali dengan prosesi mapeed keliling areal taman melibatkan umat Hindu di Berlin yang sekaligus pangempon Pura Tri Hita Karana. Iring-iringan peed mengusung gebogan dan sarana upakara lainnya juga sempat disaksikan para pengunjung taman.

Sementara pada ritual melaspas dan ngenteg linggih, Unhi menampilkan tari wali di antaranya Topeng Sidakarya yang dibawakan dosen FPAS Unhi Cok Putra, Gusti Ngurah Supartama dan Cok. Raka Raka Bawa. (ad7)







[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak