kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 19 Maret 2008

 Bali


Anggota
DPRD Nyaris Tertipu Undian Detergen 

Negara (Bali Post) -
Waspadalah
terhadap undian berhadiah yang ada di kemasan detergen yang Anda dapatkan secara tidak sengaja di halaman Anda. Sebab, modus penipuan yang berkembang di wilayah Jembrana akhir-akhir ini dengan berkedok undian yang dimasukkan dalam kemasan detergen. Bahkan, salah satu anggota DPRD Jembrana, I Ketut Sukarta, Senin (17/3) sore lalu, nyaris terkena penipuan ini.

Sukarta mengaku, Senin sore lalu, mendapatkan detergen merek Rinso kemasan ukuran kecil di halaman rumahnya di Baluk saat sedang bersih-bersih. Karena masih utuh, istrinya membukanya dan di dalam kemasan tersebut ditemukan dua buah kupon undian berukuran besar dan kecil. Kupon yang besar memberitahukan kepada yang menerima kupon itu telah memenangkan undian berupa satu buah mobil Avanza. Di dalam kupon tersebut tertera PT Unilever Indonesia Tbk. yang beralamat di Jl. Gatot Subroto kav 15 Jak-Sel telepon (021) 3832222/ fax 4269898 Jakarta 14711.

Kemudian di dalam kupon yang kecil terdapat nomor telepon yang bisa dihubungi untuk mengkonfirmasi hadiah tersebut. Anggota Komisi A yang menangani hukum dan aturan tidak begitu saja percaya dan menelepon ke nomor 085885912040 untuk memastikan, karena dia meragukan dan yakin ini penipuan. Ketika ditelepon, pria yang menerima sangat fasih menjelaskan dan menyatakan dia beruntung secara sah mendapatkan hadiah mobil tersebut. ''Bahkan sebelumnya, dia sempat mewanti-wanti saya agar jangan tertipu, tapi ujung-ujungnya minta disetor uang,'' ujarnya.

Kemudian tersangka meminta untuk ditransfer Rp 2,5 juta ke bagian Samsat Polda Metro Jaya untuk biaya mengurus STNK mobil itu. Sukarta saat itu mengatakan tidak paham mengenai rekening dan meminta agar uangnya diantar langsung ke Jakarta saja melalui iparnya agar diserahkan langsung ke Polda. Namun tersangka mengelak, uangnya harus diserahkan sendiri tidak bisa diwakilkan. Berdasarkan hasil cross check itu, politisi gaek itu menyadari ini sebuah penipuan.

Modus penipuan ini adalah dengan menaruh kemasan Rinso ke halaman rumah penduduk. Sukarta mengharapkan kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan undian berhadiah yang terdapat di dalam kemasan ini. ''Saya saja mau ditipu. Saya mohon masyarakat agar hati-hati,'' pintanya seraya berharap kepada pihak aparat agar mengantisipasi agar masyarakat tidak sampai dirugikan dengan undian-undian palsu seperti ini. (sur)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)