Dipertanyakan,
Dana Rehab Pasar
Kumbasari
Denpasar
(Bali Post) -
Rehab Pasar
Kumbasari
pascakebakaran
awal
Mei 2007 lalu
mulai
dibicarakan kembali.
Bahkan,
pembahasan detail
enggenering
desain (DED),
Selasa (18/9)
kemarin
memasuki tahap
akhir.
Namun,
dalam pembahasan
tersebut
sempat
mengemuka pertanyaan
soal
penggunaan
dana
untuk rehab.
Pasalnya,
dana yang
dianggarkan
Rp 8,1
milyar
tersebut dirancang
habis
untuk rehab gedung
diamksud.
Ketua
Komisi B DPRD
Denpasar Ir. I.B.
Gede
Udiyana bersama
Wakil
Ketua Komisi Ir.
I Ketut
Sugiata
dan anggota I
Wayan
Mariyana Wandhira,
S.T. usai
rapat
kemarin juga
mengaku
heran dengan RAB yang
dicetuskan
kemarin.
Pihaknya
merasa
heran jumlah
dana
yang dianggarkan
bisa pas
dengan RAB yang
ada.
Padahal,
rehab bangunan
Pasar
Kumbasari dimaksud
tidak
mengubah struktur
bangunan
secara
keseluruhan.
Terhadap
pertanyaan
ini,
Kepala Dinas PU
Denpasar Ir.
I Ketut
Winarta didampingi
Kabag
Humas Pemkot
Denpasar I Made Erwin
Suryadarma
mengatakan
besaran
anggaran yang disediakan
tersebut
secara
kebetulan
sama
dengan RAB yang
ada.
Winarta mengakui
penyediaan
dana
tersebut
sebelum
membuat gambar rehab
gedung
diamksud.
Pasalnya,
bila
harus menunggu
gambar,
anggaran perubahan
sudah
dibahas lebih
awal. ''Memang
ini
suatu kebetulan
dana
yang dianggarkan
sesuai
dengan RAB. Namun,
dalam
pelaksanaannya
kan
belum
tentu habis
semuanya. Hal
ini
tergantung dari
pemenang tender yang
akan
mengerjakannya,''
ujar Erwin
kemarin.
Jajaran
Komisi B
dalam
rapat kemarin
mengharapkan rehab
bangunan
Pasar
Kumbasari tersebut
juga
harus menyentuh
pintu
masuk ke
pasar
itu.
Saat
ini
keberadaan pintu
masuk
utama ke
Pasar
Kumbasari dinilai
tidak
layak lagi.
Ketinggian
serta
lebar pintu
utama
tersebut perlu
disesuaikan
dengan
kondisi saat
ini.
Selain
itu,
Udiyana juga
berharap
fasilitas
pendukung
lainnya
perlu dipikirkan
untuk
melengkapi gedung
dimaksud.
Pihaknya
mengusulkan
adanya
tangga eskavator
pada
lantai tiga
ke atas.
''Penataan
landscap
di
sekitar Pasar
Kumbasari
juga
perlu diperhatikan
untuk
menciptakan kesan
asri di
lingkungan
pasar
tersebut,'' jelas
Udiyana
kemarin. (kmb12)