kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Kliwon, 2 April 2008

 Pariwisata

Gaet Turis Cina ke Bali---
Depbudpar
Upayakan Tambah Frekuensi Penerbangan

Jakarta (Bali Post) -
Dalam
rangka meningkatkan angka kunjungan wisatawan asal Cina, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) mendesak operator penerbangan untuk menambah frekuensi penerbangan langsung Bali-Cina. ''Kita juga sudah membangun cafi bernuansa Indonesia di Bandara Baijing untuk memberikan informasi mengenai kepariwisataan Indonesia,'' kata Menbudpar Jero Wacik usai penandatanganan MoU antara Depbudpar dan PT Bank ICBC Indonesia di Jakarta, Selasa (1/4) kemarin.

Menurut Wacik, banyak usulan dari warga Cina untuk memudahkan mereka berkunjung ke Bali. Mereka umumnya selama ini mengeluhkan minimnya penerbangan langsung dari Cina ke Bali. ''Beberapa operator penerbangan sudah saya minta agar melayani penerbangan ke Cina,'' kata Wacik.

Selama ini, kata Wacik, minimnya angka kunjungan turis asal Cina karena ada kesan Indonesi masih menutup diri. Tetapi sekarang mereka sudah mengetahui bagaimana hubungan Indonesia dan Cina yang makin baik. ''Inilah yang harus kita sikapi secara cerdas, agar mereka makin banyak datang ke Indonesia umumnya,'' katanya.

Menyingung tujuan kerja sama, Wacik mengatakan dalam rangka meningkatkan jumlah turis Cina, khususnya pemegang kartu Bank ICBC yang memberikan kemudahan bagi mereka untuk bepergian. Ia mengetakan, lewat kerja sama ini diharapkan kunjungan turis Cina meningkat dari tahun lalu 200 ribu orang menjadi 300 ribu orang tahun ini.

Deputi Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Ali Rosidi mengatakan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia pada Februari 2008 mencapai 446,4 ribu orang atau naik 15,82 persen dibandingkan Februari 2007 yang mencapai 385,4 ribu orang. ''Jika dibandingkan Januari 2008, jumlah wisman datang ke Indonesia pada Februari 2008 naik 1,93 persen,'' katanya.

Ia menyebutkan, jumlah wisman yang datang melalui 11 pintu masuk utama pada Februari 2008 naik 19,17 persen dibandingkan bulan sama tahun sebelumnya yaitu dari 318,4 ribu orang menjadi 379,5 ribu orang.

Jika dibandingkan Januari 2008, wisman yang datang melalui 11 pintu masuk juga mengalami kenaikan sebesar 5,26 persen. Jumlah wisman ke Bali pada Februari 2008 naik 29,59 persen dibandingkan Februari 2007, sedangkan jika dibandingkan Januari 2008, jumlah wisman ke Bali juga naik sebesar 8,39 persen yaitu dari 147,3 ribu orang menjadi 159,7 ribu orang pada Februari 2008. Secara kumulatif (Januari-Februari), jumlah wisman tahun 2008 mencapai 884,4 ribu orang atau meningkat 14,58 persen dibandingkan jumlah wisman pada periode yang sama tahun 2007 sebanyak 771,9 orang.

Sementara itu tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di 14 daerah tujuan wisata (DTW) pada Januari 2008 mencapai rata-rata 48,36 persen atau turun 5,37 persen  atau turun 5,37 poin dibandingkan TPK Desember 2007 pada 14 DTW yang sama sebesar 53,73 persen. TPK hotel berbintang di Bali turun dari 60,79 persen pada Desember 2007 menjadi 55,85 persen pada Januari 2008.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 14 DTW selama Januari 2008 adalah 2,08 hari, turun 0,01 hari dibandingkan Desember 2007 pada 14 DTW yang sama. (010)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)