Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Kota
23 Desember 2013 | BP
Pembunuh Polisi Dibekuk di Jember
Bersembunyi di Kandang Ayam
Denpasar (Bali Post) -

Pengejaran pelaku pembunuhan perwira Polda Bali Kompol I Putu Suarsa oleh tim gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Selatan, tidak sia-sia. Tersangka pembunuhan M. Subahan (35) berhasil dibekuk di kandang ayam, Dusun Kumuk Leleng, Desa Sebaman, Kecamatan Kalisat, Jember, Jawa Timur (Jatim), Minggu (22/12) kemarin pukul 05.45 WIB. Usai ditangkap, tersangka langsung dibawa ke Polresta Denpasar.

Kapolresta Denpasar AKBP Djoko Hariutomo mengatakan, penangkapan pelaku pembunuhan polisi itu berkat kerja keras tim gabungan. Setelah kejadian, sejumlah anggota langsung diberangkatkan ke Jember untuk melacak keberadaan tersangka. ''Tersangka dibekuk saat tertidur lelap di kandang ayam. Dia pun tak bisa berkutik ketika ditangkap,'' jelas Kapolresta Djoko Hariutomo, kemarin, sembari mengatakan tersangka baru tiba pukul 17.00 wita.

Usai membunuh korban, tersangka langsung kabur ke Jember dengan menaiki angkot ke Terminal Ubung, kemudian menumpang bus ke Jember. Selama menjadi buronan polisi, tersangka bersembunyi di Jember. ''Dia (tersangka) tidak ada ke mana-mana. Dia bersembunyi di Jember saja,'' jelasnya.

Polisi sebelumnya sempat mengobok-obok sejumlah lokasi yang diduga menjadi persembunyian tersangka di Jember. Namun, dalam pelacakan polisi, posisi terakhir tersangka diketahui ada di kandang ayam Kiai Faktur. Bahkan, tersangka bekerja di sana untuk memberikan pakan ayam. ''Tersangka masih menjalani pemeriksaan saat ini. Kasusnya masih kami kembangkan untuk bisa segera mengusut tuntas kasus ini,'' terangnya.

Pengembangan kasus ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang ikut serta membantu serta melindungi selama pelarian. Begitu juga, apakah pembunuhan korban ini direncanakan atau hanya spontan. Ditanya terkait motifnya, Kapolres mengatakan untuk sementara pembunuhan ini dilakukan hanya spontanitas. ''Untuk kejelasannya kami harus memeriksa tersangka lebih dulu,'' ucap perwira melati dua ini.

Lebih lanjut dikatakan, pengakuan tersangka sementara, korban datang ke kosnya untuk menagih utang dengan nada tinggi. Dicontohkan, ''Hei kamu, kenken utang kamu (Hei kamu, bagaimana utang kamu ini)''. Selain mengeluarkan nada tinggi, menurut tersangka, korban juga berkata kasar. ''Itu baru pengakuan saja. Nanti, kami akan dalami lebih lanjut,'' jelasnya dan tersangka langsung digiring ke ruangan Reskrim Polresta Denpasar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kompol I Putu Suarsa dibacok hingga tewas di rumah tersangka Jalan Kerta Dalem, Densel. Awalnya korban hendak menagih utang kepada tersangka. Entah apa yang terjadi, mereka terlibat percekcokan dan berakhir dengan pembacokan. Usai membacok korban, tersangka langsung kabur ke Jember dengan meninggalkan istri dan anaknya yang baru berumur empat hari. (kmb21)

[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak