kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Pon, 25 April 2008

 Olahraga


Tim PON Bali Diuji Persaka U-21

Denpasar (Bali Post) -
Turnamen
segi empat di Stadion Dipta, Gianyar, belum lama ini sudah dituntaskan tim sepak bola PON Bali dengan keluar sebagai juara. Setelah menghadapi lawan sepadan, duet pelatih Kadek Swartama dan Wayan Suarya sekarang memilih musuh yang kemampuannya setingkat di bawah, Persaka Karangasem U-21.

Uji coba rencananya digelar di Lapangan Yowana Wijaya, Paye, Amlapura, Jumat (25/4) sore ini. ''Menghadapi lawan yang lebih lemah bukan perkara gampang. Para pemain harus tetap bermain serius jika tidak ingin menanggung malu,'' ujar Kadek Swartama usai memimpin latihan asuhannya di Stadion Dipta, Gianyr, Kamis (24/4) kemarin.

Disinggung kelemahan timnya yang perlu dibenahi, ia menyebut masih banyak, baik itu kerja sama tim, penyelesaian akhir, fisik maupun teknik. Sementara dari segi mental dinilainya sudah relatif lebih baik setelah menghadapi tim PON DKI, tim PON Sumbar dan Perst Tabanan dalam turnamen segi empat lalu.

Dijelaskannya, dalam pelatda sentralisasi yang berlangsung sejak 5 April lalu, program latihan ditekankan pada sektor fisik hingga akhir Mei mendatang. Mulai Juni hingga menjelang bertolak ke PON fokus latihan teknik, taktik dan strategi.

Di bagian lain, asisten manajer Wayan Gede Ari Arsania mengharapkan ke-22 pemainnya yang mengikuti TC bisa diberangkatkan ke PON. Itu artinya dua pemain menjadi tanggungan PSSI Bali karena KONI hanya memberi jatah maksimal 20 orang. ''Kasihan mereka telah kompak dan merasa senasib dalam latihan, lalu pas puncaknya tereliminasi,'' kilahnya.

 

Grup Neraka

Tim sepak bola Bali sendiri bergabung di grup neraka pada PON XVII/2008. Kesebelasan Pulau Dewata berada di Grup D bersama tuan rumah Kaltim, Banten dan Irian Jaya Barat. Untuk bisa masuk babak delapan besar minimal harus menjadi runner-up grup.

Kadek Swartama menilai ketiga lawan timnya tangguh. Kaltim misalnya melakukan uji coba panjang ke Jawa. Banten dan Irjabar juga menjadi ancaman tersendiri. Meski begitu, ia optimis pasukannya bisa melangkah ke babak berikutnya. (kmb11) 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)