kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Kliwon, 2 April 2008

 Ekuin


Januari
2008, Nilai Tukar Petani Menurun

Denpasar (Bali Post) -
Laporan
resmi statistik dari BPS Propinsi Bali bulan April 2008 menunjukkan Nilai Tukar Petani (NTP) pada bulan Januari 2008 berada pada nilai 140,18. Nilai tersebut menurun 5,10 persen dari bulan sebelumnya yakni 147,72. Penurunan salah satu indikator relatif tingkat kesejahteraan petani melemah tersebut diakibatkan terjadinya penurunan indeks harga yang diterima petani.

Kepala BPS Propinsi Bali Ida Komang Wisnu, Selasa (1/4) kemarin mengatakan indeks harga yang diterima petani Januari 2008 sebesar 920,53. Sementara pada bulan sebelumnya pada kisaran 951,36. Itu artinya telah terjadi penurunan sebesar 3,24 persen.

Penurunan tersebut lebih disebabkan karena menurunnya harga produsen sejumlah komoditi palawija, sayur-sayuran dan buah-buahan yang dihasilkan petani pada bulan Januari. Seperti kacang kedelai, kol/kubis, cabai merah dan yang lainnya. Sedangkan jika dilihat dari indeks harga yang dibayar petani alias beban pengeluaran pokok yang harus dibayar petani, justru terjadi peningkatan sebesar 1,96 persen, yakni dari 644, 03 menjadi 656,67. ''Ini sebagai akibat dari peningkatan indeks harga barang pada konsumsi rumah tangga yaitu sebesar 1,94 persen dan indeks biaya produksi dan penambahan modal sebesar 2,04 persen,'' katanya.

Sementara dari hasil observasi harga produsen gabah di Bali, pada bulan Maret, diketahui petani umumnya menjual gabah dalam  bentuk gabah kering panen (GKP). Rata-rata harga gabah bulan Maret menurun dibandingkan bulan sebelumnya di mana di tingkat petani rata-rata sebesar Rp 2.222,83 per kg dan di tingkat penggilingan sebesar Rp 2.260,26 per kg. Sedangkan untuk Maret Rp 2.316,69 per kg di tingkat petani dan Rp 2.355,48 di tingkat penggilingan. (ded)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)