kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Kliwon, 3 Januari 2008

 Bali


Empat
Pembunuh Satpam Ditangkap
Satu
Saat Berobat di RS---

Denpasar (Bali Post) -
Tim gabungan Polda Bali, Poltabes Denpasar dan Polsek Kuta hanya perlu waktu sehari untuk mengungkap kasus pembunuhan  Mustiada alias Budi dan Wayan Suparta alias Kayun. Keduanya Satpam Dee Jay Music di Kuta. Empat pria berbadan kekar, masing-masing EN, OP, KM, dan MN ditangkap polisi di tempat berbeda, Rabu (2/1) kemarin. Pasukan
Polda dan Poltabes masih memburu empat orang yang diduga terlibat.

Wakapoltabes Denpasar AKBP Gede Alit Widana, M.Si. membenarkan ada empat tersangka kasus pembunuhan Satpam Dee Jay sudah dijebloskan ke sel. Satu di antaranya diperiksa penyidik Polsek Kuta, sedangkan tiga pelaku lagi ditangani Poltabes. ''Empat tersangka sudah ditangkap, dan sekarang tengah diperiksa. Soal kronologis penangkapan dan hasil pemeriksaan, besok (Kamis-red) akan disampaikan ke Kapoltabes,'' tegasnya.

Tersangka sebelum dibawa ke Poltabes sempat digelandang ke Mapolda Bali. Entah bagaimana, Dir. Reskrim Polda Bali Kombes Pol. W. Marpaung memerintahkan anggota untuk membawa ke Poltabes. ''Poltabes yang memeriksa, namun Polda tetap mem-back-up,'' kata Wadir Reskrim AKBP Rusmana.

Informasi yang dihimpun Bali Post, keempat tersangka ditangkap wilayah Denpasar dan Badung. Identitas para pelaku dapat diketahui, setelah polisi mendengar keterangan para saksi di TKP. Tim gabungan Polda-Poltabes langsung memblokir tempat-tempat persembunyian EN dkk.

Hasilnya, pasukan Kasat Reskrim Kompol Komang Sandi Arsana dapat informasi bahwa tersangka MN ngumpet di wilayah Sesetan. Penyergapan yang dilakukan petugas berhasil, dan MN diringkus saat melintas di jalan raya.

Berselang 30 menit sejak MN ditangkap, polisi kembali sukses melacak keberadaan pelaku lain. Tersangka EN yang sedang berobat di salah satu RS di Sesetan, langsung dijemput tim gabungan Polda-Poltabes. EN saat dirungkus, ternyata mengalami luka di bagian kepala belakang, punggung, dan lengan. ''EN juga kena tebas saat berkelahi,'' kata perwira Poltabes.

Dua tersangka lagi, OP dan KM ditangkap secara bersamaan di suatu tempat. Keempat pria yang diduga membunuh dua satpam kafe itu langsung digelandang ke kantor polisi. Hanya, soal luka yang diderita EN ada dua versi yang beredar di lapangan. Informasi pertama, tersangka yang sudah pernah terlibat kasus serupa itu ditebas oleh salah satu korban saat berkelahi di TKP. Versi kedua, EN terluka setelah diserang kelompok pria yang diduga teman korban.

 

Sering Dikeluhkan

Masyarakat Kuta mempertanyakan waktu operasional Dee Jay Music, Kuta. Jam buka tempat hiburan tersebut dinilai melanggar ketentuan Perda Badung yang mengatur tentang waktu operasional tempat hiburan. Seharusnya waktu operasional tempat hiburan dibatasi hingga pukul 03.00 wita. Namun ternyata Dee Jay Music yang berlokasi di Jalan Kartika Plaza itu buka hingga pukul 08.30 wita.

Ketua LPM Kuta I Nyoman Graha Wicaksana Rabu (2/1) kemarin membenarkan adanya pertanyaan masyarakat tentang jam operasional tempat hiburan yang menjadi tempat perkelahian berdarah itu. Menurutnya, masyarakat di lingkungan sekitar tempat hiburan tersebut sudah sering mengeluhkan jam beroperasi tempat hiburan itu karena suara musiknya mengganggu ketenangan warga. ''Untuk itu dalam waktu dekat kami akan duduk bersama pihak pengelola, tokoh dan masyarakat sekitar untuk membicarakan hal tersebut,'' ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Subawa mengatakan belum mengetahui tentang pelanggaran waktu operasional tempat hiburan tersebut. ''Akan saya cek dulu,'' ujarnya singkat.

Sedangkan mengenai waktu buka tempat hiburan hingga pukul 08.30 wita, Subawa mengatakan kemungkinan karena pergantian tahun sehingga jam buka diperpanjang. Namun untuk memperpanjang jam buka itu seharusnya pihak pengusaha tempat hiburan juga meminta izin kepada dinas pariwisata dan dinas terkait lainnya. (kmb10\kmb21)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)