Pengurus
OSIS dan
Keluarga
Besar
SMPN 1 Amlapura ''Ngayah''
di
Besakih
Amlapura
(Bali Post) -
OSIS
SMPN 1 Amlapura,
Minggu (24/2)
ngayah (kerja
bakti)
membersihkan sampah
di enam
pura di
kompleks
pura
Kahyangan Jagat
Besakih,
Karangasem.
Kegiatan
itu
kata Kepala SMP
setempat Drs. I
Gede
Ariyasa, M.Pd.
Senin (25/2)
kemarin
di Amlapura
sebagai
awal kegiatan
pengurus OSIS yang
baru.
Sebanyak
200 siswa, guru
dan
pegawai, di
antaranya 70
orang
pengurus OSIS yang baru
menggelar
bakti
sosial membersihkan
sampah
di pura
Goa Raja,
Kiduling
Kreteg,
pura Gelap,
pura
Batu Madeg,
Mrajapati
dan
Penataran Agung.
Kegiatan
didahului
dengan
persembahyangan di
pedarman
masing-masing
dan
Penataran Agung.
Dalam
kegiatan yang
digelar
sehari penuh
itu
siswa didampingi
Kasek
Ariyasa, Wakasek I
Ketut
Jenek Aryanta,
S.Pd.,
Ketua
Panitia I Wayan
Merta,
S.Pd., para
kepala
urusan, guru dan
pegawai.
Wakasek
Jenek
Aryanta menyampaikan,
tujuan
kegiatan itu
menyiapkan
pengurus OSIS agar
komitmennya
meningkat
terhadap
civitas
akademiknya, memiliki
kepekaan
sosial,
serta kian
kuat
keyakinan dan
rasa
baktinya kepada Ida
Sang Hyang
Widhi
Wasa.
Kita harapkan
OSIS SMPN1 yang mengusung
konsep
ajeg
Bali ini
menjadi
komponen penting
dalam
pendidikan dan
pembangunan SDM
di
Karangasem, ujar
Ariyasa.
Wayan
Merta
menyampaikan, kegiatan
dan
prestasi yang dicapai
OSIS tersebut
pada semester
ganjil
tahun 2007/2008, peringkat
21 lomba
bahasa
Inggris tertulis
tingkat
nasional, serta
juara II
lomba karaoke
kabupaten
Karangasem.
Di
samping itu
semifinalis
lomba
cerdas tangkas
pramuka
propinsi Bali, juara
II cerdas
cermat
pelajaran agama Islam
kabupten Karangasem
dan
masuk babak II
dan
memperoleh peringkat
14 olimpiade
kimia
propinsi Bali.
Dalam
upaya
mensejajarkan diri
dengan SMP
pavorit
di Bali, lanjut
Ariyasa, SMPN 1
itu
telah melakukan
berbagai
terobosan
di
antaranya melengkapi
sekolah
sesuai standar
pendidikan
nasional.
Kini
sekolah
setempat sudah
melengkapi
diri
dengan lab komputer,
ruang
pembelajaran multimedia dan
sedang
memasang tower ICT guna
mendukung
manajemen
dan
pembelajaran berbasis
ICT.
Penataan
lingkungan
sekolah
sudah diupayakan
maksimal agar
suasana
belajar menjadi
lebih
nyaman, papar
Ariyasa.
Ariyasa
yang juga
salah
seorang guru ajeg
Bali di
Karangasem itu
menambahkan,
pengurus OSIS 2008/2009
sudah
diberikan pelatihan
kepemimpinan
sebelum
mulai melaksanakan
tugasnya.
Pelatihan
berlangsung 4-7/2
lalu di
sekolah
setempat. (013/*)