kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 21 Pebruari 2008

 Bali


Panas
Tiga Hari, Bajera-Lenganan Akhirnya Damai 

Tabanan (Bali Post) -
Setelah
memanas selama tiga hari, mulai dari sidang kasus penganiayaan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tabanan Senin (18/2) lalu, yang dihadiri puluhan pria berbadan kekar, Rabu (20/2) kemarin, kedua belah pihak yakni kelompok masyarakat Bajera dan Lenganan, berdamai di Mapolres Tabanan. Uniknya, kedua belah pihak meminta maaf atas kejadian yang membuat massa memanas dan nyaris bentrok tersebut.

Perwakilan dari kedua belah pihak tiba di Mapolres Tabanan sekitar pukul 14.00 wita, sore kemarin. Pertemuan dipimpin langsung Kapolres Tabanan AKBP Rudolf A. Rodja. Hadir pula Wakil Ketua DPRD I Ketut Suryadi yang berasal dari Bajera, Camat Selemadeg Gede Susila, dan jajaran Muspika.

Perwakilan Lenganan yang kini menjadi bagian dari Desa Bajera Kaja, Desa Pengembangan, dipimpin IB Surya Negara yang lebih dikenal dengan Gus Surya, sementara kelompok Bajera dipimpin langsung Perbekel I Wayan Alit Sutama. Sebelum memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak, Kapolres menegaskan situasi yang memanas sebenarnya hanya disebabkan oleh miskomunikasi dan adanya isu yang berkembang, dan tidak ada masalah substansi yang harus diselesaikan. Demikian pula Suryadi meminta kepada kedua belah pihak untuk bertindak arif sehingga tidak menimbulkan friksi yang berkelanjutan, yang pada akhirnya merugikan masyarakat sendiri.

Gus Surya diberikan kesempatan pertama kali untuk berbicara. Secara mengejutkan ia langsung menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan bahwa pada sidang di PN Senin lalu, dengan hadirnya sejumlah anggota PEKAT telah menyinggung masyarakat Bajera. Dikatakannya, pihaknya tidak melakukan intervensi melainkan bermaksud agar sidang berlangsung aman.

Perbekel Bajera Alit Sutama yang didampingi delapan orang warga juga menyatakan tidak ingin memperpanjang masalah dan meminta agar situasi kembali normal serta tidak ada permusuhan. Salah satu perwakilan, I Ketut Suastika juga meminta maaf atas ketersinggungan massa sehingga terjadinya situasi yang memanas. (upi)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)