kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 19 Maret 2008

 Bali


''Mupuk Padagingan'' di Dugul Subak Duaji Sibanggede

Wabup
Sudikerta ''Mapunia'' Rp 5 Juta-- 

Denpasar (Bali Post)-
Serangkaian
dengan Karya Ngenteg Linggih di Dugul Subak Duaji Desa Sibanggede yang puncaknya jatuh pada Purnamaning Kedasa, Jumat (21/3) mendatang, pada hari Selasa (18/3) atau bertepatan dengan Anggara Kasih Tambir dilaksanakan upacara macaru, melaspas dan mupuk padagingan. Upacara yang dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Kuwum Mambal tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Drs. I Ketut Sudikerta mewakili Bupati Badung, Ketua DPRD yang diwakili anggota Gusti Ayu Tirta, Camat Abiansemal I Wayan Weda Dharmaja, Perbekel dan Bendesa Adat Sibanggede.

Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan Wabup Sudikerta menyatakan sangat salut dan bangga karena krama Subak Duaji telah mampu melaksanakan yadnya mautama seperti ini. Diharapkan dengan pelaksanaan yadnya ini akan mampu mendatangkan kesukertan tidak saja bagi krama subak tetapi juga seluruh krama Badung dan Bali.

Lebih lanjut Bupati menambahkan perhatian Pemkab Badung terhadap kelestarian subak memang tidak perlu diragukan. Hal ini dilakukan demi kelestarian lembaga subak sehingga jagat Bali selalu ajeg. Dengan adanya perhatian pemerintah diharapkan para krama subak dapat meningkatkan hasil-hasil pertanian sehingga mampu mendatangkan kesejahteraan bagi krama subak.

Sementara itu Pekaseh Subak Duaji I Made Cakek mengatakan aedan karya Ngenteg Linggih di Dugul Subak Duaji setelah macaru, malaspas dan mupuk padagingan Selasa kemarin dilanjutkan dengan melasti pada Rabu ini serta puncak karya akan berlangsung pada Purnamaning Sasih Kedasa Jumat (21/3) mendatang.

Cakek menambahkan pelaksanaan karya ini diperkirakan menelan dana Rp 75 juta yang berasal dari swadaya masing-masing krama subak yang berjumlah 130 orang dengan iuran Rp 10 ribu per are.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati I Ketut Sudikerta mapunia Rp 5 juta serta dari anggota DPRD Gst. Ayu Tirta dan Sedahan Agung masing-masing Rp 2 juta. Sedangkan selaku pribadi I Ketut Sudikerta juga mapunia Rp 2 juta. (r/*)

 

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)