kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Umanis, 3 Mei 2008

 Bali


Peringatan
Se-Abad Hardiknas di Denpasar  ----
Wali
Kota Puspayoga Serahkan Sertifikasi Guru 

Denpasar (Bali Post) -
Bertepatan
dengan peringatan Seratus Tahun Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Denpasar, agaknya menjadi kado istimewa bagi guru atau pahlawan tanpa tanda jasa. Guru-guru di Denpasar mendapat kado istimewa berupa sertifikat guru. Juga diserahkan beasiswa dan SK CPNS guru bantu.

Penyerahan sertifikasi guru sebanyak 105 sertifikat ini dilakukan Wali Kota Denpasar Drs. A.A. Puspayoga dalam upacara peringatan Seratus Tahun Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Puputan Badung, Jumat (2/5) kemarin. Sementara untuk beasiswa diberikan kepada 175 orang masing-masing Rp 2,5 juta. Serta penyerahan SK CPNS kepada 56 orang guru bantu.

Pada kesempatan tersebut, Puspayoga mengatakan pendidikan mempunyai peranan yang strategis dan penting dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, semua komponen masyarakat harus ikut bertanggung jawab dalam menyukseskan program tersebut. Pemkot Denpasar sebagai bagian dari sistem pemerintahan Indonesia mengagendakan program untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan, serta menjadikan pendidikan sebagai spirit dalam membangun peradaban bangsa.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi yang harus ditanam untuk kecerdasan generasi mendatang. "Melalui peringatan seratus tahun Hardiknas ini, saya ingin mengajak segenap komponen masyarakat untuk kembali merefleksikan hakikat dari pendidikan itu sendiri, yakni memerangi kebodohan dan mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Puspayoga. Dia menambahkan, pihaknya sangat komit terhadap kemajuan pendidikan di Denpasar dengan menyusun berbagai program yang terkait dengan perkembangan pendidikan.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Kota Denpasar Drs. IGN Lanang Jelantik, M.Si. mengatakan, bertepatan dengan seratus tahun Hardiknas pada Mei ini, perkembangan pendidikan di Denpasar sangat dinamis. Dia mengakui, pembangunan pendidikan di Denpasar telah banyak mengalami kemajuan. Meskipun demikian, dia tidak memungkiri masih ada persoalan pendidikan yang harus diselesaikan sejalan dengan perkembangan zaman dan tuntutan di era globalisasi.

Dia menambahkan, untuk menjawab tantangan yang dihadapi dalam pengembangan pendidikan di Denpasar, pihaknya telah menetapkan empat kebijakan bidang pendidikan. Masing-masing pemerataan akses pendidikan, peningkatan mutu, akuntabilitas serta pengembangan sekolah sebagai pusat budaya. (r/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)