kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Pon, 31 Januari 2008

 Bali


Upaya
Tingkatkan Hasil Pertanian,
DuPont
Luncurkan Prevathon

Tabanan (Bali Post)-
Petani
sering dirugikan akibat serangan hama ulat yang mengancam gagal panen. Sebagai upaya untuk meningkatkan hasil pertanian tanaman pangan, diperlukan berbagai sarana penunjang seperti pengendali hama tersebut. DuPont perusahan yang berbasis di Amerika Serikat meluncurkan produk pengendali hama yang cukup ramah lingkungan yakni Prevathon 50 SC. Prevathon secara resmi diluncurkan ke pasaran Rabu (30/1) kemarin di Musem Subak Sanggulan, Tabanan

Tobu Sitorus, Tim DuPont Jakarta saat peluncuran Prevathon menyatakan produk ini diyakini akan dapat membantu meningkatkan produksi padi dan hasil tanaman pangan lainnya. Demikian pula Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Nyoman Sunarta menyambut baik keberadaan insektisida ini. Dia berharap produk tersebut dapat membantu petani dalam meningkatkan produksinya. Sebab kata dia dari puluhan masalah yang dihadapi petani, diantaranya yang sangat menakutkan adalah gagal panen akibat serangan hama dan penyakit

Sementara itu, Reseach and Development DuPont Argriculture Product Indonesia Edi Saptodewo dalam presentasinya menyatakan sejak September 2007, Prevathon terdaftar mampu mengendalikan hama pada tanaman padi, kubis, cabai, dan kacang panjang serta efektif pula untuk tanaman pangan lainnya. Cara kerja cairan putih ini, aktif terhadap serangan hama terutama ulat dengan tidak mematikan serangga berguna serta cukup ramah terhadap lingkungan. Dalam tujuh menit dapat menghentikan aktivitas makan serangga, mematikan telur atau larva yang baru menetas. Penggunaan Prevathon sangat efektif memanggulangi hama khususnya ulat dan terbukti telah mampu bekerja lebih efektif, terangnya

Dinyatakan Saptodewo dari beberapa perlakuan yang pernah dilakukan pada beberapa lahan pertanian, terbukti berhasil baik. Dicontohkannya penggerek batang dan hama putih palsu yang dapat menyerang padi dengan ganas dapat ditanggulangi dengan baik melalui penggunaan Prevathon.

Sabhantara Pekaseh Tabanan I Wayan Sukanada pada kesempatan tersebut juga menyambut baik produk tersebut. Dinyatakannya, awalnya di subak Jaka Dayang dicobakan untuk menggunakan Prevathon. Pada perlakuan pertama, pihaknya belum meyakini keunggulan produk tersebut, tetapi setelah dilakukan penyemprotan kedua kalinya, kini padi terlihat subur dan menghijau. Ia berharap produk ini mampu membantu petani dalam mengentaskan hama dan penyakit yang telah endemik pada beberapa tempat. (upi/*)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)