Peringatan
Se-Abad
Hardiknas di
Denpasar
----
Wali
Kota Puspayoga
Serahkan
Sertifikasi Guru
Denpasar
(Bali Post) -
Bertepatan
dengan
peringatan Seratus
Tahun
Hari Pendidikan
Nasional (Hardiknas)
di
Denpasar, agaknya
menjadi
kado istimewa
bagi guru
atau
pahlawan tanpa
tanda
jasa.
Guru-guru di
Denpasar
mendapat
kado
istimewa berupa
sertifikat guru.
Juga
diserahkan beasiswa
dan SK CPNS guru
bantu.
Penyerahan
sertifikasi guru
sebanyak 105
sertifikat
ini
dilakukan Wali Kota
Denpasar Drs. A.A.
Puspayoga
dalam
upacara peringatan
Seratus
Tahun Hari
Pendidikan
Nasional
di
Lapangan Puputan
Badung,
Jumat (2/5) kemarin.
Sementara
untuk
beasiswa diberikan
kepada 175
orang
masing-masing Rp 2,5
juta.
Serta penyerahan SK
CPNS kepada 56
orang guru
bantu.
Pada
kesempatan
tersebut,
Puspayoga
mengatakan
pendidikan
mempunyai
peranan yang
strategis
dan
penting dalam
pembangunan
bangsa.
Oleh
karena
itu, semua
komponen
masyarakat
harus
ikut bertanggung
jawab
dalam menyukseskan
program tersebut.
Pemkot
Denpasar
sebagai
bagian dari
sistem
pemerintahan
Indonesia
mengagendakan program
untuk
mencerdaskan kehidupan
bangsa
melalui pendidikan,
serta
menjadikan pendidikan
sebagai spirit
dalam
membangun peradaban
bangsa.
Menurutnya,
pendidikan
merupakan
investasi yang
harus
ditanam untuk
kecerdasan
generasi
mendatang.
"Melalui
peringatan
seratus
tahun Hardiknas
ini,
saya ingin
mengajak
segenap
komponen masyarakat
untuk
kembali merefleksikan
hakikat
dari pendidikan
itu
sendiri, yakni
memerangi
kebodohan
dan
mencerdaskan kehidupan
bangsa,"
ujar
Puspayoga.
Dia
menambahkan,
pihaknya
sangat
komit terhadap
kemajuan
pendidikan
di
Denpasar dengan
menyusun
berbagai program yang
terkait
dengan perkembangan
pendidikan.
Sementara
itu,
Kadis Pendidikan Kota
Denpasar Drs. IGN
Lanang
Jelantik, M.Si.
mengatakan,
bertepatan
dengan
seratus tahun
Hardiknas
pada
Mei ini,
perkembangan
pendidikan
di
Denpasar sangat
dinamis.
Dia
mengakui,
pembangunan
pendidikan
di
Denpasar telah
banyak
mengalami kemajuan.
Meskipun
demikian,
dia
tidak memungkiri
masih
ada persoalan
pendidikan yang
harus
diselesaikan sejalan
dengan
perkembangan zaman
dan
tuntutan di era
globalisasi.
Dia
menambahkan,
untuk
menjawab tantangan
yang dihadapi
dalam
pengembangan pendidikan
di
Denpasar, pihaknya
telah
menetapkan empat
kebijakan
bidang
pendidikan.
Masing-masing
pemerataan
akses
pendidikan, peningkatan
mutu,
akuntabilitas serta
pengembangan
sekolah
sebagai pusat
budaya.
(r/*)