kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Wage, 26 Pebruari 2008

 Bali


Candra
Temani Mega Belanja di Pasar Klungkung
Beli
Ketela dan Salak Bali -- 

Semarapura (Bali Post) -
Seperti
perempuan kebanyakan, Ketua Umum DPP PDI-P yang mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri tampaknya doyan belanja juga.

Senin (25/2) kemarin, ditemani Ketua DPC PDI-P Klungkung yang juga bupati, Wayan Candra, Wakil PDI-P Bali Bidang Infokom, Adenan dan sejumlah orang dekatnya menyempatkan diri datang dan berbelanja di Pasar Klungkung. Datang juga mantan Bupati Gianyar, A.A. Gde Agung Bharata.

Kedatangan mantan orang nomor satu di negeri ini tak pelak mengundang perhatian pedagang pasar. Terutama para ibu. Mereka nekat menerobos pengamanan pengawal pribadi Mega untuk dapat bersalaman dan menyapanya. Juga pengunjung pasar lain. Mereka mencuri-curi kesempatan memotret Mega dengan polsel.

Sekitar dua jam dalam pasar, berbagai barang dibeli. Di antaranya bokor dan peralatan sembahyang (Bali) dari bahan batok kelapa senilai Rp 400 ribu. Kain endek sepanjang 104 meter beragam corak Rp 1,390 juta, dan sejumlah perhiasan emas. Sedikitnya, tiga toko emas dimasuki Mega. Tak ketinggalan, Mega juga membeli ketela pohon dan salak Bali. Tanpa malu-malu, Mega juga aktif menawar barang yang diinginkan.

Puas keliling pasar, Candra mengarahkan Mega dan rombongan menuju lesehan di Desa Pesinggahan, Dawan untuk makan siang.

Tidak ada komentar yang disampaikan Megawati. Apalagi soal politik. Adenan juga terus berusaha menghalangi wartawan yang mencoba mendekati Mega untuk mewawancarainya. ''Tidak ada wawancara. Ini murni pelesiran dan makan,'' sebutnya.

Usai makan siang, Mega dan Candra bersama rombongan menuju vila milik putri Megawati, Puan Maharani di Banjar Cucukan, Medahan, Gianyar. Mereka menggelar pertemuan dan baru berakhir sekitar pukul 16.00 wita.

Apa saja yang dibicarakan? Ketika dimintai konfirmasi Candra mengatakan hanya ngobrol biasa. Tidak ada pembicaraan politik, termasuk pembicaraan soal makin dekatnya pilkada di Klungkung yakni November 2008. ''Cuma bicara biasa saja. Tidak ada yang krusial. Yang jelas, saya hanya menemani ibu untuk jalan-jalan, sambil melihat kondisi pasar di Klungkung. Juga mengantar ibu untuk makan di Pesinggahan. Katanya sudah lama tak ke situ lagi,'' sebut Candra.

Dia juga berkelit, kedatangannya ke pasar untuk membeli kain dan sejumlah peralatan, untuk kepentingan keluarga Megawati. Mengingat, dalam waktu dekat, persisnya 8 Maret 2008, keluarga Mega ada acara/kegiatan. (kmb20/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)