SMPN 5 Denpasar
Dinilai Tim WWM
-
Tonjolkan
Taman
''Panca
Dewata''
Denpasar
(Bali Post) -
Bali kini
memiliki
taman
Panca
Dewata.
Taman
berkonsep
minimalis
namun
sarat ilmu
ini
menjadi keunggulan
SMPN 5 Denpasar
saat
dinilai Tim Propinsi
Lomba
Wawasan Wiyata
Mandala (WWM),
Selasa (18/9)
kemarin.
Taman
ini
menganut pengider-ider
Dewata
Nawa Sanga
lengkap
dengan patungnya.
Warna
bunga
juga disesuaikan
seperti
merah di
selatan,
kuning
di barat.
Tanaman
pendampingnya
adalah
segala jenis
tanaman
obat yang langka
ditemukan
di
Bali.
Kepala SMPN 5
Denpasar I
Ketut
Suwirya,
S.Pd.,
M.M. mengatakan
taman
ini selain
sebagai
ruang publik
juga
tempat belajar. ''Selain
lokasinya
sejuk,
siswa belajar
beraneka
jenis
tanaman langka
dan
nama ilmiahnya,''
ujarnya
didampingi sang arsitek
Nyoman
Wirata.
Dalam
lomba
ini SMPN 5 banyak
memperlihatkan
kejutan
misalnya penampilan
sekaa
tabuh anak-anak yang
baru
dibentuk serta
menjadikan
lukisan
sebagai komoditi
ekonomis
produktif.
Siswa
menghasilkan
uang
karena lukisannya
banyak
terjual.
Meditasi
dan yoga yang
dibina Made
Wijani
dijadikan media penguatan
mental dan spiritual
siswa.
Belum
lagi
ekstra elektro
binaan
Sutrisna Jaya
satu-satunya
di Bali yang
mendapat
pujian
Wakil Wali Kota
Denpasar IB
Rai Mantra.
Di
bidang
akademis dan
administrasi
kepegawaian,
Ketut
Suwirya mengaku
tak
kalah dengan
sekolah lain.
Bahkan,
ia
menelorkan
juara III
olimpiade,
Asih
Juniasih.
Sekolah
ini
juga dikenal
sebagai
gudangnya pelukis
muda
berbakat dan
pesilat
andalan
Bali.
Suwirya
didampingi
Wakasek
Kurikulum Ignatius Sutrisno,
S.Pd., S.H.,
Wakasek
Kesiswaan Nyoman
Seronca,
S.Pd.,
Wakasek Sarana
Ketut
Asmana dan
Humas I
Nyoman Gede
Udiyana,
S.Pd.
mengatakan tantangan
sekolah
di dalam
kota
jauh lebih
berat
dibandingkan sekolah
di desa.
Apalagi SMPN 5
Denpasar
hanya
memiliki lahan 35 are
harus
dimanajemen agar asri
tanpa
mengurangi public space.
Makanya ide
taman
Panca
Dewata sangat pas
menampung
ranah
ilmu, teknologi
sederhana,
kerindangan
serta
rekreasi. (025/*)