kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Wage, 19 September 2007

 Bali


Di
Bali, 31.832 RT Potensial Miskin 

Denpasar (Bali Post) -
Pemerintah
Bali diingatkan untuk segera melakukan pembenahan yang strategis dalam mengelola kependudukan. Risiko dari menyepelekan penanganan kependudukan dipastikan akan membuat program pembangunan gagal. Bahkan, kini diprediksi ada sekitar 31.832 rumah tangga (RT) di Bali yang potensial miskin akibat makin buruknya daya tahan ekonomi dan makin mahalnya harga-harga kebutuhan hidup.

Demikian terungkap dalam pembekalan teknis terkait masalah kependudukan yang digelar Humas dan Protokol Pemprop Bali, Selasa (18/9) kemarin. Menurut Pakar Kependudukan Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa, S.E.,M.Si, perkembangan pendudukan yang tidak dikelola dengan pendekatan yang benar akan sangat berisiko bagi Bali. ''Bali semestinya sudah membangun strategi lintas kebupaten/kota dalam mengedalikan laju migrasi kependudukan. Ada kecenderungan Bali akan terus menjadi sasaran urban,'' ujarnya.

Potensi terbukanya makin tingginya angka penduduk miskin di Bali, menurut Widiana Putra dari Bappeda Bali, desakan ekonomi akan membuat banyak penduduk Bali terjebak pada tuntutan hidup. Akibatnya kesiapan membangun sistem pengawasan yang efektif sulit diwujudkan. Terlebih, kata dia, kini ada sekitar 31.832 rumah tangga di Bali sangat potensial miskin.  Jika ini tak bisa diatasi, maka lonjakkan rumah tangga miskin di Bali sangat terbuka. Ia mengatakan saat ini ada sekitar 147.044 rumah tangga miskin di Bali.

Kepala Badan Kesbanglinmas Pemprop Bali MP Sihombing mengingatkan agar budaya tanggap terhadap penduduk pendatang di sekitar kita dibangkitkan. Masalahnya, migrasi kependudukan kini selain membawa misi-misi ekonomis juga membawa pesan ideologis. ''Ingat kini isu teroris dan migrasi penduduk karena kepentingan politik menguat. Untuk itu, antisipasi dan pengawasan kependudukan haruslah benar-benar jelas,'' ujarnya. MP Sihombing mengatakan kini pendekatan-pendekatan politik dan perjuangan ideologi berpotensi membuat gangguan stabilitas terkoreksi. Untuk itu, menjaga Bali haruslah menjadi tanggung jawab semua pihak.

Karo Humas dan Protokol Pemrop Bali A.A. Gede Bagus Netra, S.Sos. mengatakan kini masalah kependudukan dan kerusakan lingkungan menjadi isu internasional. Pengelolaan kependudukan yang tak tersistem bersinggungan dengan isu teroris sedangkan keserakahan penduduk mengelola alam  membuat alam melakukan reaksi destruktif. (044)

 

 

     Data Kependudukan Bali

----------------------------------------

 Jumlah Penduduk      :    3.431.558

 Usia Kerja           :    2.584.750

 Sudah Bekerja        :    1.950.654

 KK miskin            :      147.044   

 Hampir Miskin        :       31.832

-----------------------------------------

      Sumber : Data Terbaru Bappeda Bali

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)