Kerja Sama PNM-Bank Sinar ------
Bantu Kredit Murah untuk Usaha Kecil
Denpasar (Bali Post) -
Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, Bank
Sinar kini siap mengucurkan kredit murah dan cepat untuk
usaha mikro dan kecil di banjar-banjar. Kredit sebesar
Rp 13,5 milyar yang merupakan hasil kerja sama Bank
Sinar dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) tersebut
selain bunganya sangat rendah juga prosesnya cepat dan
sederhana. Demikian diungkapkan Dirut Bank Sinar Drs. IB
Kade Perdana, M.M. di sela-sela penandatanganan kerja
sama dengan Kepala Cabang PNM Nyoman Wijana, Selasa
(18/3) kemarin, di Kantor Cabang PNM Denpasar.
Kepala Cabang PNM Nyoman Wijana menegaskan kredit
tersebut selain bunganya murah, juga dikhususkan untuk
kegiatan produktif usaha mikro dan kecil. ''Karena
itu kredit tersebut tak boleh digunakan untuk hal-hal
konsumtif,'' tegasnya.
Wijana menambahkan, Bank Sinar dipercaya untuk
menyalurkan kredit tersebut karena dinilai sangat komit
membantu usaha kecil. Dalam kerja sama itu, total dana
PNM yang disalurkan melalui Bank Sinar sampai saat ini
mencapai sekitar Rp 50 milyar. Selain kerja sama dengan
Bank Sinar, PNM juga menggandeng sejumlah lembaga
keuangan lainnya untuk menyalurkan kredit sejenis.
''Target kami tahun ini Rp 100 milyar,'' jelasnya.
Menurut Dirut Bank Sinar Drs. IB Kade Perdana, M.M.,
sesuai ketentuan, kredit itu secepatnya akan
direalisasikan ke usaha kecil. ''Paling lambat sebulan
sudah harus direalisasikan,'' jelasnya.
Kredit hasil kerja sama dengan PNM tersebut selain bunga
rendah yakni hanya 14 persen setahun, juga
administrasinya ringan dan prosesnya sederhana. ''Calon
peminjam tak dikenakan biaya provisi sebagaimana
persyaratan umum lainnya,'' tambahnya.
Untuk memberdayakan kredit tersebut agar hasilnya bisa
maksimal bagi usaha mirko dan kecil, pihaknya akan
melakukan pilot project di wilayah kerja usaha kecil
yang akan dibantu. Pilot project juga akan didukung tim
riset yang nantinya bisa memberikan saran dan masukan
untuk membantu pengembangan usaha kecil tersebut.
''Sasaran kredit kita akan fokuskan usaha kecil di
lingkup banjar-banjar,'' jelas Perdana. Pihaknya
berharap kredit tersebut selain bisa meningkatkan
produktivitas usaha kecil juga perekonomian masyarakat.
Ditanya soal jaminan/agunan, Perdana menegaskan kredit
tersebut sudah dirancang khusus untuk membantu usaha
kecil, karena itu prosesnya dibuat sederhana. ''Jadi
agunan/jaminan itu bukan hal utama. Yang penting kondisi
usaha kecil tersebut serta kelayakan usahanya,''
ujarnya.
Dikatakan, sampai saat ini penyaluran kredit untuk usaha
kecil berjalan lancar. Bahkan tidak ada tunggakan. ''Ini
karena kesungguhan pelaku usaha dalam memanfaatkan dana
tersebut selain bunganya yang rendah,'' tambahnya.
(031/*)