kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Wage, 26 Pebruari 2008

 Bali


Minum
Air Keras,Anak Tiga Tahun Tewas

Gianyar (Bali Post) -
Putu
Eka Ayuningsih asal Banjar Siyih Desa Sumita, Gianyar yang baru berusia tiga tahun mengalami nasib apes. Akibat perbuatan tidak disengaja yang dilakukan oleh ibunya, diberikan minum air keras, akhirnya anak semata wayang itu tewas Senin (25/2) kemarin.  

Berdasarkan informasi yang dihimpun di RSU Sanjiwani, peristiwa tersebut berawal dari menangisnya Putu Eka di saat ibunya, Ni Kadek Riyasih (30), sedang membersihkan bokor. Agar tangis anaknya berhenti, korban pun diberikan permen oleh ibunya. Setelah diberikan permen, korban sempat berhenti menangis. Tetapi, tiba-tiba korban kembali menangis akibat permen yang diberikan ibunya nyangkut di kerongkongan korban. Karena panik, Riyasih mencoba menyelamatkan anak tunggalnya itu dengan mengambilkan air minum.

Namun, di saat mengambil air minum, ibu korban salah mengambil botol minuman. Air yang diberikan minum kepada anaknya itu justru air keras yang letaknya bersebelahan dengan air minum. Kesalahan mengambil ini terjadi karena kedua air tersebut dalam kemasan botol yang sama.

Anaknya sempat mengeluh rasa pedas dan panas di tenggorokannya. Tak beberapa lama anak ini akhirnya pingsan.

Rasa panik kembali terjadi pada diri Riyasih, ketika mengetahui air yang diminum anaknya bukan air minum melainkan air keras, sehingga korban langsung dicarikan pertolongan ke RSU Sanjiwani. Korban masuk ruangan UGD sekitar pukul 15.45 wita. Tim medis bagian bedah sempat memberikan pertolongan dan napas buatan kepada korban, akan tetapi nyawanya tidak dapat ditolong lagi.

Dokter Komang Agus Wirawan dan dr. Kadek Yoga Permana mengatakan, kematian korban akibat air keras yang sudah menjalar di tubuhnya. Korban meninggal pukul 16.00 wita. Mayat korban selanjutnya dibawa ke rumah duka oleh keluarganya. Ayah korban, Kade Sudarma, maupun istrinya sangat shock akibat peristiwa tersebut. (dar)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)