Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Kota
17 Oktober 2011 | BP
Pencairan TPG di Bali
Dipastikan Tak ''Disunat''
Denpasar (Bali Post) -Proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk Provinsi Bali berjalan lancar dan dipastikan tidak ''disunat'' alias tak ada potongan. Terkecuali untuk potongan pajak yang besarannya 15 persen untuk golongan IV dan lima persen untuk golongan III. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali Drs. Ida Bagus Anom, M.Pd. menegaskan hal itu kepada Bali Post, Minggu (16/10) kemarin.

Menurut Anom, pencairan TPG tahap pertama untuk tahun 2011 sudah dicairkan beberapa bulan lalu yang besarannya mencapai Rp 24,4 miliar. Sedangkan jumlah guru yang menerima TPG tersebut secara keseluruhan 1.725 orang. Sedangkan untuk pencairan TPG tahap berikutnya, pihaknya akan mencairkan Oktober ini. Dalam proses pencairan TPG, katanya, pihaknya tidak ingin main-main. Apalagi sampai melakukan pemotongan atau menyunat hak para guru yang menjadi haknya untuk kepentingan lain. ''Berapa pun haknya guru menerima, semuanya disalurkan keculai memang ada potongan pajak yang resmi untuk disetorkan ke negara sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang ada. Silakan tanya kepada guru di Bali yang menerima TPG, apa ada yang merasa uangnya dipotong. Kalau ada laporkan saja dan kalau ada aparat kami yang main-main akan kami tindak,'' tegas mantan Kepala SMA Negeri 1 Denpasar ini.

Untuk tahap berikutnya, katanya, dana TPG yang akan disalurkan kepada guru di Bali sebesar Rp 17,05 miliar dengan jumlah guru yang berhak atas tunjangan itu tercatat 1.795 orang. Pencairan untuk tahap berikutnya direncanakan berlangsung pada Oktober ini. ''Soal kuota guru yang memperoleh TPG tetap diputuskan oleh pusat (Jakarta),'' katanya.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bali I Gede Wenten Aryasuda membenarkan kalau proses pencairan TPG di daerah pariwisata ini berjalan lancar dan tidak mendengar kalau ada potongan-potongan di luar potongan pajak. Pihaknya juga berharap supaya pencairan selanjutnya berjalan lancar karena pencairan TPG tersebut sangat dinanti-natikan oleh para guru. ''Sampai dengan hari ini belum ada pengaduan dari guru jika TPG-nya disunat. Biasanya, kalau ada potongan-potongan tidak resmi, mereka cepat melapor. Kalau diam, kami anggap tidak ada masalah dan mudah-mudahan memang tidak ada masalah,'' ujarnya. (kmb13)



[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak