kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 19 Maret 2008

 Bali


Pers
harus Berani Lakukan Refleksi dan Otokritik 

Denpasar (Bali Post) -
Pers
harus dengan sadar dan dengan segala kerendahan hati, berani melakukan refleksi diri dan otokritik. Hal ini penting, karena tuntutan terhadap pers agar mampu bersama-sama membangun bangsa sudah menjadi wacana publik. Pers hendaknya jangan menjadi komponen yang elitis di tengah-tengah bangsa yang sedang bangkit dari krisis.

Hal itu dikemukakan, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Bali, Djesna Winada di Denpasar, Selasa (18/3) kemarin, menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2008, dan HUT PWI ke-62 Tingkat Propinsi Bali. Peringatan yang dilanjutkan pendidikan melalui sarasehan politik menjelang Pilgub 2008 dan Pemilu 2009 itu akan diselenggarakan Kamis (20/3) besok di Gedung Granadha PWI Bali, Lumintang Denpasar.

Sejak era reformasi, pers di Indonesia telah mendapatkan kebebasan yang sejak lama didambakan. Namun kebebasan itu janganlah digunakan dengan semena-mena. Pers harus selalu memegang teguh kode etik jurnalistik dalam menjalankan perannya sebagai media komunikasi. Peliputan berita harus dengan teknik yang jujur, melakukan cek dan re-cek atau meliput dari dua sisi, dan tidak melakukan pemerasan terhadap stakeholders atau sumber berita.

Lebih jauh dikemukakan bahwa pers harus berkembang menjadi pers profesional. Yakni, pers yang memiliki pengetahuan yang up to date, insan pers yang tahu kode etik dan pers yang rendah hati. Oleh karenanya, dalam konteks pelaksanaan otokritik, maka pers harus bertanya kepada dirinya. Seberapa jauh pers telah memerankan dirinya untuk memberikan informasi, berkomunikasi, melakukan kontrol, melakukan edukasi, dengan cara-cara yang elegan, beradab dan konstruktif.

Di masa depan, kata Djesna, pers memiliki tanggung jawab yang sangat penting untuk tetap memelihara jalannya koridor tegaknya demokrasi yang mapan, dan bukan demokrasi yang otoritarian. (kmb)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)