Di
Bali, 31.832 RT Potensial
Miskin
Denpasar
(Bali Post) -
Pemerintah
Bali diingatkan
untuk
segera melakukan
pembenahan yang
strategis
dalam
mengelola kependudukan.
Risiko
dari menyepelekan
penanganan
kependudukan
dipastikan
akan
membuat program
pembangunan
gagal.
Bahkan, kini
diprediksi
ada
sekitar 31.832 rumah
tangga (RT)
di Bali yang
potensial
miskin
akibat makin
buruknya
daya
tahan ekonomi
dan
makin mahalnya
harga-harga
kebutuhan
hidup.
Demikian
terungkap
dalam
pembekalan teknis
terkait
masalah kependudukan
yang digelar
Humas
dan Protokol
Pemprop Bali,
Selasa (18/9)
kemarin.
Menurut
Pakar
Kependudukan Dr. I Gusti
Wayan
Murjana Yasa,
S.E.,M.Si,
perkembangan
pendudukan yang
tidak
dikelola dengan
pendekatan yang
benar
akan sangat
berisiko
bagi Bali.
''Bali
semestinya
sudah
membangun strategi
lintas
kebupaten/kota dalam
mengedalikan
laju
migrasi kependudukan.
Ada
kecenderungan Bali
akan
terus
menjadi sasaran
urban,'' ujarnya.
Potensi
terbukanya
makin
tingginya angka
penduduk
miskin
di Bali, menurut
Widiana
Putra dari
Bappeda Bali,
desakan
ekonomi akan
membuat
banyak penduduk Bali
terjebak
pada
tuntutan hidup.
Akibatnya
kesiapan
membangun
sistem
pengawasan yang efektif
sulit
diwujudkan.
Terlebih,
kata
dia, kini
ada
sekitar 31.832 rumah
tangga
di
Bali
sangat
potensial miskin.
Jika
ini tak
bisa
diatasi, maka
lonjakkan
rumah
tangga miskin
di
Bali
sangat
terbuka.
Ia
mengatakan
saat
ini ada
sekitar 147.044
rumah
tangga miskin
di Bali.
Kepala
Badan
Kesbanglinmas Pemprop
Bali MP Sihombing
mengingatkan agar
budaya
tanggap terhadap
penduduk
pendatang
di
sekitar kita
dibangkitkan.
Masalahnya,
migrasi
kependudukan kini
selain
membawa misi-misi
ekonomis
juga
membawa pesan
ideologis.
''Ingat
kini
isu teroris
dan
migrasi penduduk
karena
kepentingan politik
menguat.
Untuk
itu,
antisipasi dan
pengawasan
kependudukan
haruslah
benar-benar
jelas,''
ujarnya.
MP Sihombing
mengatakan
kini
pendekatan-pendekatan
politik dan
perjuangan
ideologi
berpotensi
membuat
gangguan stabilitas
terkoreksi.
Untuk
itu,
menjaga
Bali haruslah
menjadi
tanggung jawab
semua
pihak.
Karo
Humas
dan Protokol
Pemrop Bali A.A.
Gede
Bagus Netra,
S.Sos.
mengatakan
kini
masalah kependudukan
dan
kerusakan lingkungan
menjadi
isu internasional.
Pengelolaan
kependudukan yang
tak
tersistem bersinggungan
dengan
isu teroris
sedangkan
keserakahan
penduduk
mengelola
alam
membuat
alam
melakukan reaksi
destruktif.
(044)
Data Kependudukan Bali
----------------------------------------
Jumlah
Penduduk
: 3.431.558
Usia
Kerja
: 2.584.750
Sudah
Bekerja
: 1.950.654
KK
miskin
: 147.044
Hampir
Miskin
: 31.832
-----------------------------------------
Sumber
: Data Terbaru
Bappeda Bali