SMAN 8 Denpasar
Juara I
Musikalisasi Puisi
Denpasar
(Bali Post) -
Ibarat
tanaman
baru tumbuh,
sudah
berbunga. Demikianlah
prestasi
siswa SMAN 8
Denpasar.
Dalam
Lomba Musikalisasi
Puisi se-Bali, SMAN 8
Denpasar
mampu
meraih juara I
mengalahkan
rivalnya,
Smansa
Denpasar, Senin
(18/2) lalu.
Kepala
SMAN 8 Denpasar Drs. Ida
Bagus
Ngurah, M.Si.
ikut
larut dalam
kegembiraan
bersama
anak-anak. Prestasi
ini,
bagi dia,
sebagai
pembuktian. Sekalipun
sekolah
ini baru
berusia
dua tahun,
jika
siswa SMAN 8 Denpasar
dibina
dengan baik
akan
menghasilkan SDM berkualitas.
Sekolah
yang bermotto ''Rtasya
Patha
Preta'' (dasarilah
hidup
ini dengan
satya
dan sradha),
menurut Ida
Bagus
Ngurah, ikut
memotivasi
perjuangan
siswanya
di event
mana
saja. Makanya
jangan
salahkan sekolah yang
bermisikan
budaya Bali
ini,
banyak tampil
sebagai
juara, termasuk
di
cabang olah raga.
Dalam
lomba
musikalisasi puisi
se-Bali yang digelar
di
kampus Unwar
belum lama
ini,
Emik dan
kawan-kawan
tampil
percaya diri.
Mereka
mampu mempesona
dewan
juri dengan
olah
vokal yang bagus.
Makanya Ida
Bagus
Ngurah mengakui
bantuan
berupa gamelan dan
alat
musik oleh
Pemkot
Denpasar sangat
bermanfaat
untuk
pembinaan bakat
seni
para siswa.
Dua
jenis alat
musik
inilah dikolaborasikan
siswa SMAN 8
Denpasar
saat
lomba musikalisasi
puisi. ''Saya
menilai
penampilan mereka
sangat
luar biasa.
Pantaslah
kami
juara,'' ujarnya.
Motto sekolah
juga
ikut mengantarkan
perjuangan
siswa agar
setia
kepada sekolah
dan
memiliki kepercayaan
diri.
Keterampilan individu
ini
bersinergi dengan
temannya
dalam
satu kelompok.
Ida Bagus
Ngurah
tetap tak
menjadikan
juara
sebagai tujuan
utama,
melainkan ajang
uji mental
dan
kemampuan untuk
mengembangkan
potensi yang
dimiliki
siswa
secara individu
maupun
kelompok. Ia pun
mengajak
anak
didiknya untuk
memupuk
jiwa inovatif
dalam
berpikir, berkata
dan
berbuat. Apalagi
dunia
sastra yang diasah
dalam
ekstrakurikuler di
sekolah
sarat dengan
nilai
filosofis, etika
dan
estetika. Dunia
ini
memadukan antara
alam,
manusia dengan Sang
Pencipta. ''Ini
yang kami
sebut
mengajarkan siswa
untuk
setia dan
berjuang
demi
almamater,'' ujarnya.
(025/*)