Kado
Wisuda Ke-35
Unmas---
Selamatkan
Alam Bali,
Segera
Buka Magister P2WL
Denpasar
(Bali Post)-
Rektor
Univ. Mahasaraswati (Unmas)
Denpasar,
Tjok.
Istri Sri Ramaswati,
S.H., M.M., hari
ini,
Rabu (19/3)
akan
mewisuda 407
sarjana
di Hotel Westin, Nusa
Dua.
Mereka
yang diwisuda
masing-masing 197
sarjana
dari FKIP, FE (149), FH (6), FT (3) FP (24), FKG
(28).
Sebagai
kado
wisuda ke-35 dan dies
natalis ke-26
ini,
Unmas segera
membuka program
pasca-sarjana (S-2)
Magister
Perencanaan
Pembangunan
Wilayah
dan Pengelolaan
Lingkungan (P2WL).
Tjok.
Istri Sri
Ramaswati
memaparkan program
magister
ini
akan
dipusatkan
di
kampus baru
Unmas
di Jl.
Soka.
Program mulai
dibuka
tahun ini
dengan
harapan Unmas
mampu
mencetak SDM Bali yang andal
dalam
perencanaan pembangunan
berwawasan
lingkungan.
Ia
menegaskan
bahwa P2WL
adalah
satu-satunya S-2 yang ada
di PTN/PTS
wilayah Indonesia
Timur.
''Izin
Dikti segera
turun,''
ujarnya
seraya menyebutkan
Unmas
sudah memiliki
sejumlah
doktor
bidang lingkungan,
ditambah
dosen
luar biasa
dari
luar
Bali.
Tjok
Istri Sri
Ramaswati
didampingi WR.
I Prof. Dr.
Wayan Maba, WR.
II, Ir. I
Nengah Subagia, M.T.,
WR. III I Made
Suryawan, S.H.,
dan WR. IV Dr. Ir.
Nyoman
Utari Vipriyanti,
M.Si.,
Selasa (18/3)
kemarin
mengakui lingkungan
alam Bali
makin
amburadul.
Pembangunan
yang dilakukan
selama
ini ternyata
banyak
membuat alam
Bali
makin
keropos dan
rusak.
Kita tak
tahu
mau mengembangkan
apa
dan di
mana alias
bingung
akibat tak
jelasnya
arah
pembangunan.
Karena
itu
alam
Bali yang
sebagian
rusak
ini harus
ditata
ulang.
Kuncinya,
Bali memerlukan SDM
andal
dalam lingkungan
dan
perencanaan pembangunan.
Sekalipun
sudah
dilengkapi amdal,
kata
dia, tak
pernah
berfungsi baik
karena
dijalankan oleh SDM
yang bukan pro
lingkungan.
Atas
dasar
itulah Unmas,
kata
dia, ingin
menata
lingkungan
Bali dengan
menyiapkan SDM
bidang
perencanaan pembangunan
berbasis
lingkungan.
Buta
Aksara
Untuk
memantapkan
posisinya
sebagai PTS
unggul
di Bali, Unmas
ikut
berperan menuntaskan
buta
aksara di Bali 2008.
Juga
mendatangkan
pakar
guna memberi
pembinaan
kepada SDM
di
Unmas.
Senin
kemarin
Tjok Istri Sri
Ramaswati
mendatangkan
mantan
Dirjen Dikti
Satryo
Soemantri Brodjonegoro
berbicara
soal
sikap ilmiah.
Unmas
juga me-launching website
baru
www.unmas.ic.id dengan
desain
baru didanai
hibah
kompetisi Inherent K-3 yang
dimenangkan dari
Dikti.
Mulai
tahun
ini Unmas
juga
memasuki era peningkatan
peran TI
dengan
pengembangan sistem
on-line untuk
kegiatan
akademik.
Mahasiswa
Unmas yang
mencapai 5
ribu
orang menunjukkan
apresiasi
tingginya
kepercayaan
masyarakat
berkat
proses pembelajaran
berjalan
baik.
Salah satu
kontribusi
Unmas
ke petani
yakni
meneliti model produksi
beras yang
mampu
meningkatkan produksi
1,5-2 ton per
hektar.
Dosen
dan
mahasiswa Unmas
tercatat paling
banyak
memenangkan hibah
bersaing
dalam
penelitian.
Sementara
itu
Wakil Ketua
Yayasan PR
Saraswati, Ir.
Bagus
Ketut Lodji, M.S.,
mengakui
Unmas
kini menjadi PTS yang
dicintai
masyarakat
dan
dibanggakan karena
mutunya.
Ia
mengingatkan
perubahan
harus
terus dilakukan agar
Unmas
tak menjadi
korban alias
tergilas
oleh
roda perubahan.
(025/*)