Candra
Temani Mega
Belanja
di Pasar
Klungkung
Beli
Ketela
dan Salak Bali --
Semarapura
(Bali Post) -
Seperti
perempuan
kebanyakan,
Ketua
Umum DPP PDI-P yang mantan
Presiden
RI, Megawati Soekarnoputri
tampaknya
doyan
belanja juga.
Senin
(25/2) kemarin,
ditemani
Ketua DPC PDI-P
Klungkung yang
juga
bupati, Wayan
Candra,
Wakil PDI-P Bali Bidang
Infokom,
Adenan
dan sejumlah
orang
dekatnya menyempatkan
diri
datang dan
berbelanja
di
Pasar Klungkung.
Datang
juga
mantan Bupati
Gianyar, A.A.
Gde
Agung Bharata.
Kedatangan
mantan
orang nomor
satu di
negeri
ini tak
pelak
mengundang perhatian
pedagang
pasar.
Terutama
para
ibu.
Mereka
nekat
menerobos pengamanan
pengawal
pribadi Mega
untuk
dapat bersalaman
dan
menyapanya. Juga
pengunjung
pasar lain.
Mereka
mencuri-curi
kesempatan
memotret Mega
dengan
polsel.
Sekitar
dua jam
dalam pasar,
berbagai
barang
dibeli.
Di
antaranya
bokor
dan peralatan
sembahyang (Bali)
dari
bahan batok
kelapa
senilai Rp 400
ribu.
Kain
endek
sepanjang 104 meter beragam
corak
Rp 1,390 juta,
dan
sejumlah perhiasan
emas.
Sedikitnya,
tiga
toko emas
dimasuki Mega.
Tak
ketinggalan, Mega
juga
membeli ketela
pohon
dan salak
Bali.
Tanpa
malu-malu, Mega
juga
aktif menawar
barang yang
diinginkan.
Puas
keliling
pasar,
Candra mengarahkan
Mega dan
rombongan
menuju
lesehan di
Desa
Pesinggahan, Dawan
untuk
makan siang.
Tidak
ada
komentar yang disampaikan
Megawati.
Apalagi
soal
politik.
Adenan
juga
terus berusaha
menghalangi
wartawan yang
mencoba
mendekati Mega untuk
mewawancarainya.
''Tidak
ada
wawancara.
Ini
murni
pelesiran dan
makan,''
sebutnya.
Usai
makan
siang, Mega dan
Candra
bersama rombongan
menuju
vila
milik
putri Megawati, Puan
Maharani di
Banjar
Cucukan, Medahan,
Gianyar.
Mereka
menggelar
pertemuan
dan
baru berakhir
sekitar
pukul 16.00 wita.
Apa
saja yang
dibicarakan?
Ketika
dimintai
konfirmasi
Candra
mengatakan hanya
ngobrol
biasa.
Tidak
ada
pembicaraan politik,
termasuk
pembicaraan
soal
makin dekatnya
pilkada
di Klungkung
yakni November 2008.
''Cuma
bicara
biasa saja.
Tidak
ada yang
krusial.
Yang jelas,
saya
hanya menemani
ibu
untuk jalan-jalan,
sambil
melihat kondisi
pasar
di Klungkung.
Juga
mengantar
ibu
untuk makan
di
Pesinggahan.
Katanya
sudah lama
tak ke
situ lagi,''
sebut
Candra.
Dia
juga
berkelit, kedatangannya
ke
pasar untuk
membeli
kain dan
sejumlah
peralatan,
untuk
kepentingan keluarga
Megawati.
Mengingat,
dalam
waktu dekat,
persisnya 8
Maret 2008,
keluarga Mega
ada
acara/kegiatan.
(kmb20/*)