kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Kliwon, 3 Januari 2008

 Bali


Calo
Seba Polri masih Gentayangan

Denpasar (Bali Post) -
Sikap
tegas Kapolda Bali Irjen Pol. Paulus Purwoko, MDA membangun pelayanan Polri yang bersih, ternyata belum membuat kalangan calo takut. Buktinya, tes Seba Polri masih diwarnai upaya suap atau KKN. Kalangan calo malah terus gentayangan dan sibuk menawarkan jasa pada pelamar. Satu ''kursi'' dijual Rp 60 juta sampai Rp 75 juta.

Polda Bali mendapat jatah 140 calon Seba Polri angkatan 2008. Pelamar yang sudah resmi ikut bersaing mencapai 948, termasuk 42 orang Polwan. Rinciannya, 120 orang untuk Polri umum, intel organik (7), intel khusus (2), brimob (10) dan pol. air 10 orang. ''Tidak ada yang boleh nitip-nitip nomor, saya tak bisa disuap. Biar anak pejabat atau keluarga petinggi Polri, tak akan bisa intervensi Kapolda,'' tegas Irjen Purwoko

Kapolda boleh saja mengklaim tes Seba Polri bersih dari budaya suap atau KKN. Toh begitu, oknum calo masih saja mencari celah. Sejumlah keluarga pelamar bahkan dicari oleh kalangan makelar yang mengaku bisa membantu kelulusan pelamar. Oknum calo tersebut tidak saja dari PNS, juga oknum Polri yang notabene punya akses ke pemegang kebijakan di Polda. ''Saya diminta menyediakan Rp 75 juta, katanya pasti lulus dan jangan ribut,'' bisik orangtua pelamar di Mapolda Bali, Rabu (2/1) kemarin.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. AS Reniban menegaskan, tak ada biaya sepeser pun dalam rangkaian tes calon Seba Polri. Masyarakat diminta tak percaya pada calo, apalagi yang mengaku bisa meluluskan pelamar. ''Jangan percaya, semua tergantung hasil ujian dan kemampuan masing-masing pelamar,'' katanya.

Ditanya ulah calo yang masih gentayangan, Kombes Reniban menyebutkan Polda membentuk tim pengawas dan tim khusus untuk mengejar oknum yang mencari keuntungan pribadi. Orangtua pelamar Seba Polri diminta melaporkan ulah calo yang berani menodai kebijakan Kapolda. ''Silakan jadi calo tes Seba Polri, kalau ketahuan bersiaplah masuk sel,'' ancamnya.

Sementara Wakapolda Bali Brigjen Pol Drs. Andi Chaerudin memimpin acara sosialisasi penerimaan Seba Polri, di Gedung Rupatama, Rabu (2/1) kemarin. Karo Pers Polda Bali Kombes Pol Drs. Mustafa Hari Kuncoro melaporkan, pendaftaran Seba Polri berlangsung 4 Desember 2007 sampai 28 Desember 2007. Pelamar ikut kompetisi 948, termasuk 42 orang Polwan. ''Kuota untuk Bali 140 orang, lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 90 orang,'' ucapnya. (kmb10)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)