kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 21 Pebruari 2008

 Bali


SMAN 8 Denpasar Juara I Musikalisasi Puisi

Denpasar (Bali Post) -
Ibarat
tanaman baru tumbuh, sudah berbunga. Demikianlah prestasi siswa SMAN 8 Denpasar. Dalam Lomba Musikalisasi Puisi se-Bali, SMAN 8 Denpasar mampu meraih juara I mengalahkan rivalnya, Smansa Denpasar, Senin (18/2) lalu.

Kepala SMAN 8 Denpasar Drs. Ida Bagus Ngurah, M.Si. ikut larut dalam kegembiraan bersama anak-anak. Prestasi ini, bagi dia, sebagai pembuktian. Sekalipun sekolah ini baru berusia dua tahun, jika siswa SMAN 8 Denpasar dibina dengan baik akan menghasilkan SDM berkualitas.

Sekolah yang bermotto ''Rtasya Patha Preta'' (dasarilah hidup ini dengan satya dan sradha), menurut Ida Bagus Ngurah, ikut memotivasi perjuangan siswanya di event mana saja. Makanya jangan salahkan sekolah yang bermisikan budaya Bali ini, banyak tampil sebagai juara, termasuk di cabang olah raga.

Dalam lomba musikalisasi puisi se-Bali yang digelar di kampus Unwar belum lama ini, Emik dan kawan-kawan tampil percaya diri. Mereka mampu mempesona dewan juri dengan olah vokal yang bagus. Makanya Ida Bagus Ngurah mengakui bantuan berupa gamelan dan alat musik oleh Pemkot Denpasar sangat bermanfaat untuk pembinaan bakat seni para siswa. Dua jenis alat musik inilah dikolaborasikan siswa SMAN 8 Denpasar saat lomba musikalisasi puisi. ''Saya menilai penampilan mereka sangat luar biasa. Pantaslah kami juara,'' ujarnya.

Motto sekolah juga ikut mengantarkan perjuangan siswa agar setia kepada sekolah dan memiliki kepercayaan diri. Keterampilan individu ini bersinergi dengan temannya dalam satu kelompok.

Ida Bagus Ngurah tetap tak menjadikan juara sebagai tujuan utama, melainkan ajang uji mental dan kemampuan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki siswa secara individu maupun kelompok. Ia pun mengajak anak didiknya untuk memupuk jiwa inovatif dalam berpikir, berkata dan berbuat. Apalagi dunia sastra yang diasah dalam ekstrakurikuler di sekolah sarat dengan nilai filosofis, etika dan estetika. Dunia ini memadukan antara alam, manusia dengan Sang Pencipta. ''Ini yang kami sebut mengajarkan siswa untuk setia dan berjuang demi almamater,'' ujarnya. (025/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)