kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 19 Maret 2008

 Bali


Sanggar
Buruansari ''Ngelawang'' di Jakarta
Ikuti
Konser Karawitan Muda Indonesia -------

SANGGAR Buruansari dari Desa Wanasari, Tabanan di bawah binaan Prof. Dr. IBG Yudha Triguna, M.S. yang juga Dirjen Bimas Hindu melakukan berbagai kegiatan seni (ngelawang) di Jakarta, 13-16 Maret 2008 lalu. Kehadiran mereka di Jakarta untuk mengikuti Konser Karawitan Muda Indonesia ke-3 yang diselenggarakan kerja sama antara Menko Kesra dengan UNESCO bertempat di aula RRI Pusat Jakarta.

Prof. Dr. Arief Rachman dan Prof. Dr. Edi Sedyawati sebagai penggagas Konser Karawitan Muda ini sangat terkesan dengan penampilan anak-anak yang dilatih oleh Anak Agung Tresna, M.Si. Walaupun mereka baru berlatih secara intensif selama enam bulan terakhir, penampilannya cukup membanggakan.

Dalam sambutan pembukaannya, Prof. Arief dan Prof. Edy Sedyawati merasa terharu bahwasanya di tengah-tengah arus modern sekarang ini ternyata anak-anak muda Indonesia masih sangat mencintai budaya Indonesia dan mereka sangat terampil memainkan alat-alat musik tradisionalnya.

Kehadiran sanggar anak-anak ini memberi kesan mendalam selama kegiatan konser tersebut. Bahkan, mereka mendapat tepuk tangan sangat panjang saat mengakhiri konser tersebut dari para penonton yang memenuhi aula RRI Stasiun Pusat Jakarta.

 

Di sela-sela mengikuti kegiatan Konser Karawitan Muda ke-3 tersebut, sanggar yang diikuti oleh anak-anak berusia 7 hingga 14 tahun ini juga diundang untuk memeriahkan acara Dharma Santhi Nyepi Departemen Agama RI di Pura Rawamangun, Jakarta Timur, serta kegiatan Dharma Santhi di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta.

Dalam kegiatan dharma santhi tersebut mereka membawakan tarian Baris, Jauk Manis dan tarian Barong yang dimainkan oleh Tjok. Raka Bawa dan kawan-kawan.

 Begitu terharunya para peserta dharma santhi tersebut menyaksikan tampilan Sanggar Seni Buruansari ini, sehingga secara spontan Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia umat Hindu di Markas Kopassus Cijantung serta umat Hindu di Pura Rawamangun memberikan sumbangan dana untuk pembinaan sanggar seni ini.

Sementara di Bali, tanggal 20 Maret 2008 sanggar ini akan pentas di Puri Tabanan berkenaan dengan pengukuhan penglingsir Puri Tabanan. (08/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)