Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Kota
02 Nopember 2011 | BP
Menghemat Listrik Atasi Krisis Energi
PENTINGNYA penghematan listrik bukan sekadar untuk mengurangi pengeluaran bulanan semata, tapi bermanfaat pula untuk mengatasi masalah kurangnya pasokan listrik, serta dapat mengurangi ancaman pemanasan global.

Menghemat listrik adalah suatu kegiatan yang dapat membuat konsumsi energi listrik menjadi berkurang dengan berbagai cara. Selain listrik, kita perlu juga berhemat air yang kita dapat dengan cara membayar (PAM) maupun dengan cara gratis (sumur bor).

Rumah tangga memiliki kontribusi yang sangat besar pada konsumsi energi listrik. Karena itu, penghematan listrik di rumah tangga tentu akan sangat bermanfaat bukan hanya bagi rumah tangga itu sendiri tapi juga bagi penghematan energi. Efisiensi sangat besar artinya dan akan menyebabkan banyak perubahan. Penghematan energi listrik juga akan menghemat pengeluaran pada anggaran keluarga atau rumah tangga.

Dampak dari pemborosan energi listrik, air dan sumber daya lainnya umumnya bersifat negatif serta akan memberikan kerugian bagi kita semua di masa yang akan datang. Listrik yang terbatas sebagian dibangkitkan dari PLTU atau pembangkit listrik tenaga uap dan pembangkit listrik lainnya akan menimbulkan polusi bagi lingkungan hidup. Begitu pula jika kita menggunakan air secara tidak terkendali, tentu saja hal ini dapat menyebabkan menurunnya debit air tanah mampu mempercepat intrusi air laut ke darat serta dapat menurunkan atau merembeskan tanah ke bawah sehingga lama kelamaan akan tenggelam oleh air laut.

Melihat dampak yang ditimbulkan dari penggunaan listrik dan air yang berlebih, maka ada baiknya kita melakukan beberapa hal di bawah ini untuk membantu menjaga kelestarian alam dari kerusakan yang serius.

Berikut tips sederhana untuk menghemat listrik : matikan lampu jika kita tidak menggunakannya; gunakan lampu hemat energi yang terang (bukan bohlam lampu pijar); cabut steker listrik barang elektronik yang tidak kita gunakan (Bisa juga menggunakan stop kontak untuk mematikannya); gunakan alat penghemat listrik yang bagus; matikan lampu, tv, radio, dll saat tidur; pilih barang elektronik yang hemat listrik; ajari anak dan keluarga untuk hemat energi listrik; cabut charger ponsel saat indikator energi hp sudah penuh.; gunakan energi gas lpg untuk memasak; gunakan energi matahari untuk memanaskan air, dll.

Sedangkan untuk menghemat penggunaan air PAM, sebaiknya : gunakan toilet yang bisa mengatur besar kecil pengeluaran air; cuci kendaraan seperti mobil dan motor di tempat cuci yang menggunakan air pam atau air bawah tanah yang membayar pajak; mandi dengan pancuran air; memakai mesin cuci pakaian otomatis yang hemat air; minum dari air kemasan yang higienis; mengawasi jalur pipa air jangan sampai bocor; menggunakan air bekas mandi dan cuci untuk menyiram tanaman di pagi dan sore hari (gunakan sabun yang ramah lingkungan); matikan keran air ketika sedang sabunan, mencuci piring, dsb.; buat sumur resapan air pada tempat tinggal kita untuk mengganti air yang kita konsumsi. (pusdat/berbagai sumber)


[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak