Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Pendidikan
12 April 2009 | BP
ILC Anugerah Tawarkan Beasiswa ke Jepang
Denpasar (Bali Post)-
Sebanyak 19 orang siswa ILC (International Languages Course) Anugerah Jalan Diponegoro 170 Denpasar mengikuti sosialisasi program belajar bahasa Jepang ke Jepang yang akan berangkat Oktober 2009. Program yang digelar sejak tahun 1999 lalu tersebut telah memasuki angkatan ke-8 tahun ini, kembali merekrut 8 (delapan) orang siswa laki.

Mereka memiliki minat dan bakat yang kuat untuk belajar mandiri di Jepang. Kemampuan bahasa Jepang diperlukan, tetapi tidak mutlak karena sebelum berangkat (Juni-Oktober) diberikan pelatihan intensif aspek kebahasaan dan budaya, sehingga begitu tiba di negara matahari terbit mereka sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar seperti siap belajar dan kehidupan masyarakat setempat.

Hal di atas dikemukan Pimpinan ILC Anugerah Merry Indah Rohani, S.Miss, Rabu (8/4) lalu usai perkenalan program Beasiswa Belajar ke Jepang. Program ini tidak mutlak diikuti oleh peserta didik dari ILC semata, namun diberikan kesempatan pula mereka yang benar-benar berminat belajar bahasa, keterampilan dan ke universitas. ' Kami memberikan kesempatan yang terbuka kepada masyarakat umum, alumni dengan syarat mereka memenuhi persyaratan,' ujar Merry didampingi Kord. Program Drs. Ardana Putra, M.Si. dan Kord. Bahasa Jepang Drs. Eko Waluyo, Wahyuning Diah, S.Pd.

Saat itu Merry juga didampingi Dra. Lien Darlina, M.Hum., Desak Kartini dan Dewa Made Madia seorang peserta program asal Marga yang baru kembali dari belajar dan Yani Inggriyani, A.Md staf guru yang bekerja di Jepang.

Wanita kelahiran Karangasem yang juga Pengurus Yayasan Anugrah Indah (YAI) mengemukakan informasi program dan kegiatan selama di Jepang akan disosialisasikan kembali pada Rabu (15/4) sore. Hal ini terpaksa dilakukan untuk mengakomodasi peminat yang serius untuk berangkat.

Lembaga ILC telah berhasil mengirim siswa sebanyak 47 orang dari Bali sejak 1999 lalu. Setiap tahun dilakukan pengiriman sebanyak antara 6-8 peserta. Menurut Merry pendaftaran dilakukan awal bulan, seleksi dan dokumen harus sudah tuntas akhir Mei. Selanjutnya, nominator akan mengikuti intensif selama 4 bulan. (025/*)

[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak