kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Wage, 19 September 2007

 Ekuin


Jelang
Lebaran, Transasi di Pegadaian Meningkat 

Banyuwangi (Bali Post) -
Meski
hari raya Lebaran masih jauh, jumlah nasabah pegadaian di Banyuwangi yang bertransasksi meningkat. Berbeda dengan hari biasanya. Menjelang Lebaran, nasabah lebih banyak mengambil barang jaminan daripada menggadaikan barang. Kondisi ini merupakan fenomena tahunan yang selalu terjadi di Banyuwangi.

Membludaknya nasabah ini mulai terasa sejak satu minggu terakhir. Mulai pagi hingga sore terjadi antrean panjang di kantor pegadaian. ''Omset naik tajam hingga 60%,'' kata Manajer Kantor Cabang Pegadaian Banyuwangi Mulyo Slamet, Selasa (18/9) kemarin di kantornya. Nasabah yang datang kebanyakan kalangan pedagang dan wiraswasta. Hampir 90 persen didominasi kalangan ibu rumah tangga. Para wanita ini sengaja berebut untuk mengambil berbagai perhiasan yang digadaikan sebelumnya.

Kendati banyak yang belum jatuh tempo, para nasabah memilih lebih dulu mengambil barang jaminan. Alasannya cukup sederhana, yakni hanya untuk merayakan Lebaran. Setiap hari jumlah nasabah yang melunasi hutang mencapai lebih dari 125 orang dengan nilai transaksi hingga Rp 180 juta lebih. Jumlah ini jauh melambung di banding tahun sebelumnya. Barang jaminan yang paling banyak adalah jenis perhiasan emas. Barang ini paling mudah dijadikan jaminan di pegadaian. Selain perawatannya mudah, barang ini memiliki harga jual yang relatif stabil.

''Kami selalu anjurkan perhiasan sebagai barang jaminan,'' ujar Mulyo Slamet. Banyaknya nasabah yang mengambil barang berdampak minimnya proses lelang. Pengelola pegadaian selalu berupaya menekan angka lelang dengan memberikan toleransi jatuh tempo.

Selain perhiasan, barang jaminan lain berupa peralatan elektronik. Namun, jumlahnya masih relatif kecil. Bulan ini, pegadaian terpaksa mengundur jadwal lelang untuk memberikan kesempatan nasabah mengambil barang jaminan. Melonjaknya jumlah nasabah diyakini akan terus terjadi hingga hari Lebaran tiba. Puncaknya biasanya terjadi satu minggu sebelum lebaran.

Lonjakan nasabah juga terjadi pada permohonan kredit. Setiap harinya pemohon kredit mencapai sekitar 120 orang dengan jumlah transaksi Rp 225 juta. Jumlah ini diyakini akan menurun hingga Lebaran tiba. Lonjakan kredit biasanya akan naik lagi setelah satu minggu Lebaran. Banyak warga yang ingin menggadaikan barang untuk mendapatkan pinjaman kredit.

Melonjaknya jumlah nasabah membuat pengelola pegadaian harus bekerja ekstra keras. Untuk melayani nasabah secara penuh, kantor pegadaian mulai dibuka pukul 08.00-15.00 WIB. Kendati diberikan waktu panjang, jumlah pengunjung tetap saja membludak. Mereka memenuhi ruangan lobi dan pintu masuk kantor pegadaian. Diantara 7 kantor pegadaian yang ada di Banyuwangi, kantor cabang Banyuwangi memiliki jumlah nasabah yang paling besar. (udi)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)