Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Kota
31 Maret 2013 | BP
Puspayoga:Suara Rakyat, Suara Tuhan Jangan Mendahului Kehendak Rakyat
Denpasar (Bali Post) -

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang diusung PDI-P, A.A. Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PAS), setelah resmi ditetapkan sebagai cagub-cawagub dan mendapat nomor urut satu baik untuk nomor urut pasangan calon dan kampanye. Dia mengaku siap mengikuti tahapan kampanye.

Terkait kebetulan PAS mendapat nomor urut satu dan dikaitkan sebagai pertanda PAS menang, Puspayoga lebih menyerahkan hasilnya nanti kepada pilihan masyarakat dan takdir Tuhan.

Menurutnya, suara rakyat adalah suara Tuhan. "Kami serahkan sepenuhnya kepada pilihan masyarakat karena suara rakyat adalah suara Tuhan. Jangan kita mendahului kehendak rakyat untuk urusan kalah-menang. Biarkan rakyat yang memilih 15 Mei mendatang," ujar Puspayoga Sabtu (30/3) kemarin.

Menurutnya, semua nomor apakah nomor satu, dua, tiga atau lainnya itu bagus. "Artinya secara sederhana nomor satu ya nomor satu, nomor dua ya nomor dua," katanya.

Terkait kesiapan kampanye, pihaknya akan mengikuti semua program KPU. "Kesiapan kami secara pribadi menyangkut mental sudah siap. Partai juga sudah siap. Masyarakat juga siap. KPU juga sangat siap," ujarnya.

Puspayoga menegaskan komitmen pihaknya mengusung pemilu damai. "Pemilu damai sudah merupakan harga mati bagi kami," tegasnya.

Puspayoga menambahkan pemilukada kali ini harus memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Tidak boleh ada pertengkaran atau perkelahian. ''Kalau ada baliho Pak Mangku (Pastika) yang rusak mari kita perbaiki sama-sama karena itu rusaknya pasti karena hujan atau angin atau kayunya lapuk,'' ucap Puspayoga.

Hal senada disampaikan cawagub Dewa Nyoman Sukrawan. Terkait kampanye, pihaknya sudah siap melakukan kampanye dan tim kampanye sudah mempersiapkan segala sesuatunya sesuai jadwal kampanye KPU. (kmb29)

[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak