kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Pon, 25 April 2008

 Surat Pembaca


UN dan Kualitas Pendidikan

SDM yang dimiliki Indonesia sebetulnya tidak kalah dibandingkan dengan SDM yang dimiliki oleh negara-negara maju. Hal ini dapat kita lihat dari prestasi-prestasi tingkat dunia yang diraih baik oleh para siswa Indonesia dalam ajang Olimpiade (Matematika, Fisika, dll), maupun prestasi tingkat dunia dari para Sarjana Indonesia seperti antara lain Prof. Dr. Ir. BJ Habibie, Ir. Cokorda Sukawati (Sostrobahu) dan lain-lain. Akan tetapi sebagai bangsa Indonesia kita jauh ketinggalan di segala bidang kehidupan, termasuk dalam bidang penguasaan sains dalam teknologi. Bahkan kualitas pendidikan di Indonesia semakin tahun semakin ketinggalan dibandingkan dengan beberapa negara ASEAN. Hal ini terjadi karena baik sistem maupun manajemen pendidikan kita tidak mampu menggali, meningkatkan dan mengembangkan SDM Indonesia secara optimal. Kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah di bidang pendidikan selama ini tidak konsepsional dan hanya bersifat try and error.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia ke depan, salah satunya pemerintah telah mengambil langkah-langkah baru antara lain dengan melaksanakan Ujian Akhir Nasional (UN). Ujian Akhir Nasional adalah merupakan salah satu mekanisme dari prinsip-prinsip manajemen untuk mengetahui hasil suatu proses kegiatan belajar-mengajar.

Akan tetapi UN tidak cukup signifikan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, tanpa adanya perbaikan yang fundamental, baik pada sistem maupun pada manajemen pendidikan mulai dari Sekolah Dasar dan selanjutnya. Pembangunan bidang pendidikan semestinya dilakukan secara sistematis, menyeluruh dan berkelanjutan.

Drs. I Nyoman Bintara
Br. Pengiasan, Mengwi,
Badung

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)