Stikom
Bali Gelar
Olimpiade
Komputer VI
Denpasar
(Bali Post) -
Sekolah
Tinggi
Manajeman Informatika
dan
Teknik Komputer (Stikom)
Bali menggelar
Olimpiade
Komputer VI.
Olimpiade
melibatkan
peserta
dari tingkat SMP, SMA
dan
SMK, yang dibuka
Senin (25/2)
kemarin
dan berlangsung
hingga
hari ini.
Olimpiade
dibuka
secara resmi
oleh
Wakil Gubernur Bali
Alit Kelakan.
Jumlah
peserta yang
ikut
serta dalam event
tahunan
Stikom tersebut
tahun
ini mencapai
kurang
lebih 250 orang.
Dalam
sambutannya,
Wagub
menyatakan menyambut
baik
digelarnya olimpiade
komputer
tersebut.
Dikatakannya,
tantangan
ke
depan menghadapi
persaingan
dunia global
memang
mengharuskan kita
untuk
mempelajari dan
memanfaatkan
teknologi,
informasi
dan
komunikasi (TIK).
Apalagi,
akses
informasi yang kian
menuntut
kecepatan
dan
keakuratan sangat
membantu
manusia
dalam aktivitas
sehari-hari.
''Pejabat
misalnya,
tidak
harus bertemu
satu
sama lain.
Teleconference
kan
sama
saja dan
itu
mesti dikembangkan
ke
depannya,'' ujarnya.
Senada
dengan
sambutan tertulis
Wali
kota
Denpasar, Alit
Kelakan
mengungkapkan, dua
sisi
mata uang
dari
teknologi informasi
merupakan
sesuatu yang
tidak
bisa dielakkan.
Terlebih
lagi
bagi
Bali yang
mengusung
teguh
budaya dan
tradisi.
Gesekan
pasti
ada, dan
kerap
teknologi canggih
disalahkan.
''Yang salah
itu
manusianya, bukan
teknologinya.
Padahal
kita
kan
bisa
memanfaatkan website untuk
menunjang
pengembangan
dan
pelestarian budaya.
Misalnya
saja website yang
bisa
diakses anak
muda yang
berisikan
tentang agama
dan
adat.
Jadi
bukan
untuk hal yang
tidak-tidak,''
tegas
Wagub.
Sebagai
Ketua
Stikom Bali Drs. Dadang
Hermawan,
Ak.,
M.M. mengatakan,
olimpiade
komputer yang
digelar
Stikom bertujuan
untuk
meningkatkan pengetahuan
di
bidang TIK.
Stikom
Bali khususnya
dalam
menunjang pendidikan
di
bidang tersebut,
telah
melengkapi diri
dengan
berbagai fasilitas
yang berstandar
internasional.
Selain
itu, Stikom
juga
tengah dalam
proses
sertifikasi ISO 9001/2002
dan dalam
proses
akreditasi
di
Badan Akreditasi
Perguruan
Tinggi.
(ded/*)