kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Umanis, 19 Maret 2008

 Bali

 

Kado Wisuda Ke-35 Unmas---
Selamatkan
Alam Bali, Segera Buka Magister P2WL 

Denpasar (Bali Post)-
Rektor
Univ. Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Tjok. Istri Sri Ramaswati, S.H., M.M., hari ini, Rabu (19/3) akan mewisuda 407 sarjana di Hotel Westin, Nusa Dua. Mereka yang diwisuda masing-masing 197 sarjana dari FKIP, FE (149), FH (6), FT (3) FP (24), FKG (28).

Sebagai kado wisuda ke-35 dan dies natalis ke-26 ini, Unmas segera membuka program pasca-sarjana (S-2) Magister Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pengelolaan Lingkungan (P2WL).

Tjok. Istri Sri Ramaswati memaparkan program magister ini akan dipusatkan di kampus baru Unmas di Jl. Soka. Program mulai dibuka tahun ini dengan harapan Unmas mampu mencetak SDM Bali yang andal dalam perencanaan pembangunan berwawasan lingkungan. Ia menegaskan bahwa P2WL adalah satu-satunya S-2 yang ada di PTN/PTS wilayah Indonesia Timur. ''Izin Dikti segera turun,'' ujarnya seraya menyebutkan Unmas sudah memiliki sejumlah doktor bidang lingkungan, ditambah dosen luar biasa dari luar Bali.

Tjok Istri Sri Ramaswati didampingi WR. I Prof. Dr. Wayan Maba, WR. II, Ir. I Nengah Subagia, M.T., WR. III I Made Suryawan, S.H., dan WR. IV Dr. Ir. Nyoman Utari Vipriyanti, M.Si., Selasa (18/3) kemarin mengakui lingkungan alam Bali makin amburadul. Pembangunan yang dilakukan selama ini ternyata banyak membuat alam Bali makin keropos dan rusak. Kita tak tahu mau mengembangkan apa dan di mana alias bingung akibat tak jelasnya arah pembangunan. Karena itu alam Bali yang sebagian rusak ini harus ditata ulang. Kuncinya, Bali memerlukan SDM andal dalam lingkungan dan perencanaan pembangunan.

Sekalipun sudah dilengkapi amdal, kata dia, tak pernah berfungsi baik karena dijalankan oleh SDM yang bukan pro lingkungan. Atas dasar itulah Unmas, kata dia, ingin menata lingkungan Bali dengan menyiapkan SDM bidang perencanaan pembangunan berbasis lingkungan.

 

Buta Aksara

Untuk memantapkan posisinya sebagai PTS unggul di Bali, Unmas ikut berperan menuntaskan buta aksara di Bali 2008. Juga mendatangkan pakar guna memberi pembinaan kepada SDM di Unmas. Senin kemarin Tjok Istri Sri Ramaswati mendatangkan mantan Dirjen Dikti Satryo Soemantri Brodjonegoro berbicara soal sikap ilmiah. Unmas juga me-launching website baru www.unmas.ic.id dengan desain baru didanai hibah kompetisi Inherent K-3 yang dimenangkan dari Dikti.

Mulai tahun ini Unmas juga memasuki era peningkatan peran TI dengan pengembangan sistem on-line untuk kegiatan akademik. Mahasiswa Unmas yang mencapai 5 ribu orang menunjukkan apresiasi tingginya kepercayaan masyarakat berkat proses pembelajaran berjalan baik. Salah satu kontribusi Unmas ke petani yakni meneliti model produksi beras yang mampu meningkatkan produksi 1,5-2 ton per hektar. Dosen dan mahasiswa Unmas tercatat paling banyak memenangkan hibah bersaing dalam penelitian.

Sementara itu Wakil Ketua Yayasan PR Saraswati, Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S., mengakui Unmas kini menjadi PTS yang dicintai masyarakat dan dibanggakan karena mutunya. Ia mengingatkan perubahan harus terus dilakukan agar Unmas tak menjadi korban alias tergilas oleh roda perubahan. (025/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)