Kompor
Meledak,
Gudang
Pemulung Ludes
Terbakar
Denpasar
(Bali Post) -
Jalur
lalu
lintas di
Jalan
Pulau Bangka,
Pemogan
Denpasar Selatan,
Selasa (18/3)
kemarin,
macet
total. Penyebabnya,
lima
unit mobil
pemadam
kebakaran memenuhi
badan
jalan untuk
memadamkan
api yang
melahap
sebuah gudang
pemulung.
Bangunan
milik
Suratmo (55) di
Kepaon
Indah Blok b/47,
ludes
dilalap si
jago
merah. Pemicunya,
kompor
minyak tanah
diduga
meledak dan
menyemburkan
api.
Tidak
ada
korban jiwa
dalam
insiden mengejutkan
tersebut.
Korban
menderita
kerugian material
mencapai
puluhan
juta rupiah.
Menurut
informasi
di TKP
kemarin, kejadiannya
berlangsung
pukul 07.35
wita.
Saat
itu,
salah satu
penghuni
menyalakan
kompor yang
sejatinya
telah
diketahui bocor
sebelumnya.
Bisa
ditebak, kompor yang
panas
dan bocor
membuat
api
menyembur
diiringi
suara
ledakan. ''Ada
tiga kali
ledakan.
Begitu
juga dibarengi
semburan
api,''
ujar
salah satu
saksi
di TKP kemarin.
Api
yang membumbung
tinggi,
membuat warga
Banjar Begawan
dan
Banjar Sawah,
Pedungan,
berbondong-bondong
ke TKP
guna berupaya
melakukan
pertolongan.
Usaha
mereka sia-sia,
lantaran
api
dengan
cepat membesar.
Barang-barang
yang berhasil
diselamatkan
dari
amukan si
jago
merah hanya
beberapa
saja.
''Kami
tidak
bisa berbuat
banyak.
Apinya
begitu
cepat merembet,''
aku
seorang warga.
Tak
berselang lama,
lima
unit mobil
pemadam
kebakaran tiba
di TKP.
Dibantu para
warga,
petugas dengan
sigap
menyemprotkan airnya
ke
titik
api. Supaya
apinya
tidak menjalar
ke
rumah-rumah tetangga,
petugas
pemadam mengisolasi
lokasi
dengan
cara membasahi
dengan air.
Api
pun baru
berhasil
dijinakkan
hampir
satu setengah jam
kemudian.
''Dugaan
sementara
akibat
kompor meledak.
Namun,
untuk
pastinya kami
masih
melakukan penyelidikan,''
jelas
Kapolsek Densel AKP I
Putu
Gunawan S.H., M.H. kemarin.
Menurut
salah
satu tetangga
korban,
Wati peristiwa
kebakaran
ini
merupakan kedua
kalinya.
Penyebabnya
juga
sama
yakni
akibat kompor
meledak.
(jay)