Peserta
UASBN SD di Bali 62.525
Orang..
Penetapan
Kelulusan
Wewenang
Sekolah
Denpasar
(Bali Post) -
Ujian
Akhir
Sekolah Berstandar
Nasional (UASBN)
bagi
siswa SD positif
digelar
serentak di
Indonesia, Mei 2008
mendatang.
Bagi Bali,
hal itu
tidak
masalah karena
Dinas
Pendidikan (Dispendik)
Propinsi Bali
sejak
beberapa tahun
lalu
sudah mengkoordinir
pelaksanaan
ujian
akhir yang senada
dengan
itu.
Demikian
halnya
standar kelulusannya
justru
ditetapkan Dispendik
Propinsi
sebagai
salah satu
alat
untuk mengukur
mutu
pendidikan.
Namun,
ketika
pemerintah pusat
menetapkan UASBN
berlangsung
tahun
ini, justru
standar
penetapan kelulusan
siswa
diserahkan sepenuhnya
kepada
sekolah. Itu
berarti,
standar
kelulusan berbeda
antara
satu sekolah
dengan
sekolah yang lain.
Kepala
Dinas
Pendidikan Propinsi
Bali TIA Kusuma
Wardani
didampingi Kasubag
Hukum
dan Humas
Dewa
Nurjana Putra
mengatakan,
berdasarkan
Kepmendiknas No.39/2007,
penetapan
kelulusan UASBN
siswa SD
sepenuhnya
diserahkan
kepada
sekolah. UASBN ini
baru
pertama kali
akan
dilangsungkan
dengan
mengujikan tiga
mata
pelajaran yakni
bahasa Indonesia,
matematika
dan IPA.
Sementara
Disdik
Propinsi Bali sejak
beberapa
tahun
lalu sudah
melaksanakan UAS
serupa
dengan mengujikan
lima
mata
pelajaran--matematika,
bahasa Indonesia, IPA
ditambah
PPKn
dan IPS. Dalam
ujian
sekolah yang dikoordinasikan
Disdik Bali,
telah pula
menggunakan
sistem
lembar jawaban
komputer (LJK)
dengan
cara
menghitamkan
dengan
pensil.
Sistem
tersebut
mengikuti
ujian
akhir (UN) nasional
siswa SMP
dan SMA/SMK.
''Jadi,
anak-anak SD kita
di Bali
sudah berada
pada
posisi itu--sudah
agak
maju selangkah.
Standar
kelulusannya pun
ditetapkan
propinsi.
Sekarang
standar
kelulusan
UASBN
SD diserahkan
sekolah
masing-masing sesuai
dengan
Kepmen No.39/2007,'' ujar
Kasubdin
Pendidikan
Dasar
Disdik Bali IGA Rai
Wardhani
menambahkan.
IGA Rai
Wardhani mengatakan,
peserta UASBN SD
di Bali
tercatat 62.525 orang.
UASBN akan
dilangsungkan
selama
tiga hari 13,14
dan 15
Mei 2008 mendatang
dengan
mengujikan tiga
materi
yaitu bahasa
Indonesia, matematika
dan IPA.
Nilai
ketiga mata
pelajaran
itu
nantinya
akan
digunakan
untuk
penerimaan siswa
baru (PSB).
(08)