kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Umanis, 3 Mei 2008

 Bali

 

Gubernur Minta Pengamanan Bandara Ditingkatkan

Denpasar (Bali Post) -
Sebagai
gerbang utama masuknya wisatawan mancanegara ke Bali, pengamanan Lapangan Udara (Lanud) Ngurah Rai harus mendapat perhatian serius semua pihak. TNI Angkatan Udara yang mengemban misi utama negara untuk mengamankan setiap lapangan udara di Indonesia harus tampil terdepan dalam kegiatan pengamanan ini.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Bali Dewa Beratha saat menerima kunjungan Komandan Lapangan Udara (Danlanud) Ngurah Rai yang baru Letkol Pnb. Umar Fathurrahman di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (30/4). ''Pengalaman pemimpin terdahulu yang sukses melakukan pengamanan sehingga keadaan berjalan kondusif perlu dipertahankan. Jika memungkinkan pengamanan itu ditingkatkan lagi sehingga masyarakat merasa aman, nyaman dan damai selama memanfaatkan bandara,'' harap Gubernur.

Menurut Gubernur, dibandingkan tempat lain, Lanud Ngurah Rai Bali memang tidak begitu besar. Sama seperti Bali yang tidak begitu besar dibandingkan daerah lainnya. Namun, dilihat dari aktivitas kegiatan dan tamu-tamu yang memanfaatkannya, Lanud Ngurah Rai tergolong sangat padat dan ramai sehingga memerlukan perhatian dan tanggung jawab yang lebih padat dan besar pula.

Oleh karena itu, Gubernur menyampaikan pemikiran bahwa apabila memungkinkan, kapasitas dan kegiatan pengamanan di Lanud Ngurah Rai Bali ditingkatkan. ''Bali memang kecil, namun kegiatan-kegiatan di sini sangat padat dan tamu yang datang sangat banyak dan beragam sehingga menuntut tanggung jawab lebih besar. Kalau bisa, kapasitas dan aktivitas pengamanan di sini ditingkatkan seperti halnya status Polda Bali,'' cetus Gubernur.

Danlanud yang baru menyambut baik harapan Gubernur Bali ini. Katanya, ia siap meneruskan kebijakan pimpinan terdahulu yang telah terbukti berhasil menjaga keamanan Lanud hingga kondusif karena itu sudah menjadi kewajiban TNI-AU dan tugas negara. Untuk tugas ini, TNI-AU Lanud Ngurah Rai telah memiliki 157 personel yang siap mengamankan Lanud setiap hari.

Mengenai peningkatan kapasitas Lanud, Amir Fathurrahman mengemukakan, mungkin saja dilakukan apabila ada usulan dari pemerintah daerah sebagaimana dilakukan Pemda Jawa Timur dan Maluku. Apabila usulan dipandang layak, kapasitas Lanud akan ditingkatkan misalnya dari kelas B menjadi kelas A, dari persinggahan sewaktu-waktu bagi pesawat tempur milik TNI-AU menjadi tempat persinggahan tetap.

Amir Fathurrahman dilantik menjadi Danlanud Ngurah Rai, 16 April 2008. Ia menggantikan Danlanud sebelumnya Letkol Pnb. Gustav Brugman. Kunjungan kepada Gubernur Bali dimaksudkan untuk memperkenalkan diri sekaligus mencari masukan bagi kelancaran tugas-tugasnya ke depan di Bali. Dalam kunjungan ini ia didampingi Komandan Seksi Operasional Lanud Ngurah Rai yang lama Mayor Tek. Budhi Arifa Caniago yang akan pindah tugas ke Bandung dan calon penggantinya Kapten Tek. Arief Tandju. (r/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)